O-News Sport

Pemerintah Kabupaten Banyuasin
MUBA SEKAYU oganpost.com-Sebanyak 70 siswa Bintara SPN Betung Polda Sumsel resmi mengikuti proses Latja di Polres Musi Banyuasin.
"Para siswa ini pun akan melaksanakan pelatihan kerja selama 10 hari terhitung mulai 01-10 Desember 2021,"jelas Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi saat apel penerimaan siswa tersebut dihalaman Polres Muba Rabu(1/12/2021).

Diawal sambutannya Alamsyah, menyampaikan selamat datang kepada Siswa yang melaksanakan latihan kerja dipolres muba,"Kegiatan ini termasuk pelatihan penerapan ilmu Kepolisian yang didapat selama pendidikan di SPN betung Polda sumsel guna kesiapan operasional setelah siswa dilantik dari Pendidikan nanti,"ujarnya.

Ia berharap kepada siswa untuk dapat mengaplikasikan teori dan praktik yang diterima selama pendidikan."Sehingga nantinya dapat diterapkan dalam tugas keseharian di masyarakat setelah dilantik menjadi anggota Polri," harapnya.

Alamsyah mengatakan, para siswa juga akan diterjunkan ke Polsek jajaran Polres muba yang akan didampingi oleh mentor yang telah ditunjuk untuk melaksanakan praktek tugas-tugas kepolisian,"Tugasnya seperti penjagaan, pengaturan, pengawalan, patroli dan TPTKP,"ucapnya.

Dia juga mengingatkan, kepada siswa untuk tetap menjaga Kesehatan, teruslah beribadah serta dalam melaksanakan latihan kerja agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat berakibat fatal,"Ikuti pelatihan dan pembelajaran serta praktek lapangan dengan baik sehingga menjadi polisi yang Presisi,"tuturnya.

"Dalam menerapkan dan menyerap materi latihan yang sebenarnya di muba yang dibimbing oleh Para Pengasuh, hindari pelanggaran sekecil apapun di ruang publik yang dapat menurunkan tingkat kepecayaan masyarakat terhadap institusi Polri”, kata alamsyah.

Alamsyah juga menjelaskan tuntutan tugas memerlukan Polri yang handal dalam mengembangkan diri agar memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang tugasnya masing-masing.

"Latja Siswa Diktuk adalah membentuk calon Brigadir Polisi yang Mahir dan Terampil serta melatih Para Siswa dalam mengaplikasi pelajar atau teori yang telah diterima selama Pendidikan kedalam praktek sebagai Brigadir Polri," terangnya.

Usai sambutannya kemudian menandatangani berita acara serah terima Siswa Latja dari Kompol Mahyudin Ginting selaku pendamping siswa dari SPN Betung kepada Kapolres Muba yang nanti akan ditempatkan di Polsek sekayu sebanyak 10 orang, Polsek babat toman 10 orang dan 50 orang dipolres Muba.( Sof)
BANYUASIN oganpost.con-Ketua SMSI Kabupaten Banyuasin Sumantri Adie SP secara resmi membuka Tournament SMSI E-Sport Mobile Legends Champions yang digelar di Pendopoan Bupati Banyuasin, Rabu (1/12/2021).

Turnamen yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Pengurus SMSI Kabupaten Banyuasin Ke-1 ini berlangsung Rabu (1/12/2021) hingga Jumat (3/12/2021), diikuti puluhan tim yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua SMSI Banyuasin Sumantri Adie SP didampingi Ketua Umum Panitia Pelaksana HUT Pengurus SMSI Banyuasin NM Charles. 

Dalam kesempatan itu Sumantri berharap, agar peserta berlomba dengan menjunjung sprotifitas yang tinggi dan selalu menjaga persaudaraan,"Siapapun berhak untuk menang, dan tentunya pemenangnya adalah yang terbaik. Selamat bertanding," pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Tournament E-Sport Mobile Legends Champions Syarif Hidayatullah melalui Apriyanto koordinator mengatakan perlombaan diikuti 22 tim yang berasal dari Kabupaten Banyuasin.

''Kita menggunakan sistim gugur, bagi peserta yang dinyatakan gagal maka akan langsung gugur, sedangkan yang berhasil lanjut pada babak berikutnya sampai pada final,'' jelasnya.

Pemenang akan diambil dari juara 1 sampai 3, serta satu orang pemain MPV terbaik. Selain uang pembinaan, Sertifikat dan Tropy serta sertifikat.(SMSI Banyuasin)
MUBA SEKAYU oganpost.com -Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin berhasil meringkus pelaku pencurian spesialis rumah kosong dipagi hari saat ditinggal penghuninya bekerja.Pelaku Megi(26) tersebut kerap beraksi di wilayah kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin 

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy,SH SIK MSi yang didampingi kasat Reskrim AKP. Ali rojikin,PS Kasi Humas Iptu Nazarudin, mengatakan kepada awak media bahwa aksi pelaku sebelum ditangkap dilakukan di dua lokasi yakni di perumahan Komplek IBI pada 16 Oktober 2021 dan mengambil 1 Unit Laptop Aser Cor i5 warna silver dan di dirumah kosong di Jl. Muara teladan, mengambil 2 buah tong Gas tapi tidak melapor. 

"Pelaku ini spesialis rumah kosong pada saat ditinggal penghuninya untuk bekerja pada pagi hari,"kata Alamsyah saat di Polres Muba, Selasa (30/11).

Menurut Alamsyah, pelaku terlebih dahulu berpatroli guna memastikan rumah yang menjadi targetnya benar-benar tak berpenghuni dan untuk lebih memastikannya ianya menanyakan keberadaan penghuni rumah tersebut kepada tetangga yang akan menjadi targetnya. 

Dan terakhir pelaku beraksi dirumah salah satu pejabat yang ada di Kabupaten Muba yaitu rumah Kabag kesra Pemkab Muba H.Opi Palopi yang ada di kelurahan balai agung Kecamatan Sekayu dan berhasil menggasak 1 unit TV Lcd, 20 jam tangan dan 1 unit handpone, pada hari rabu pagi, 24/11/21 lalu

Pelaku bahkan berpatroli sampai berkali-kali,"Dari situ yang bersangkutan beraksi. Mulai dari merusak jendela pintu dengan menggunakan obeng, masuk ke dalam dan mengambil barang berharga pemilik rumah," ucap Alamsyah.

Lanjut Alamsyah, Pelaku akhirnya ditangkap usai dua korban melaporkan ke Polres Muba perihal kehilangan barang berharga di rumah mereka.

"Pelaku sendiri kita tangkap pada Senin,29/11/21 malam di jalan muara teladan, pada saat itu pelaku hendak menawarkan hasil jarahannya berupa jam tangan, disaat itu juga pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas kita yang berusaha menangkapnya sehingga kita lakukan upaya tindakan tegas terukur dikaki kiri pelaku,"terang Kapolres

"Pelaku kita persangkakan di Pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara,"tambah Alamsya.

Sementara pelaku  Megi pada saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa memang dia yang melakukannya dan hasil dari penjualan barang yang ia ambil tersebut digunakan untuk membeli sabu-sabu dan kebutuhan sehari-hari dan ia melakukan pencurian tersebut seorang diri saja.( Sof)