O-News Sport



KAYUAGUNG, oganpost.com - Pasca dilantiknya bupai OKI H Iskandar dan wakil bupati OKI H Djafar Shodik masa jabata 2019-2024 oleh gubernur Sumsel H Herman Deru selasa(15/1/2019) hari ini kamis(17/1!209) melalui rapat paripurna istimewa 1 DPRD OKI ,bupati dan wakil bupati OKI ini sampaikan visi misinya.

Ketua DPRD OKI sekaligus pimpinan rapat paripurna istimewa H M Yusup Mekki dalam kata sambutanya mengatakan dengan adanya penyampaian visi misi bupati dan wakil bupati OKI masa jabatan 2019-2024 kiranya dapat menjalankan apa yang menjadi visi dan misi yang telah di canangkan,"DPRD OKI tetap akan bersinergi bersama bupati dan wakil bupati dalam pelaksanaan visi misi sehingga apa yang diinginkan dan nenjadi harapan masyarakat dapat terpenuhi, kami ucapkan selamat bertugas kepada bupati dan wakil bupati OKI semoga amana,"ujarnya.

Bupati OKI Iskandar didampingi wakil bupati OKI Djafar Shodik dalam visi misinya menyampaiakan akan terus bersinergi melanjutkan pembangun 5 tahun kedepan untuk mencapai masyarakat Maju, Mandiri dan Sejahtera(Mandira),"Kita akan berupaya kedepan memberdayakan masyarakat Kabupaten OKI dalam bidang pembangunan,tentu untuk mencapai apa yang menjadi visi misi harus adanya sinergi antara Pemerintah, DPRD dan masyarakat,"terangnya.

Ditambahkan dia untuk 5 tahun kedepan akan meningkatkan jaringan listrik di daerah terpencil, infrastruktur jalan dan juga air bersih serta sarana prasarana perekonomian masyarakat,"Tentu apa yang sudah kita realisasikan 5 tahun sebelumnya akan lebih kita tingkatkan terutama daerah perairan sehingga pembangunan dapat merata,dengan membangun dari desa tentunya dampak kemajuan desa akan berimbas kepada peningkatan penghasilan dikota,mari kedepan kita bahu membahu dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupatan OKI untuk mencapai OKI Mandira 2024," ungkapnya.

(aziz)
Bupati dan Wakil Bupati OKI

KAYUAGUNG, oganpost.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dibawah kepemimpinan Iskandar-Shodiq menjamin layanan kesehatan bagi warga miskin melalui program Ogan Komering Ilir (OKI) sehat, yaitu layanan berobat gratis bagi warga kurang mampu.

"Bersama ini kami juga menjamin ketersediaan akses dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi warga sampai kepelosok perdesaan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang sehat, berpendidikan, dan professional,” ungkap H. Iskandar, SE saat memaparkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati OKI masa Jabatan 2019-2024 di ruang rapat paripurna DPRD OKI, Kamis, (17/1/18).

Program OKI Sehat bakal memfasilitasi 64.000 lebih masyarakat miskin di Bumi Bende Seguguk yang bersinergi dengan Program Berobat Gratis Provinsi, "Jadi tahun ini ada 64.000 warga miskin di OKI yang bakal ditanggung biaya berobatnya. Dimana 19.000 warga yang akan berobat gratis ini ditanggung oleh Pemprov Sumsel dan 45.000 lainnya ditanggung oleh APBD Kabupaten OKI,” terang Lubis, Rabu (9/1/2019).

Ditambahkan Lubis, bagi warga kurang mampu dan harus mendapatkan pelayanan medis, cukup membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Kalau belum terdaftar di BPJS KIS cukup buat SKTM. Nanti surat ini dibawa ke Baznas OKI, sebab Baznas inilah yang nantinya menanggung biaya berobat bagi masyarakat yang belum memiliki KIS dan belum terdaftar di BPJS Kesehatan,” terangnya.

Selain itu untuk menaikkan derajat kesehatan masyarakat, Pemkab OKI melakukan beberapa trobosan diantaranya, meningkatkan sarana dan prasarana layanan kesehatan, Menjamin ketersediaan obat-obatan di rumah sakit atau di puskesmas, Membangun puskesmas rawat inap di beberapa titik strategis dari masing-masing kecamatan, Menempatkan tenaga kesehatan; di fasilitas kesehatan (puskesmas dan poskesdes) dan Mengintegrasikan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
 
(red)

Para pedagang buah di sepanjang jalan Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.



BANYUASIN oganpost.com - Sepanjang jalan antara Kecamatan Rantau Bayur dan Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin provinsi sumatera selatan tepatnya Simpang Desa Pelajau Ilir , mendak heboh karen ada pasar buah dadakan. Selain menyediahkan buah dengan harga murah disini juga menyediakan berbagai macam jenis buah seperti Rambutan, Duku, Durian dan Cempedak, yang tentunya mencuri perhatian dan selera pencinta buah alam tersebut.
   Zuryati salah satu warga Pangkalan Balai kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin menjelaskan dirinya sendiri sempat singgah melihat dan memilih buah-buahan yang ada.
  " Kalau sudah dikios di pinggir jalan lintas atau pedagang buah sungguhan di pasar buah, buah-buahan ini sudah mahal. Berbeda dengan di desa ini, buah-buahan tersebut sangat murah," terangnya kepada wartawan Selasa (15/1).
   Senada dikatakan Dijah(40) (bukan nama sebenarnya) salah satu pedagang buah yang mangkal di pinggir jalan desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III. Buah yang mereka jual ini semuanya asli dan masak di batang.
   " Yang jual itu banyak kalau pagi, kalau sudah Siang tinggal sekitar  5 sampai 6 orang yang masih bertahan. Alhamdulillah dari para pembeli yang mau kekota kabupaten Banyuasin yaitu Pangkalan Balai, maupun yang mau pulang kedesa-desa tetangga buah kami laris manis," ungkapnya.
  Masih kata dia, Untuk harga cempedak yang besar Rp 15.000 perbuah , ukuran kecil Rp10.000 buah.
" Kita jual murah, buah durian kami jual dengan harga bervariasi, mulai dari harga Rp15.000 sampai dengan Rp 25.000 tegantung ukuran, untuk buah rambutan sekilo Rp 10.000,per Kg dan duku  Rp15.000 per kg." Tegasnya.

(Armadi)