O-News Sport



MUBA SEKAYU oganpost.com-Sejak di terbitkanya Perda No 1 Tahun 2019 kabupatan Musi Banyuasin,Tentang Pengelolaan Zakat,Infak dan Sedekah,manfaatnya telah di rasakan oleh masyarakat Musi Banyuasin khususnya bagi Mustahik.

Ketua badan amil zakat Baznas Drs Lukmanul Hakim Msi,saat di konformasi awak media mengatakan akan selalu mendorong setiap masjid,mushalla desa atau kekelurahan  membentuk unit pengumpul Zakat(UPZ),

"Dengan di bentuknya UPZ upaya penberdayaan pengurus masjid mushalla dalam mendata muzakki dan Mustahik,menerima dan menyalurkan zakat,infak sedekah secara legal,"ujsrnya di kantor BAZNAS Rabu (23/09)

Lanjut Lukman Hakim dengan adanya UPZ tersebut dapat membantu penerima dan penyalur zakat,infak dan sedekah tepat sasaran secara langsung,

Untuk sementara UPZ baru terbentuk di beberapa daerah seperti lalan baru terbentuk 10 UPZ,desa Perwosari ada 2,tungkal jaya ada 2 desa,dengan format yang beberapa bulan yang telah lalu kami kirimkan ke pada pihak Masjid ,Mushalla agar segerah menyusun kepengurusan serta mekanisme kerja dan pelaporan UPZ sesuai dengan peraturan BAZNAS No 2 Tahun 2019,"ucapnya. 

Dengan menerapkan sistem pelayanan yang transparan dan akuntabel yang sesuai misi baznas,serta mengerakan dakwah islam dengan meningkatkan kesadaran masyarakat kabupatan Musi Banyuasin dalam berzakat,infak,dan Shadaqah yang sesuai dengan syariat islam dan aturan pemerintah,

Dengan di terapkan nya 5 Program kerja 
1 BAZNAS Peduli pendidikan (Muba Cerdas),program penyaluran bantuan untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas perserta didik dari keluaraga kurang mampu,antara lain dengan program bea siswa,bantuan pendidikan.

2.BAZNAS Peduli Ekonomi(Muba Makmur)dengan Bantuan Produktif Mustahik dengan permodalan usaha pemeberdayaan ekonomi lainya,3.BAZNAS Peduli Dakwah(Muba Taqwa)bantuan di tujukan untukeningkatkan ketaqwaan meningkatkan siar islam,4.BAZNAS peduli kesehatan dan,5.BAZNAS kemanusian 

"Semoga dengan terbetuknya UPZ dapat memaksimalkan kerjanya,dengan prinsif gotong royong setiap infag,zakat,sedekah di kumpulkan di masjid mushalla manfaatnya untuk lingkungan sekitar demi mempercepat pengentasan kemiskinan,serta mensejahtrakan Umat ,"tuturnya.(Sof)
no image
MUBA SEKAYU oganpost.com- Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menerima Jajaran Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan yang dikomandoi Kyai Afandi, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9).

Rois Syuriah PWNU Sumsel KH Abdul Hadi menyampaikan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk bersilaturahmi sekaligus meminta dukungan terkait kegiatan Peringatan Hari Santri ke-22 dan Lomba Baca Kitab Kuning yang akan dilaksanakan di Kecamatan Sungai Lilin, pada tanggal 31 Oktober 2020 mendatang.

"Dalam pelaksanaannya nanti protokol kesehatan COVID-19 akan tetap kita patuhi," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Muba menuturkan Pemerintah Kabupaten Muba sangat memperhatikan untuk syiar agama Islam, dan memberikan bantuan kepada pondok pesantren yang ada.

"Apa yang bisa kami perbuat, kami lakukan khususnya untuk Nahdatul Ulama. Terkait dengan acara, kami menyambut baik, hanya saja kami  menitip pesan pada saat pembukaan kalau misalnya bisa diatur, dilakukan seminimal mungkin dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan," ucap Dodi.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Opi Pahlopi selaku Ketua Ikatan Persaudaraan Pesantren se-Kabupaten Muba mengatakan anggaran untuk kebutuhan syiar agama Kabupaten Muba ditahun 2021 adalah sebesar Rp.10 miliar.

"Dana tersebut sudah disetujui DPRD, InshaAllah dana akan kita gunakan sebagaimana mestinya," ujarnya(Sof)


MUBA BSEKAYU oganpost.com- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza menawarkan kolaborasi kepada Bank Sumsel Babel untuk membina UMKM di bawah Dekranasda Muba dengan produk Gambo Muba.

"Produk ini kita mengunggulkan dari sisi pemanfaatan limbah dan modal tidak besar serta pemberdayaan ibu-ibu," kata Ketua TP PKK Muba saat mendampingi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9).

Lanjutnya, dari sektor permodalan Gambo Muba tidak ada masalah karena produk tersebut merupakan kain jumputan yang pewarnaannya memanfaatkan limbah Gambir, jadi tidak membutuhkan modal terlalu banyak. Namum ia mengajak Bank Sumsel Babel membantu dari sisi pemasaran supaya Gambo Muba lebih dikenal lagi didaerah luar.

"Pemasaran Gambo Muba di Muba sendiri sudah sangat baik, untuk itu kita bicara soal pemasaran di luar daerah," ujarnya.

Kemudian Ketua TP PKK Muba juga menyampaikan bahwa Kabupaten Muba akan segera punya rumah kemasan yang malayani semua produk, dimana disana akan ditempatkan desain grafis dan mesin pencetak.

"Karena kelemahan UMKM kita didesa itu soal kemasan, oleh karena itu kita berinisiatif membangun rumah kemasan," tuturnya.

Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan terkait pembinaan UMKM sangat sependapat, karena pembinaan UMKM sejalan dengan program pihaknya yang menginginkan setiap cabang ada binaan.

"UMKM memang harus kita bantu, mungkin kita akan duduk bersama supaya ini bisa berjalan, kami sangat antusias soal Pembinaan UMKM ini,"ungkapnya.(Sof)