Mahasiwa Unsri
OI Indralaya oganpost.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya (Unsri), yang tergabung dalam Aliansi Garda Sriwijaya, melakukan unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Ogan Ilir (OI), Rabu (20/4).

Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa berjaket Kuning tersebut, karena merasa prihatin dengan carut marutnya kondisi pemerintahan yang terjadi di Bumi Caram Seguguk sekarang ini.

Ketua BEM UNSRI sekaligus kordinator unjuk rasa, Khoirunnas mengatakan, mereka menolak pengangkatan dan tidak mengakui Ilyas Panji Alam sebagai Bupati OI, dan kami menduga ribut-ribut yang terjadi di DPRD OI karena ditunggangi kepentingan politik.

"Kami memberikan empat opsi, pertama tidak mengakui Ilyas Panji Alam sebagai Bupati, mendesak Ilyas Panji Alam mundur, meminta klarifikasi proses pilkada, dan menunda pengangkatan Ilyas Panji Alam sebagai Bupati defenitif," katanya.

Sementara, Kapolres OI AKBP Denny Yono Putro SIK mengaku akan menyiapkan aparat sesuai dengan jumlah pendemo,"Kita siapkan 500 aparat, jika mereka orasi lagi silahkan saja asal sopan dan tidak anarkis dan kami kawal sesuai aturan," terangnya. (arie)

Namun sayangnya, ratusan mahasiswa tersebut tak bertemu dengan anggota DPRD OI, dan hanya diterima Kabag Keuangan.Mursinah, karena 40 legislator Tanjung Senai sedang melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, oleh karena itu para mahasiswa kembali akan melakukan unjuk rasa pada Senin (25/4).(ari)

ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: