O-News Sport

Bupati OI dan Ketua TP PKK OI Saat Mengiringi Para Pengantin Itsbat Nikah, Rabu (20/3/2019)


INDRALAYA, OganPost
Program Itsbat Nikah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) melalui Disdukcapil diharapkan terus dilaksanakan hingga tidak ada lagi pasangan suami isteri dibumi caram seguguk yang belum tercatat secara negara.

Hal ini dikatakan oleh Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam SE, SH, MM saat membuka kegiatan itsbat nikah, Rabu (20/3) yang di langsungkan di Gedung Serbaguna Caram Seguguk Pemda Lama Pemkab OI (Jalintim Palembang-Kayuagung Km 35).

Menurut Bupati OI Ilyas Panji Alam, kelengkapan administrasi kependudukan (Adminduk) sangatlah penting untuk berbagai keperluan seperti pembagian hak waris, mengurus Kartu Keluarga (KK), berurusan dengan bank dan persyaratan untuk berangkat haji dan umroh. 

"Surat nikah atau buku nikah merupakan salah satu administasi kependudukan yang sangat penting. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten OI melalui Disdukcapil dengan Program Itsbat Nikah ini memberikan kemudahan bagi pasangan yang belum tercatat secara hukum di permudah mendapatkan buku nikah secara gratis. Tidak sebatas itu saja pasangan yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan souvenir dan uang transport." tukas Bupati OI.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ogan Ilir Akhmad lutfi, S.Sos,M.Si mengatakan, kegiatan itsbat nikah yang merupakan salah satu program unggulan Bupati OI ini, disambut dengan antusias oleh masyarakat. Setidaknya sampai saat ini lebih dari seribu pendaftar yang masuk di Disdukcapil. 

"Sejak dimulainya program itsbat nikah pada tahun lalu dan hingga saat ini yang sudah mendaftar seribu pasangan lebih, namun karena keterbatasan anggaran yang tersedia, jadi setiap tahunnya hanya 300 pasangan dan ditargetkan tahun 2021 tidak ada lagi keluarga yang tidak memiliki surat nikah," pungkasnya.(frd)



razia roda dua dan empat di gerbang Pemkab Banyuasin KM 42 Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Senin (18/3/2019) pagi.
          


BANYUASIN oganpost.com - Dalam rangka Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-69, Damkar ke- 100 dan Linmas ke- 57 tahun 2019 bersama UPTD Samsat Banyuasin dan Polantas gelar razia roda dua dan empat di gerbang Pemkab Banyuasin KM 42 Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Senin (18/3/2019) pagi.
Dikatakan Kasat Pol PP dan Damkar Penyelamat Banyuasin Drs. Anthoni Liando. M. Si melalui Kabid Penegakan Perda Abdul Aziz Abdullah, SH.Msi bahwa razia tersebut bagian ulang tahun Sat Pol PP, Damkar dan Linmas.
"Kita bekerjasama dengan Polres Banyuasin dan UPTD Samsat Banyuasin untuk melakukan razia kendaraan yang tidak bayar pajak baik PKB maupun BBN- KB dalam meningkatkan kepatuhan penegakan Perda dan Perkada Kabupaten Banyuasin," Jelasnya
Dalam razia tersebut ungkapnya puluhan kendaraan yang terjaring, baik itu roda dua maupun roda empat tak luput kendaraan dinas terjaring " Kita utamakan kendaraan yang tidak melengkapi surat kendaraannya, sesuai dengan tema razia kita meningkatkan kepatuhan, sehingga ada efeknya terhadap pendapatan daerah," Terangnya
Sebanyak 25 personil gabungan di turunkan untuk razia tersebut, Sat Pol, Polantas dan UPTD Samsat Banyuasin.
"Razia hari ini pertama kalinya, dan selanjutnya akan ada razia lanjutan lagi, kemungkinan dalam beberapa hari inilah. " Tambahnya singkat.
Salah satu Kenderaan Dinas Yang Di Razia Gabungan Satpol-PP Kabupaten Banyuasin


BANYUASIN oganpost.com - Sebanyak 342 Unit Kendaraan Dinas kabupaten Banyuasin tahun 2019, saat ini dalam kondisi menunggak pembayaran pajak, terdiri. Adapun yang tertinggi ialah  247 Unit Roda Dua, 90 unit Roda Empat dan 5 unit Roda Tiga.
   Mizuar. SE.M.SI  Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (KUPT) Badan Bapedda Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Banyuasin menjelaskan hal ini sudah di audiensikan bersama wakil Bupati Banyuasin dan berharap melalui audiensi ini kenderaan tersebut dapat segera melakukan pembayaran pajak.
  " Dari sekian banyak kenderaan Sepeda motor Dinas yang tertinggi belum bayar pajak. Saat kami audiensi bersama Wakil Bupati Banyuasin, beliau memerintahkan agar merazia setiap kendaraan dinas yang mati pajak." Ungkapnya saat di bincangi wartawan Senin (18/3) diruang kerjanya.

   Lanjut dia, oleh sebab itu dalam waktu dua hari ini Samsat Banyuasin bersama Polres dan Pol PP akan mengelar razia setiap kendaraan yang melintas.
" Total tunggakan ada sekitar Rp 117.527.125 untuk Kendaraan Dinas saja, oleh sebab itu dari tanggal 18-20 Maret 2019 kami akan merazia setiap kendaraan baik itu umum, pribadi maupun Dinas akan kita perlakukan sama dan akan di berikan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku oleh Sat Lantas Polres Banyuasin."tegasnya.
(Armadi)