O-News Sport

Pemerintah Kabupaten Banyuasin
BANYUASIN oganpist.com-Semenjak dilakukan pembatasan kegiatan galian illegal di wilayah Kelurahan Air Batu oleh Pemerintah Banyuasin, kini kegiatan illegal tersebut menjamur sampai di Desa Sungai Rengit Murni KecamatanTalang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dimana aktivitas tambang illegal tersebut sangat meresahkan masyarakat yang tinggal disana.

Menurut narasumber terpercaya, Aktifitas tambang galian c ini dimulai sejak disetopnya pekerjaan di wilayah Air Batu yang berlokasi dilingkungan warga dan mengancam keselamatan masyarakat yang tinggal diseputar lokasi galian. Bahkan kegiatan galian c yang beraktifitas saat ini di Desa Sungai Rengit Murni tidak memiliki izin tambang resmi.

Diakuinya, semenjak adanya kegiatan galian c di daerahnya memang sangat menggangu, sebab jalan yang biasa dilalui mulai hancur lantaran dilintasi mobil bermuatan tanah yang melebihi kapasitas, setiap hari ratusan truk mobil muatan tanah melintas dijalan desa tersebut, bahkan pengerukan tanah dilakukan para pekerja hampir memakan badan jalan.

"Tentunya ini menjadi keluhan kami sebagai masyarakat yang tinggal di RT 11 Desa Sungai Rengit Murnni, dimana lokasi galian dan permukiman rumah warga bersebelahan, dan ini dapat membahayakan masyarakat terutama anak-anak. Ditambah bandan jalan mulai mengecil karena pekerjaan tersebut,"ujarnya.

Ketua RT 11 Desa Sungai Rengit Murni Sukirman saat diwancarai wartawan media ini mengaku, sebelum para pelaku usaha tambang menjalankan aktivitasnya mereka punya komitmen bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan jika terjadi kerusakan.

"Sebelumnya memang pernah ada perbaikan jalan tetapi tidak sesuai dengan aktivitas yang mereka lakukan, jalan hanya ditimbun tanah tanpa pengerasan setiap hari ratusan mobil melintasi jalan ini, namanya orang usaha saat kita mempunyai keluhan tidak bisa langsung mengusulkan, berulang kali keluhan masyarakat diusulkan selalu mentah (Tidak ditanggapi. Red), kita mau ngeluh kesiapa,"ucapnya.

Dirinya mengatakan, untuk lokasi usaha galian c di wilayah Desa Sungai Rengit Murni lebih kurang ada 8 titik yang sebatas berkoordinasi dengan RT setempat hanya ada 2 lokasi dan itu hanya sebatas koordinasi,"Sampai saat ini yang laporan sama saya hanya dua pelaku usaha yang lainnya tidak ada, mungkin saja koordinasinya ke pak kades,"ucapnya.

Sampai berita ini ditayangkan Kepala Desa Sungai Rengit Murni belum memberikan penjelasan lantaran jarang dirumah, menurut warga sekitar Kepala Desa tersebut selalu disawah dan jarang pulang kerumah kecuali sudah waktunya malam. (SMSI Banyuasin)
PALI | oganpost.com-Warga Pasar Baru Pendopo Kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI terancam batal berangkat untuk menimbah ilmu ke Kairo Mesir. 

Pasalnya Ahmad Khoiril Lubis salah satu dari 7.000 calon mahasiswa se-Indonesia yang telah lulus seleksi mahasiswa baru Universitas Al-Azhar di Bojonegoro melalui UIN Surabaya pada Mei 2021 lalu,hal tersebut diungkapkan Ahmad saat mengunjungi Sekretariat SMSI PALI Jumat (22/10) jalan Merdeka Km 5 Golf Handyani Mulya,“Masalah dana kak, aku nak berangkat kuliah ke Kairo Mesir,”katanya saat dibincangi awak media.

Ahmad menjelaskan Al-Azhar menggratiskan seluruh biaya hinggah lulus kuliah tetapi pihak Universitas untuk biaya keberangkatan, asrama dan makan ditanggung mahasiswa.

Ahmad juga menuturkan, sejak Juni 2021 sepulang dari Surabaya Dia dan keluarga sudah berupaya maksimal mencari biaya keberangkatan senilai 30 juta rupiah,namun hinggah saat ini pihaknya hanya mampu mendapatkan 10 juta rupiah.

Menghadapi persoalan tersebut Ahmad menyambangi Dinas Pendidikan PALI dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda PALI mengajukan permohonan bantuan,“Pihak Dinas Pendidikan dan Kesra mengatakan tidak ada anggaran,”tuturnya.

