O-News Sport

Irawadi
INDRALAYA oganpost.com-Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat(TAPM) Kabupaten Ogan Ilir(OI) sesalkan rencana studi banding keluar kota ketua TPPKK Desa Se Kecamatan Tanjung Raja yang pendaanannya menggunakan anggaran Dana Desa(DD),hal tersebut dikatakan anggota TAPM Kabupaten OI, Irawadi kepada ogan post melalui telepon selulernya minggu(10/12/2017)

Dikatakan dia,terkait Penyelenggaraan Kegiatan bidang Pemberdayaan terlebih lagi Peningkatan Kapasitas Penggerak PKK desa dengan menggunakan Dana Desa harus nya dilaksanakan di Desa sesuai dengan perencanaan dan dokumen yang ada di Desa karna kegiatan tersebut diharapkan langsung menyentuh keluarga, kaum perempuan Desa dan masyarakat,”Pendamping Desa di kecamatan maupun pendamping di PMD sudah kita berikan bimbingan dan beritahu bahwasannya program Dana Desa harus dilaksanakan didesa apalagi kalau RAP sudah dibuat dan disyahkan tidak diperbolehkan untuk dirubah atau dialihkan ke kegiatan lain kecuali melalui rapat Desa,”ujarnya.

Tambah dia,kalau rencana studi banding keluar kota ketua TPPKK Desa Se Kecamatan Tanjung Raja yang pendaanannya menggunakan anggaran Dana Desa ini tetap dilaksanakan maka bertentangan ataupun tidak sesuai dengan amanat UU Desa nomor 06 tahun 2014, Permendesa nomor 22 tahun 2016 dan Permendesa nomor 19 tahun 2017, apa lagi jika kegiatan tersebut dalam perencanaannya dilaksanakan di desa dan sudah ditetapkan dalam RAB dan APBDes artinya wajib dilaksanakan sesuai dengan aturan dan perencanaan agar tidak menyalahi.

“Kalaupun terjadi perubahan baik dalam RAB maupun APBDes oleh desa harus ada alasan yg tepat, sesuai aturan dan ada berita acara serta harus di tetapkan kembali melalui musdes agar masyarakat mengetahui,kami selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat yang sudah melakukan pembinaan dan bimbingan serta pendampingan sangat menyayangkan dan menyesalkan jika hal semacam itu tetap dilakukan tanpa ada pertimbangan yang berpihak pada masyarakat sebagai penerima manfaatnya,”ucap dia.

Sambung dia,semoga rencana keberangkatan tersebut apalagi jika menggunakan Dana Desa itu hanya sebatas rencana Desa dan pihak kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir dan kiranya juga desa tidak salah arti dalam memahami makna dari kewenangan Desa yang mana setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh Desa harus dirapatkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) apalagi menyangkut penggunaan dana yang ada di APBDes apakah itu dana ADD maupun DD dan sumber pendapatan lainnya, perlu dipahami kewenangan Desa berbeda dengan kewenangan Kepala Desa.

“Kami sebagai Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) dan Pendamping Profesional PD dan PLD di Kabupaten Ogan Ilir sudah berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas pendampingan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) terhadap Kabupaten,Kecamatan dan Desa,tentunya berdasarkan tupoksi dan sesuai dengan amanat UU Desa dan Permendesa RI,terlebih lagi Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Desa Eko Putro Sandjojo sudah menyampaikan dan mengintruksikan agar Dana Desa jangan dibawah ke kota dan pengunaan Dana Desa harus dilakukan dan dikelola oleh Desa itu sendiri,”ungkap Irawadi.(aziz)
Ilustrasi
#11 Guru Dan 2 Staf TU Merupakan Tenaga Honor
KAYUAGUNG oganpost.com-Sekolah Menengah Pernama Negri(SMPN) 10 Mesuji Makmur Kabupaten OKI Sumatera Selatan butuh guruh PNS pasalnya sekolah yang berdiri sejak tahun 2010 tersebut sampai saat ini hanya miliki satu tenaga Pendidik PNS,,ironisnya lagi tenaga pendidik yang berstatus PNS ini posisinya sebagai Plt Kepala Sekolah.

“Memang kita akui SMPN 10 Mesuji makmur ini dari 11 tenaga pengajar dan 2 orang sebagai staf Tata Usaha(TU) kesemuanya masih berstatus honor,dan ke 11 guru tenaga honor tersebut kesemuanya jebolan S1 serta 2 staf TU satu tamatan SMA,satu Lulusan S1,dan saya sendiri yang berstatus PNS ditugaskan dinas pendidikan Kabupaten OKI sebagai kepala sekolah bersetatus diperbantukan,”ujar Plt Kepalah SMPN 10 Mesuji Makmur Subroto SPd kepada ogan post kamis(7/12/2017).

Diakui dia,sebagai kepala sekolah yang diperbantukan tugas pokok dirinya merupakan tenaga pengajar di SMPN 6 Kayuagung,”Ya saya hanya di perbantukan disana,untuk saat ini saya masih berstatus sebagai tenaga pengajar di SMPN 6 kayuagung,tentunya nanti kalau kedepan sudah ada Kepsek yang defenitip secara kedinasan akan tetap fokus mengajar di SMPN 6 Kayuagung,”ucapnya.

“Harapan saya kedepan kepada pemerintah agar kiranya dapat menugaskan tenaga pengajar yang berstatus PNS,karena dana yang diterima oleh SMPN 10 Mesuji Makmur sesuai jumlah siswa siswi yang ada saat ini untuk bayar guru honor saja agak keteteran ditambah lagi biaya operasional sekolah,ya inilah faktanya,”terangnya.

Terkait hal tersebut Kepala Bidang(Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten OKI Dedi Rusdianto SPd MSi saat dimintai penjelasan diruang kerjanya membenarkan hal kekurangan guru PNS disekoah tersebut,”Kita akui memang guru PNS di SMPN 10 Mesuji ini minim bahkan katakanlah tidak ada,permasalahan ini terjadi bukan hanya di SMPN 10 Mesuji Makmur saja namun di hampir semua sekolah baik SD,SMP,SMA bahkan SMK dan ini bukan permasalahan daerah melainkan sudah menjadi permasalahan Nasional,”tutur Dedi.

Sambung dia,mengenai status kepala SPMN 10 Mesuji Makmur memang sebagai Kepsek yang dipernbantukan karena kepala sekolah sebelumnya mengundurkan diri dengan alasan tidak mampu dan juga dikarenakan istrinya dalam kondisi sakit,”Untuk menetapkan siapa nanti yang menjabat kepala SMPN 10 Mesuji Makmur defenitip kita masih menunggu perintah dan keputusan atasan,dalam hal ini tentunya butuh proses,ya kita tunggu saja kebijakan dari atas,”urai Dedi.

“Polemik kurang guru PNS di OKI ini tentu akan berlarut-larut masalahnya ditahun 2017 ini dan juga tahun 2018 mendatang banyak guru yang masuk masah pensiun artinya guru PNS di OKI akan semakin berkurang sedangkan kuota pengakatan guru PNS dari pusat belum ada kejelasan yang pasti,kita tunggu saja kebijakan dari pusat,”ungkap Dedi.(aziz)
#Rohmat : Menang Dipilkada OKI Merupakan Harga Mati
KAYAUGUNG oganpost.com-Hadapi Pemilihan Kepalah Daerah(Pilkada) serentak 2018, bertempat diaula kantor DPD PAN OKI di jalan yusup singedekane, Partai Amanat Nasional(PAN) Kabupaten OKI adakan rapat konsolidasi kamis(7/1/2018)

“Rapat konsolidasi ini dihadiri oleh pengurus PAN baik pengurus kabupaten,kecamatan dan juga desa,tujuan rapat ini tidak lain dalam rangka konsolidasi hadapi pilkada serentak 2018,utamanya pelaksanaan pilkada Kabupaten OKI 2018,yang mana kader terbaik PAN sebagai bupati incumben saat ini akan kembali mencalonkan diri,”ujar ketua DPD PAN OKI Rohmat Kurniawan kepada ogan post usai acara rapat konsolidasi PAN kamis(7/12/2017)

Dikatakan dia,dalam rapat tersebut dirinya menghimbau kepada pengurus, kader mauun simpatisan yang belum memiliki ataupun melakukan perekaman e-KTP untuk segera melakukan perekaman,paling tidak sudah memilki Surat Keterangan(Suket) dari Disdukcapil,”Karena ini merupakan aturan KPU warga yang belum memiliki e-KTP tidak bisa menyalurkan hak pilihnya,alternatif lain harus memiliki suket baru bisa memberikan hak suaranya,”kata Rohmat.

Disampaikan dia juga,pilkada OKI 2018 PAN optimis kader yang diusung bisa menang,”Di rapat konsolidasi ini kita juga sosialisasikan siapa pasangan yang diusung PAN dipilkada OKI 2018,dalam hal ini Iskandar dan Djakfar Sodik(ISO),tentu dipilkada OKI 2018 PAN berkomitmen untuk memenangkan pasangan ini,bagi PAN kemenangan di Pilkada OKI merupakan harga mati,”ungkap Rohmat.(aziz)
PAGARALAM oganpost.com-Kebakaran di ruang Kejuruan Bisman Balai Latihan Kerja (BLK) yang ditempati oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) kota Pagaralam Sabtu (02/12/2017) lalu terbakar. Diduga kuat akibat adanya sabotase,meski tidak menimbulkan korban namun nampak jelas bekas kobaran api yang menghanguskan gorden jendela dan kursi plastik pada awal titik api.

Kepala Dinsosnaker Pagaralam, H. Sukiman saat disambangi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (07/12/2017) membenarkan adanya kebakaran di salah satu ruang kantor Dinas yang dipimpinnya,"Ya memang betul, ruang Kejuruan Bisman terbakar Sabtu lalu saat libur,"ungkapnya.

Dilanjutkan Sukiman, yang mengetahui pertamakali adanya perihal kebakaran tersebut adalah Diego yang kebetulan ada di kantor saat kejadian,"Saat mengetahui adanya kebakaran dirinya Iangsung menghubungi mobil pemadam kebakaran (Damkar ) dengan dibantu oleh masyarakat sekitar sehingga api pun cepat dipadamkan," tuturnya.

Sukiman menambahkan, pihaknya mencurigai adanya sabotase yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab atas kejadian itu,"Diperkirakan, kejadian itu sekitar pukul 15.30 WIB. Bila melihat asal api kuat dugaan adanya sabotase," tuturnya.

Berdasarkan pantauan awak media di ruang yang terbakar, terlihat dua Iubang jendela hilang kacanya, pada sudut dinding nampak kehitam hitaman dan tegelnya terangkat karena pengaruh panasnya kobaran api.(Hendry).
Andra Kasi Pidsus
BANYUASIN oganpost.com-Dua pejabat dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin berindisial SM selaku Tim Teknis dan CH sebagai ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan (PPK) dalam kegiatan pengembangan rawa pasang surut atau yang dikenal dengan Ip 200 di Desa Jalur Mulia kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin kamis(7/12/2012) menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin, keduanya datang berdua pada pukul 09: 00 wib dan mulai di periksa sekira pukul 09: 30 wib oleh Pidsus(Pidana Khusus) Kejari Pangkalan Balai.

Andra Kasi Pidsus menerangkan kepada wartawan bahwa kasus Ip 200 ini sudah masuk ketahap penyidikan, setelah memeriksa saksi barulah penetapan tersangka,”Kita sedang melakukan penyidikan kepada PPK dan Tim teknis Dinas Pertanian Banyuasin, sejauh ini sudah 12 orang sanksi yang kita periksa termasuk mereka berdua, selain pengumpulan data kita juga tengah memohon bantuan kepada BPKP untuk memeriksa berapa besar kerugian negara,setelah dapat hasil dan bukti-bukti sudah mencukupi barulah kita akan tetapkan tersangka,"terangnya Kamis(7/12/2017) diruang kerjanya.

Lanjut Andra pemeriksaan saksi sebanyak 12 orang tersebut terdiri dari 10 ketua Gapoktan dan 2 dari dinas yang membidangi,tahap penyidikan ini juga baru berjalan selama dua Minggu,"Saat ini mereka masih bersetatus saksi dan untuk berapa banyak yang akan kita tetapkan sebagai tersangka,rekan-rekan yang sabar saja kalau sudah saatnya pasti akan kita umumkan,"pungkasnya.(madi)
Hendro,SE
PAGARALAM oganpost.com-Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pagar Alam Ludy Oliansyah, ST melalui kepala bidang organisasi KONI Pagar Alam Hendro, SE,kamis (07/12/2017) kepada wartawan Ogan Post Pagar Alam saat di temui di ruang kerjanya mengatakan dalam waktu yang dekat akan berikan Bonus kepada atlet berprestasi Pagar Alam yang berhasil memboyong mendali pada pekan olahraga tingkat provinsi (PORPROV) Sumatra Selatan 17-26 November 2017,

“Ajang Proprov Palembang Ke-11 adalah tolak ukur kinerja tahunan KONI Kabupaten/Kota Se-Sumatra selatan dalam melakukan pembinaan kepada atlet berpotensi, Porprov Ke-10 Lubuk Linggau Kontingen Pagar Alam hanya memboyong tiga (3) mendali Emas dari sembilan (9) cabang olahraga yang menjadi kontingen Pagar Alam, Porprov Ke-11 Palembang Kontingen Pagar Alam berhasil memboyong 10 emas, 14 Perak dan 22 perunggu dari 10 cabang olahraga yang berhasil memboyong mendali, "katnya.

“Untuk memicuh semangat bagi atlet prestasi Pagar Alam pada Porprov Palembang, KONI Pagar alam sudah menyiapkan uang binaan yang nantinya akan di serahkan langsung oleh ketua umum KONI Pagar Alam Ludy Oliansyah kepada atlet dan pelatih cabang olahraga Kota Pagar Alam yang berhasil memboyong mendali pada Porvrov Ke-11 Palembang Tahun 2017" ujar Hendro.

Hendro menambahkan besaran dana bonus yang akan di berikan kepada atlet dan pelatih masih menunggu keputusan ketua umum KONI Pagar Alam,”S aat ini beliau sedang berada di luar kota, jadi kita tunggu saja, untuk tempat sendiri nantinya akan berlangsung di kawasan gunung Gare Kota Pagar Alam,”ungkapnya.(Miko)


BANYUASIN oganpost.com-Sebanayak 1500 butir Pil Ekstasi dan 18 paket kecil sabu berhasil di amankan oleh Tim Jajaran Kapolres Banyuasin.

Dalam Preas Release Kapolres Banyuasin AKBP Yudi Surya Markus Pinem Sik yang digelar di halaman Markas Polres Banyuasin Kabupaten Banyuasin 7 Desember 2017, mengatakan bahwa barang haram tersebut berhasil diamankan oleh Polsek Talang Kelapa sebanyak 16 paket sabu ukuran kecil , 2 paket kecil lagi dari Polsek Pangkalan Balai dan 1500 butir pil Ektasi yang diamankan dari sala satu penumpang bis ekpedisi antar kota antar provinsi ALS oleh tim gabungan Satreskrim Narkoba bersama Satlantas Polres Banyuasin dalam rangka rahzia rutin.

"1500 butir pil Ekstasi berhasil kita amankan dari tersangka atas nama Aidil Putra Bin Asrul(24) warga Jalan Delima Perum Delima Puri kecamatan Tampan kotamadya Pekan Baru provinsi Riau, kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua orang calon penerima barang tersebut indisial T(45) Asal Sribungo OKU Timur dan Y(32) warga yang sama,"ungkap Kapolres Banyuasin kepada wartawan.

Lanjut Kapolres untuk Polsek Talang Kelapa ada tiga orang masing-masing atas nama Agus Supriono (32) bin M Soleh warga Talang Buluh kecamatan Talang Kelapa , Mulyadi Bin Asri warga yang sama dan Rizki Ananda Susilo bin Joko Susilo warga kelurahan Air Batu kecamatan Talang Kelapa dan Polsek Pangkalan Balai berhasil mengamankan satu orang tersangka atas nama Alfian Bin H.Nurdin.

" Untuk 3 orang pembawa dan pengedar pil Extasi akan kita kenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal Lima (5) Tahun penjara,”ungkapnya.(madi)