O-News Sport


OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Sebanyak 24 peserta yang berasal dan mewakili kecamatan yang ada di Kabupaten OKI ikuti coaching clinic system sertifikasi dan standarisasi profesi wasit sepak bola yang digelar Dinas Pemuda dan Olaraga(Dispora) Kabupaten OKI bertempat di Gedung Olaraga(Gor) biduk kajang Kayuagung Kamis (25/6/2020).

Ketua pelaksana kegiatan Nuraida mengatakan kegiatan dilaksanakan selama dua dan diikuti 24 peserta perwakilan dari kecamatan yang ada di Kabupaten OKI,"Untuk kegiatan ini kita prioritaskan dua perwakilan setiap kecamatan dengan target 36 peserta dari 18 kecamtan yang ada di OKI namun ada tiga kecamatan yang tidak mengirimkan perwakilannya, kecamatan cengal,pangkalan lampam dan kecamatan tanjung lubuk,"ujar Nuraida yang juga Kabid Keolaragaan Dispora OKI ini.


Lanjut dia peserta coaching clinic ini merupakan calon wasit Kabupaten OKI yang akan diseleksi dan selanjutnya akan ikuti pelatihan wasit propesional yang berlisensi sebagai utusan Dispora OKI,"“Narasumber dalam pelatihan ini merupakan wasit nasional Dedi Irawan wasit putra daerah asal OKI yang dipercaya sebagai wasit di liga 2 Indonesia,ya pergunakanlah waktu sebaik mungkin untuk mengikuti pelatihan wasit ini,dengan adanya wasit yang propesional, PSSI OKI diharapkan bisa lebih maju lagi,”terangnya.

Sementara itu ketua Askab PSSI OKI Junaidi melalui Sekretaris Askab PSSI OKI Thobroni menuturkan apresiasinya kepada pihak Dispora OKI yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut,"Sebagai penerima manfaat kegiatan ini adalah Askab PSSI Kabupaten OKI,mudah-mudahan dengan pelatiahan calon wasit ini kedepan bisa memberikan yang terbaik baik bagi PSSI OKI,”katanya.


Disampaikan dia juga saat ini OKI memiliki wasit baik tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,untuk itu dia meminta peserta agar dapat mengembangkan kemampuan wasit secara berkesinambungan dan terus berupaya meningkatkan kemampuan perwasitan ,"Saya berharap selesai pelatihan ini, peserta dapat melanjutkan ke pelatihan yang lebih tinggi lagi wasit yang punya lisensi,"harapnya.

Dikesepatan yang sama Ketua Harian KONI OKI Sabid menambahkan pihaknya sangat mengapresiasi agenda Dispora yang menggelar coaching clinic kepada cabor sepak bola yang merupakan salah satu cabor dari 21 cabor yang ada di OKI,“Ikuti pelatihan ini sampai selesai,mudah-mudahan estafet wasit di OKI dapat berkelanjutan,”jelasnya.


Dikesempatan sama Kadispora OKI M Rafly yang disampaikan Sekretaris Dispora OKI Beni Rafip menyebutkan harapannya kepada peserta coaching clinic untuk dapat mengikuti kegiatan yang sudah dijadwalkan selama dua hari ini secara semaksimal sehingga nantinya perwasitan di OKI secara propesional dapat terwujud sesuai harapan seiring dengan perkembangan persepakbolahan saat ini.

Selanjutnya Beni Rafip didampingi Sekretaris Askab PSSI OKI,ketua Harian KONI OKI dan juga ketua pelaksana kegiatan membuka secara resmi acara coaching clinic system sertifikasi dan standarisasi profesi wasit sepak bola OKI.(ziz)





OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menggagas konsep wisata medis (medical tourism) di Kawasan Bumi Wisata Teluk Gelam Ogan Komering Ilir.

Iskandar menjelaskan konsep wisata medis adalah bagaimana menawarkan pelayanan medis yang aman dan nyaman sambil menikmati keindahan alam di Teluk Gelam OKI.

