O-News Sport


OGANPOST.com, Kayuagung - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sedang merampungkan penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dalam tinjauan ulang tersebut Pemkab OKI mengakomodir perlindungan gambut.

“Selain sudut pandang ekonomi,  pembangunan yang pro iklim dan berkelanjutan kita ke depankan dalam tinjau ulang RTRW ini” Ungkap Bupati OKI melalui sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM pada Konsultasi publik ke 2 revisi rencana tata ruang wilayah Kabupaten OKI, di Kantor Bupati OKI, Senin, (2/12).

Dalam rancangan RTRW tersebut seluas 268 ribu Hektare lahan gambut akan ditetapkan sebagai kawasan lindung yang terintegrasi dengan program restorasi gambut.

“Prioritasnya mendukung program restorasi gambut diantaranya kawasan kubah gambut berkanal dan tidak berkanal serta zonasi gambut kawasan budidaya” Ungkap Kepala Dinas PUPR OKI, Ir. Hafidz.

Selain restorasi tambah hafidz, peruntukan ruang gambut juga dijadikan sebagai kawasan budidaya antara lain lebak purun Guoh dan gambalan seluas 857 Hektare di Kecamatan Pedamaran dan gambut lestari di Kecamatan Pangkalanlampam seluas 1.000 hektare.
Kebijakan perlindungan gambut ini diapresiasi oleh berbagai pihak.

Syarifudin Gusar dari Purun Institut menilai kebijakan ini telah memberi lahan kehidupan bagi masyarakat gambut di Pedamaran dan sekitarnya.
“Terimakasih kepada pemerintah yang memberi kepastian kepada masyarakat untuk mencari penghidupan dari lahan gambut” Ungkap Gusar.

Selain untuk budidaya tambah Gusar kebijakan ini dapat mengembalikan gambut ke ekosistemnya dan mencegah kerusakan gambut yang dapat mengakibatkan kebakaran lahan.
“Upaya perlindungan terpenting agar gambut tidak terbakar” Tambah dia.

Faisal aktivis lingkungan Bakau juga menyambut baik ditetapkannya kawasan perlindungan gambut tersebut.
Dia berharap setelah rancangan RTRW ini menjadi Perda dapat menyeimbangkan kepentingan masyarakat dengan pemerintah.
“Kepentingan pemerintah menyelamatkan gambut, jangan lupakan pengelolaan yang berpihak masyarakat.

Setelah diperdakan nanti harus mampu mendorong percepatan budidaya gambut dengan kearifan lokal dengan tidak merusak ekosistem gambut itu sendiri.” Tungkas dia. (ziz)

KAYUAGUNG oganpost.com—Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE minta di doakan menjelang akan mantu. Putra pertamanya Muhammad Alky Ardiansyah, akan mempersunting Angel Aisyah Amadea Mulligan.

Jum’at, (29/11) Keluarga besar H. Iskandar, SE menggelar pengajian dan doa bersama di Kayuagung. Acara pernikahan sendiri akan dilangsungkan Jum’at (6-7/11) pekan depan.

“Pada kesempatan ini, selaku shohibul bait kami mengharap barokah, minta di doakan kepada para kiyai agar hajatan kami dimudahkan dilancarkan dan perjalanan hidup anak kami ini sesuai sunah rasullah”ujar Iskandar.

Acara pengajian ini dihadiri oleh para kiyai, pimpinan pondok pesantren, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta ibu-ibu pengajian 

Prosesi pengajian yang dirangkai dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW itu diisi dengan lantunan ayat suci Al qur’an, pembacaan asmaul husna dan sholawat nabi bersama oleh seluruh jema’ah.

“Mudah-mudahan asmaul husna sholawat yang didengungkan membawa barokah bagi kami sekeluarga”ucap Iskandar.

Tiba pada prosesi terakhir Muhammad Alky melakukan khataman Al qur’an di bimbing oleh para kiayi dan para ustadz yang hadir.

Pada kesempatan itu, H. Iskandar dan sekeluarga juga membagikan kebahagian kepada para anak yatim piatu yang didatangkan dari 18 Kecamatan se Kabupaten OKI.(red)

Muba, Ogan Post,Com - Plt Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindustrian (Kadiadagprin) Kabupaten Musi Banyuasin Azizah SSos MT sambangi satu persatu pedagang Pasar Randik, hal itu dilakukan guna menampung Aspirasi dari para Pedagang Pasar.

Azizah SSos MT dalam sambangi Pasar Randik menampung semua Aspirasi yang disampaikan oleh Pedagang baik keluhan, maupun rasa terima kasih Pedagang karena berkat kepindahan mereka kepasar randik, pendapatan mereka mulai berangsur membaik. Hal tersebut disampaikan Azizah ketika ditemui awak media, Kamis (28/11/2019).

"Selama satu bulan masa penertiban alhamdulilah pedagang sudah mulai lancar, namun ada yang harus dibenahi yaitu kekurangannya akses jalan masuk untuk kelokasi pedagang, dalam hal ini kami akan respon cepat, dan akan kami tindak lanjuti semua keluhan yang disampaikan,
Kami atas nama Bupati Musi Banyuasin mengucapkan terima kasih dan harapan kedepan kepada pedagang semoga nyaman dalam berjualan di Pasar randik, "jelas Azizah.

Sementara itu, salah satu Pedagang Sembako di Pasar Randik bernama Rika (35) saat dibincangi media di Kios miliknya mengatakan, sejauh ini kami rasa lancar-lancar saja dan pembeli mulai berangsur ramai.

"Alhamdulilh lancar, sudah mulai ramai, bangga dan lancar saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin karena telah memberikan suport dan dukungannya kepada kami sebagai Pedagang, "ujar Rika saat disambangi awak media.

Ditempat yang sama, Nafsiah (47) pedagang rempah-rempah mengatakan, sejauh ini agak menurun drastis tapi alhamdulilah sedikit demi sedikit sudah mulai berjalan lancar, kami sebagai pedagang sangat senang atas kepedulian Pemerintah kepada Pedagang.

"Pembeli sudah mulai berangsur, saya berharap kepada pemerintah agar semaksimal mungkin dalam membantu kami sebagai pedagang, kami bangga kepada pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, "ucap Nafsiah.

Sementara itu Harmed (52) mengungkapkan, "Harapan kami kedepannya dan sekaligus usulannya kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk dipasar ini ditambahkan Pintu masuk agar pembeli banyak pintu masuk ke lapak kami, selain dari itu kami ucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah, "ujarnya.

Disisi lain, Zaidi (50) Pedagang Ikan Pasar Randik, "Dulu ketika dipasar talang jawa penjualan mencapai 200 kantong perhari, sementara ketika dipindahkan kepasar randik, alhamdulilah penjualan meningkat dari 700 Kg perhari menjadi 1 Ton, hampir 2 kali lipat dalam satu hari nya, buku penjualannya ada ini real saya tidak mengada-ngada, "dikatakan Zaidi.(sof)