Ahmad mengatakan merasa sangat kecewa karena tetangganya yang kuliah didalam negeri bisa dibantu oleh pemerintah PALI sedangkan dirinya yang akan menuntut ilmu diluar negeri tidak ada anggaran.

Selain itu, ujar Ahmad,dia sudah menemui Ketua DPRD PALI tetapi diminta menunggu karena bantuan tersebut akan dirapatkan dengan seluruh anggota Dewan,kemudian, Ahmad memaparkan, sudah menyampaikan permohonan bantuan kepada Wakil Bupati PALI saat bertemu pada gelaran perayaan Maulid Nabi di Desa Simpang Tais,dia diminta menghadap di kantor Pemkab PALI.

“Melalui Asisten pribadi pak Soemarjono dijawab melalui pesan WhatsApp maaf keuangan kami lagi minus, mungkin lain kali,”terangnya.

Diakui Ahmad,dirinya sudah putus asa mencari solusi keberangkatannya, tetapi dia masih yakin pasti ada jalan keluar atas pertolongan allah SWT,dia menyebut ada warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab merupakan anak dari H.Ubaidillah anggota DPRD PALI yang lolos bersama dirinya.

Ahmad juga menuturkan jika pada tanggal 30 Oktober 2021 nanti uang 30 juta tersebut tidak didapatkannya dipastikan dia akan batal kuliah di Al-Azhar,Ahmad menyebut, sejauh ini baru ada bantuan secara pribadi dari Kepala Kemenag PALI dan Kabag Humas dan Protokol Setda PALI senilai 1 juta rupiah.

Selain itu, Ahmad berharap kepada semua pihak dapat membantu keberangkatannya,dia berniat mendalami ilmu agama, ketika lulus nanti dirinya akan mendedikasihkan ilmunya dengan membangun Pondok Pesantren di kabupaten PALI.

Ahmad menjadi salah satu warga NKRI yang mempunyai prestasi didunia pendidikan,tetapi akan menjadi miris jika salah satu SDM PALI tidak bisa meneruskan cita-citanya karena terkendala biaya.

Pengetahuan dan kemampuan ini harus dapat diperoleh dari sistem pendidikan nasional,hal ini dimaksudkan untuk memberi makna pada amanat Undang-Undang Dasar 1945, BAB XIII, Pasal 31 ayat (1) yang menyatakan, bahwa"Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran".( SMSI PALI)
OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M Dja'far Shodiq memberikan apresiasi dan beasiswa pendidikan bagi Agus Supriyanto (21) pemuda asli Pedamaran Timur, OKI yang telah berhasil menghapal 30 Jus Al-Quran.

"Peringatan hari bersejarah ini dapat menjadi pemacu semangat para santri, para ulama, civitas pondok pesantren, maupun umat Islam secara keseluruhan untuk terus bersatu mewujudkan Indonesia damai" terang Wabup Shodiq yang menjadi Inspektur Peringatan Hari Santri OKI, Jumat (22/20/2021).

Bagi Shodiq santri apresiasi diberikan kepada para santri dapat menjadi pemantik bagi mereka untuk mengambil peran besar sebagai pencinta ilmu yang berakhlakul karimah dan akan menjadi Tokoh Besar di masa depan.

"Para santri saat ini tidak hanya dikenalkan pada ilmu agama tetapi juga diasah semangatnya untuk turut serta membangun bangsa yang penuh keturunan dan kedamaian serta dapat mengkonversi kecangihan teknologi menjadi menjadi sebuah inovasi", kata Shodiq.

Peringatan Hari Santri Nasional 2021 ini, Presiden RI Ir. H. Jokowi Widodo kembali memberikan hadiah istimewa,"Hari Santri 2021 ini, kalangan pesantren kembali menerima kado dari Presiden Jokowi berupa Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaran Pesantren", jelas Shodiq.

Dilanjutkan Shodiq, Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejaterahan Rakyat Setda OKI, Syamsuddin, SH.i mengatakan 
Santri siaga Jiwa raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren.

"Itu artinya, pondok pesantren saat ini 
tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafa yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui trakat lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari", ungkap Syam.

Kedepannya, dikatakan Syam para Santri di Ogan Komering Ilir tidak hanya cerdas secara keagamaan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keahlian yang hebat.
.
"Santri di OKI harus mampu jadi pelopor kemajuan yang berkarakter dan memiliki skill sesuai minat dan bakatnya untuk turut berkontribusi mensukseskan pembangunan OKI Mandira yang berlandaskan Iman dan Taqwa", pungkasnya.(red)