Paskah Ditetapkan Tersangka Pahri Kembali Ngantor

MUBA oganpost.com-Paska ditetapkan sebagai tersangka Bupati Musi Banyuasin H. Pahri Azhari dan istri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jum’at(14/8/2015) aktifitas pahri sebagai bupati tidak maksimal bahkan berdasarkan pantauan sejak di tetapkan sebagai tersangka pahri tidak perna nagantor,namun pada senin(14/9/2015) tepat satu bulan di tetapkan sebagai tersangka bupati kembali ngantor.

Namun aktifitas Bupati sangat berbeda dengan sebelumnya bahkan beberapa Ke[pala SKPD dan PNS di lingkungan Pemda Muba saat di tanya tentang Bupati kembali aktifitas paskah di tetapkan tersangka tidak mau memberikan komentar,kemudian rekan wartawan yang menunggu Bupati turun dari ruangan Bupati untuk meminta komentar mengenai bupati kembali aktifitas paskah di tetapkan sebagai tersangka tidak dapat ditemui, karena bupati tidak tau kapan keluar dan melalui pintu mana sehingga tidak bisa dikonfirmasi,

Menurut keterangan yang didapat dari salah satu anggota Pol PP yang bertugas di lantai I menuju ruang,Bupati sudah keluar sebelum zuhur pukul berapa tepatnya tidak tau,”Kami di sini menjalankan tugas sebagai penjaga ketertiban untuk yang lain bukan wewenang kami ,”ungkap salah satu petugas yang tidak mau di sebutkan namanya.

Toto Waliun salah satu aktifitis Musi Banyuasin menyikapi bupati kembali mengantor, menurut dia itu wajar dan sesuai karena berdasarkan adminstratif H Pahri Azhari masih sebagai Bupati Musi Banyuasin Dan secara institusi pahri adalah tersangka dugaaan suap OTT KPK beberapa waktu

“Seharusnya ketika pejabat sudah ditetapkan sebagai tersangka pejabat tersebut harus sadar dan untuk menjaga ketertiban dan keamanan jangan membuat PNS punya keraguan, tentu kita harap kepada Bupati Pahri Azhari harus legowo menunggu sampai proses penyidikan KPK selesai,”ujarnya.

Lanjut dia,jika dari hasil nanti tidak terbukti saya menerima bahwa Pahri tetap menjadi Bupati Muba,”Kami meminta kepada bupati tolong jaga muba baik baik, jangan berikan kami keraguan, kami tetap mengatakan H. Pahri Azhari sebagai bupati namun sekali lagi meminta tolong pikirkan kami sebagai warga muba jangan jadikan kami korban,”ungkap Toto.(sof)


No comments

Powered by Blogger.