Ilustrasi
OI Indralaya oganpost.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Ilir (OI) diduga melakukan pemotongan dana Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diberikan kepada bidan desa di OI sebesar 10%.

SR, salah satu oknum bidan desa di OI mengakui hal tersebut,"Memang benar ada pemotongan dana Jampersal tahun 2013 sebesar 10% yang dicairkan bulan Februar 2016 lalu," katanya.

Lanjutnya, dirinya merasa bingung kenapa ada pemotongan dana, sedangkan Dinas Kesehatan sendiri tidak pernah memberikan penjelasan terkait pemotongan dana tersebut,"Saya tidak tahu kenapa ada pemotongan dana tersebut, padahal dana yang kami terima tersebut merupakan hasil jerih payah kami selaku bidan desa, sedangkan untuk dana Jampersal tahun 2014 dan 2015 tidak dicairkan lagi," terangnya.

Hingga berita ini diturunkan baik Kepala Dinas maupun Kepala Bidang Jaminan Kesehatan Dinkes OI, Rozana ketika ditemui di kantornya enggan memberikan jawaban dan menghindar dari awak media. (arie)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: