O-News Sport

MUBA SEKAYU oganpost,com-Jajaran Sat Res Narkoba Polres Musi Banyuasin (Muba) menangkap Holidi (44) warga RT 006 Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba.
 
Pria yang berprofesi sebagai petani karet itu ditangkap lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1kg di wilayah jalan lintas Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, pada, Senin (28/09) sekitar pukul 21.30 wib.

"Holidi (tersangka) berhasil ditangkap di wilayah jalan lintas Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba," ujar Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIK didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta, Kasat Res Narkoba AKP Jonroni Hasibuan dan Kasubag Humas Iptu Nazarudin saat memimpin prees rilis di Mapolres Muba,  Rabu (30/09).

Erlin menjelaskan, sebelum melakukan penangkapan anggotanya dipimpin langsung Kasat Res Narkoba AKP Jonroni mendapati informasi dari masyarakat terkait adanya pasokan narkoba jenis sabu-sabu ke wilayah muba atas informasi itu kemudian dilakukan penyelidikan mendalam dan pembuntutan terhadap kendaraan sepeda motor milik tersangka Holidi di wilayah jalan lintas Sungai Lilin.

Sambung dia, setelah itu dilakukan penghadangan dan penyetopan terhadap tersangka. Alhasil dari penggeledahan terhadap tersangka ditemukan barang bukti narkoba sebanyak 1kg sabu,"1 kg sabu itu disimpan tersangka didalam bawah jok motor miliknya," terangnya. .

Lebih lanjut ungkap Erlin, kasus ini masih terus kita kembangkan,"Dari barang bukti yang disita, kita berhasil menyelamatkan 4.000 anak bangsa dari bahaya narkoba, "beber dia.

"Terhadap tersangka akan kita jerat pasal 112 dan 114 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,"tambahnya.(sof) 



          
PALI oganpost.com -Tunjangan perangkat desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) belum bisa dicairkan permasahan tersebut jelas  akan berdampak bagi kinerja perangkat desa apalagi dalam situasi Covid–19 seperti saat ini, tunjangan perangkat desa ini sangatlah berarti.

Menyikapi hal tersebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) PALI melalui kasih pemerintahan desa Rahmat angkat bicara berharap kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa untuk dapat bersabar,"Bagi kepala desa dan seluruh perangkatnya kami harap mohon bersabar kita tunggu kabar kas daerah kalau dana ada langsung segera dibayarkan,"jelasnya kepada wartawan diruang kerjanya rabu(30/9/2020)

Dikatakan Rahmat  bukannya pihak dinas mau menghambat proses pembayaran namun memang belum ada pembayara, "Dinas sudah berusaha semaksimal mungkin  mengajukan untuk pembayaran tunjangan para kades dan perangkat  ke dinas PPKAD untuk segera dibayarka namun info yang kami dengar bahwa kas daerah kita masih sangat minim,"ujarnya.

Untuk saat ini lanjut dia DPMD telah mengajukan proses pembayaran tunjangan perangkat desa selama enam bulan beserta uang oprasinal desa ke dinas PPKAD kabupaten PALI,"Kita masih menunggu informasi dari DPPKAD,kita berharap secepatnya tunjangan inindapat drealisasikan pembayarannya, "ungkapnya. 

Terkait kebenaran prihal tersebut diatas,Dinas PPKAD PALI sampai berita ini diturunkan belum di korfirmasi (putra) 


MUBA LALAN oganpost.com-Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Musi Banyuasin dari tahun ke tahun senantiasa dapat diatasi dengan maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin  meski saat ini masih tengah pandemi COVID-19, namun kesiapsiagaan terus dilakukan dengan baik dan all out.

Penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba,"Jangan lengah, meski saat ini hot spot menurun drastis,Tim di lapangan harus terus siaga,"ujar Dodi Reza di sela Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Karhutbunlah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan, Selasa (29/9). 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini juga mengingatkan kepada seluruh tim dan satgas pencegahan dan penanganan karhutbunlah di lapangan agar tetap waspada selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokes COVID-19,"Lindungi diri dengan selalu memakai masker, jaga selalu kesehatan sebagai wujud bersama memutus rantai penularan wabah COVID-19 di wilayah Muba,"terangnya. 

Dodi menegaskan, agar kepada semua pihak terutama warga masyarakat Muba di daerah rentan karhutbunlah untuk tidak membuka wilayah dengan cara membakar.
Begitu juga dengan para perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarana nya dengan baik,"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini,"tegasnya. 

Ia juga meminta, di masing-masing Kecamatan untuk selalu melapor data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi. "Camat wajib siaga di tempat, intinya jangan anggap remeh potensi karhutbunlah yang tentu dapat merugikan masyarakat banyak," urainya. 

Lanjutnya, upaya yang terus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan karhutbunlah di Muba yakni diantaranya terus melakukan sinkronisasi antara Satuan Tugas Provinsi dengan Kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian karhutbunlah dengan melibatkan stakeholder terkait baik provinsi, kabupaten dan kecamatan. Menerapkan sanksi tegas kepada pelaku yang membuka lahan apabila ada yang membuka lahan dengan cara membakar. 

"Kemudian, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadaman kebakaran. Memperkuat sarana prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri mengaktifasi posko-posko karhutbunlah yang ada di perusahaan, masyarakat peduli air, penduduk petani peduli api dan lainnya dan pemanfaatan dana desa untuk karhutbunlah  baik untuk peralatan maupun operasional dengan mematuhi ketentuan yang ada," jelasnya. 

Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT didampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK menuturkan bahwa, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang sangat maksimal bertugas di lapangan.

"Tentu ini tidak terlepas dari dukungan yang maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza yang sangat intens dan all out dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah di wilayah Muba," ucapnya. 

Ia menambahkan, peran serta seluruh lapisan dan warga masyarakat Muba sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah,"Mari kita jaga hutan, serta tekan potensi hot spot di wilayah Muba," tandasnya. 

Dalam kesempatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan juga turut dihadiri, Kejari Muba Suyanto SH MH,  Kepala Laksana (Kalap) BPBD Provinsi Sumsel H Iriyansah, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Perangkat Daerah terkait,para camat serta perwakilan Perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Lalan.(sof)