“Jadi wisata medis itu orang datang ke sini sebagai pasien tetapi dia juga bisa memanfaatkan wisata di sekitarnya,” kata Iskandar saat meninjau dan meresmikan Hotel Kembar Teluk Gelam sebagai PDP Center Covid-19 Rabu(24/6).

Iskandar mengatakan Teluk Gelam merupakan kawasan terpadu, selain memiliki dua hotel berbintang juga miliki fasilitas wisata,"Jadi pasien yang mau berobat bisa sambil wisata, untuk mempercepat masa recovery,"jelas Iskandar.

Iskandar menyebut pemerintah mesti mampu menangkap peluang untuk memulihkan ekonomi akibat Covid-19. Medical tourism menurut dia salah satunya.

"Kita hitung saja berapa banyak warga negara Indonesia (WNI) yang pergi ke luar negeri untuk berobat, bagaimana kita menangkap peluang ditengah Covid ini dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang lengkap di dalam negeri,"terangnya.

Pengembangan medical tourism di Teluk Gelam menurut dia cukup menjanjikan mengingat ketersediaan infrastruktur didukung keindahan alam sekitar serta masih sedikit daerah di Indonesia yang mengembangkan konsep ini,"Sepengetahuan saya masih sedikit daerah yang kembangkan medical tourism kecuali di negara-negara maju,"tuturnya.

Untuk mewujudkan visinya itu Iskandar mengatakan pihak pemkab sudah melakukan renovasi total Hotel Kembar Teluk Gelam yang kini diperuntukan jadi PDP Center Covid-19

Pemkab tambah Iskandar akan segera melakukan kajian perencanaan serta mengundang investor yang berpengalaman dalam pengelolaan rumah sakit.

"Kita lakukan kajian perencaan, dari potensi-potensi yang ada ini, lalu yang mengelola nanti tentu harus miliki pengalaman manajemen rumah sakit yang baik kalau untuk pengembangan wisatanya kita sudah punya pengalaman dengan investor dan tidak berkembang,"ungkapnya.(ziz/red)

OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Musyawarah pimpinan Kecamatan (Muspika) Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir menginisiasi perusahaan perkebunan untuk memperbaiki kerusakan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Cengal Kabupaten OKI. Sementara Pemkab OKI melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melakukan pemeliharaan rutin.

Camat Cengal Herkules mengatakan pihaknya bersama Muspika Kecamatan dan perusahaan telah melakukan swadaya untun memperbaiki kerusakan sejumlah ruas jalan diwilayah itu,"Kita sudah melakukan perbaikan di sejumlah titik yang rusak parah,perbaikan ini melibatkan stakeholder yang ada,"jelasnya.

Muspika kecamatan tambah Herkules sebelumnya meminta kepada PT. London Sumatera (Lonsum) dan PT. Samora, yaitu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan untuk membantu perbaikan jalan,"Kita dibantu oleh perusahaan. Memang terkendala hujan serta kerusakan alat berat sehingga perbaikan sempat terhenti. Perbaikan segera dilanjutkan kembali,"ucapnya.

Adapun ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan terang Herkules antara lain ruas Simpang Palembang-Cengal, Cengal-Talang Rimba, Cengal-Rimba Nanjung, Cengal-Sungai Jeruju, Cengal-Kebon Cabe dan Ulak Kendondong.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKI, Ir. Hafidz, MM mengatakan pihak pemkab telah mengalokasikan perbaikan rutin untuk ruas-ruas jalan kabupaten,"Kita lakukan perawatan rutin, khusus spot-spot tertentu akan dilakukan perbaikan khusus,"jelasnya.

Sejatinya menurut Hafidz perbaikan permanen terhadap jalan di Kecamatan ini dapat dituntaskan pada tahun 2020 ini namun karena adanya refocusing anggaran perbaikan itu masih tertunda,"Sudah kita alokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan kontruksi jalan secara permanen namun tertunda karena adany refocusing anggaran akibat Covid-19,"tuturnya.

Meski demikian ungkap Hafidz Pemkab OKI melalui Dinas PUPR memastikan tetap akan melakukan perawat rutin,"Perbaikan akan segera dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan dengan dana penyangah jalan kabupaten tahun 2020,"ungkapnya.(ziz/red)