O-News Sport


KAYUAGUNG oganpost.com-Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ogan Komering Ilir kembali mempertahankan predikat penghargaan tergiat se Kwatir ranting Daerah (Kwarda) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk ke 3 kalinya sejak 2011.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H. Husin, S. Pd. MM selaku Kakwarcab OKI menerima piagam penghargaan yang diserahkan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya pada Rapat Kerja Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan di Aula Bina Praja, Pemprov Sumsel, (18/6)

Husin mengatakan, prestasi yang diraih tahun ini terbaik selama lima belas tahun terakhir. Ogan Komering Ilir mendapatkan 2 tunggul sama seperti tahun sebelumnya. Kali ini yang menjadi tergiat II atas pengelolan organisasi, dukungan Kepala Daerah dan aktivitas Pendidikan Kepramukaan. 

“Sudah 3 kali berturut-turut menjadi Kwarcab tergiat dalam penyelenggaraan Pendidikan kepramukaan. Tahun ini dalam hal pengelolaan organisasi dan dukungan pemerintah daerah dalam aktivitas kepramukaan” katanya.

Walau juara bukan tujuan akhir dari pendidikan dan pelatihan pramuka, dia mengklaim, penghargaan dari Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel ini jadi bukti pembinaan pramuka di Ogan Komering Ilir sudah berjalan baik. 

Prestasi ini menurutnya diraih bukan hasil kerja keras pengurus kwarcab saja, tetapi juga berkat dukungan penuh kepala daerah serta sumbangsih pramuka dari semua jajaran dan masyarakat Ogan Komering Ilir.(red)


INDRALAYA, OganPost
Bupati Ogan Ilir, H.M.Ilyas Panji Alam bersama Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK, MH dan Baznas Kabupaten Ogan Ilir mengunjungi keluarga korban mutilasi di desa pinang mas kecamatan sungai pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis (13/06/2019).

Dalam kesempatan itu Bupati Ogan Ilir mengucapkan bela sungkawa sekaligus memberikan bantuan dan dukungan moriil kepada keluarga yang ditinggalkan.

Diketahui, Karoman (40) tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan dengan cara dimutilasi meninggalkan satu orang istri dan lima orang anak yang masih kecil-kecil.

Anak Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun, baru saja lulus Sekolah Dasar (SD) dan akan melanjutkan kebangku SMP, beruntung ada salah satu guru yang mengurus untuk melanjutkan ke tingkat SMP dengan suka rela sehingga anak pertamanya tidak putus sekolah.

Karoman, warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir Sumatera Selatan, ditemukan dengan leher dan kedua lengan putus.  

Sepeninggal suaminya, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut.

Rumah almarhum Karoman dan Mardiah beserta kelima anaknya, terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran kecil hanya 3×4 meter saja dan terletak tepat di tepi sungai.

Di sungai itulah setiap malam Karoman mencari ikan menggunakan perahu. Karoman mencari ikan dengan cara menombak ikan menggunakan tombak bambu.

Dalam semalam, biasanya Karoman mendapat 2 kilogram ikan yang langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

“Dari hasil penjualan ikan biasanya mendapat uang Rp.50.000 hingga Rp.80.000, yang langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suaminya saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” jelas Mardiah istri korban mutilasi.

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya. Mardiah heran ada orang yang tega berbuat begitu kejam pada suaminya.

“Saya tidak pernah mimpi apapun atas kejadian sadis tersebut yang menimpa suami saya,” tukasnya.(frd)


INDRALAYA, OganPost
Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam SE, SH, SM Bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru, SH, MM Gelar Opening Ceremony & Kick Off, Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2019 (Usia-20) Minggu (16/06/2019) Bertempat di Lapangan Sepak Bola KPT Tanjung Senai Ogan Ilir.

Dalam sambutanya Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam menyampaikan, dengan diadakannya Turnamen Sepak Bola seperti ini dapat meningkatkan potensi bibit-bibit muda berbakat yang berada di Kab. OI sehingga Kabupaten Ogan Ilir bisa mengahasilkan pemain-pemain bola yang bisa dibanggakan pada tingkat nasional maupun internasional.

"Tidak hanya itu, kedepan kita akan membangun stadion sepak bola bertaraf Internasional di Bumi Caram Seguguk yang kita cinta ini melalui Dana CSR dari PT. Bukit Asam, sehingga bisa meningkatkan minat dan bakat para pemuda pemudi Daerah untuk ikut serta mengambil bagian dalam membangun cabang olahraga sepak bola yang ada di kabupaten Ogan Ilir," ujarnya.

Sementara itu, Gubenur Sumsel H. Herman Deru SH, MM pihaknya sangat mengapresiasi sekali atas persiapan dan penyelenggaraan yang telah dilakukan oleh Pemkab Ogan Ilir. Untuk para pemain dan wasit agar benar-benar serius dan sungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya masing-masing, karena para pemenang akan mewakili Sumsel pada PON dan Porwil yang akan datang.

"Kedepan, Sumsel bukan saja sukses sebagai penyelenggara, tetapi sukses juga di dalam prestasi. Sebab saat ini, kita sedang membenahi SFC kebanggaan masyarakat Sumsel, sehingga bisa diisi dengan pemuda pemudi Daerah dan kedepan bisa membanggakan masyarakat Sumatera Selatan dan Indonesia. Ini harus didukung semua pihak, termasuk stake holder yang beroperasi di wilayah Sumsel," pintanya.

Opening Ceremony & Kick Off, Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2019 ini juga di hadiri oleh Kapolda Sumsel, Danrem 044 Gapo, Pangdam II Sriwijaya, Asisten Setda Pemprov Sumsel, Kepala OPD Pemprov Sumsel, Manajer Sriwija FC, Sekda OI, Asisten Setda OI, Kapolres OI dan Kepala OPD Pemkab OI.(frd)