O-News Sport

Pengukuhan P2UKD dan P2UKK Oleh Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin

BANYUASIN OPO - Guna membantu kantor Urusan agama kabupaten kota di bidang urusan agama, dalam acara kunjungan kerja Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin  Penghubung Urusan Agama Kabupaten Kota ( P2UKK) dan Penghubung Urusan Agama Kabupaten Desa (P2UKD) sebanyak 15 orang yang terdiri dari dua kabupaten dan satu kota yaitu kabupaten Banyuasin, kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang hari ini di dampingi Bupati Banyuasin H. Askolani. SH.MH gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan pengukuhan yang di laksanakan di halaman Masjid Darussalam Kelurahan Maryana Ilir Kecamatan Banyuasin I kabupaten Banyuasin.
 Dalam Sambutannya Bupati Banyuasin mengucapkan terimakasih kepada gubernur Sumatera Selatan yang telah rutin mengunjungi kabupaten Banyuasin, dengan adanya kunjungan ini menandakan bahwa kabupaten Banyuasin merupakan salah satu kabupaten yang menjadi perhatian pemerintah provinsi.
   " Terimakasih kepada bapak gubernur Sumatera Selatan yang telah rutin mengunjungi daerah kami,  muda-mudahan dengan kunjungan ini kita dapat merasakan apa yang dirasa rakyat kami, adapun yang menjadi persoalan di daerah kami ialah persoalan jalan dan jembatan yang sepenuhnya kami mengharapkan bantuan dari pak untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut dan Alhamdulillah tadi gubernur Sumatera Selatan membisikkan kepada saya jembatan rantau Bayur 2020 insyaallah akan di selesaikan" Ujarnya Minggu (19/5).
   Masih kata Bupati, sekali lagi dirinya mengucapkan terimakasih kepada gubernur yang telah mengukuhkan P2UKD dan P2UKK kabupaten Banyuasin dan kepada masyarakat yang dipercaya serta di kukuhkan hari ini dapat menjalankan amanah sesuai dengan apa yang di harapkan.
  " Ribuan terimakasih kepada bapak gubernur yang telah menepati janji dengan masyarakat kami, muda-mudahan dengan di kukuhkanya mereka hari ini dapat menjadi penghubung serta pengurus segala persoalan agama di tempatnya masing-masing.
  Sementara itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan bahwa kedatangannya ke Mariana ini merupakan komitmen beliau sewaktu kampanye.
  " Ini janji saya dan hari ini saya tepati, semua kita lakukan berdasarkan pengalaman saya atas dihapusnya P3N di tempat kita masing-masing, semoga dengan adanya mereka dapat membantu para urusan agama di daerahnya masing-masing, ini ide saya dan sekarang tengah menjadi contoh provinsi lain untuk menghidupkan kembali P3N yang kita bungkus dengan nama P2UKD dan P2UKK, meskipun baru secara simbolis namun Bupati Daerah masing-masing yang akan meneruskan dan menindaklanjutinya "tegasnya mengakhiri.
(Armadi)

Kasat Pol PP Indra Hadi Pada Saat Memimpin Raziah Warung Minuman Tuak dan Panti Pijat

BANYUASIN oganpost.com - Guna mendukung program religius Bupati Banyuasin, Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam kebakaran Kabupaten Banyuasin
akan selu rutin mengelar raziah dan membasni penyakit masyarakat. Di
oprasinya yang ke tiga kalinya ini mereka berhasil menyita 7 Drijen dan
satu buah Ember tuak, adapun barang-barang tersebut selain di musnahkan
juga disita untuk di jadikan Barang Bukti.

 Indra Hadi  Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Banyuasin di damping Kepala Bidang Penegakan Perdah Abdul Aziz Abdullah, SH.Msi menerangkan, Razia penyakit masyarakat (pekat) tersebut tidak hanya dilakukan selama bulan ramdhan saja namun dirinya akan semaksimal mungkin mengadakan Razia ini sebanyak dua sampai tiga kali dalam satu bulan.
  '' Sebulan 3 kali kita akan adakan raziah, dalam rangka mendukung program Banyuasin religius, adapun hasil rahzia di warung-warung tuak kita sita 7 drijen dan  1
ember tuak yang nantinya akan di musnahkan dan kita jadikan sebagai barang Bukti'' terangnya kepada wartawan (19/5) seusai raziah.
  lanjut dia untuk malam ketiga ini sasaran mereka warung-warung penjual tuak dan panti pijat di Sepanjang jalan lintas Pangkalan Balai hingga ke kecamatan Betung yang diduga ada esek-eseknya.
 '' untuk warung penjual minuman tuak  ada empat warung yang kita raziah dan untuk  panti pijat  ada satu panti pijat yang di duga ada porstitusinya, terletak Di  Desa Bukit Kecamtan Betung semuanya kita panggil kekantor termasuk sepasang wanita yang berstatus panti pijat dan pemilik usahanya kita panggil untuk diakan pembinaan,'' terangnya
(Armadi)
Sat Pol PP Banyuasin Razia Panti Pijat 



BANYUASIN oganpost.com - Setelah ditemukannya satu orang laki-laki berindisial RS dan satu wanita panti pijat berindisial RS(28) yang padasaat di raziah sedang berduaan di dalam kamar salah salah satu panti pijat Lima Saudara yang terletak di Dusun I Desa Bukit Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, kepala satuan Polisi Pamong Peraja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin .H. Indra Hadi akan segerah mengeluarkan surat rekomendasi untuk menutup setia warung remang-remang yang diduga dijadikan tempat porstitsi, semua itu ia lakukan guna mengantisipasi adanya penyebaran virus HIV di kabupaten Banyuasin serta mendukung program Religius Bupati Banyuasin.
  '' untuk selanjutnya sasaran Razia kita warung remang-remang dan penginapan-penginapan yang disinyalir di jadikan tempat mesum, jika terbukti seperti yang terjadi pada panti pijat malam ini, maka tidak segan-segan saya akan tutup izin usahanya'' terangnya pada wartawan (19/5).
  lanjut dia dalam persoalan penangulangan HIV ini dirinya tidak main-main, selain akan bekerja sama dengan pihak keamanan seperti Polisi, dan Kodim dirinya juga akan melayangkan surat kerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk turut serta melakukan Tes baik Narkoba maupun tes HIV dalam kegiatan Razia yang akan dia gelar selanjutnya.

 '' dalam Razia yang akan datang kita akan melibatkan dinas kesehatan,polisi dan koramil, jika pada saat di tes dalam Razia terbukti mengidap HIV atau Narkoba maka akan kita adakan tindakan tegas. Selagi saya di percaya untuk memimpin Pol PP, sebagai putra daerah  maka saya akan berusaha sekuat tenaga akan berusaha membasmi Pekat ini dari Kabupaten Banyuasin''tegasnya.(armadi)