Kayuagung.ONews. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kayuagung Kabupaten Ogan Komerig Ilir OKI lepas Generasi Penerus Bangsa Sebanya 282  siswa dari delapan kelas jurusan yang berbeda. IPS 3 Kelas IPA 5 kelas, dengan tema " Improving Generation 29" yang dihadiri oleh kepala sekolah guru dan wali murid yang berlangsung digedung kesenian. (26/4/2018).
Alvin maulana selaku Perwakilan Kelas 12 menyampaikan " Kami ucapakan terima kasih kepada Bapak ibu guru yang telah mendidik kami selama ini dan hari ini  kami ucapakan selamat berpisah kepada bapak ibu dan adik kelas semoga kami dapat terus berjuang mengapai cita cita dan mendapatkan pekerjaan lebih baik,aamiin(andi)


ONEWS,KAYUAGUNG~Pemkab OKI sangat serius dalam masalah Karbunhutla pada tahun ini mengingat di Palembang pada Agusus 2018 akan berlangsung Asian Games XVIII yang akan diikuti atlet dari 45 negara Asia. 

“Gubernur sudah menginstruksikan agar Sumsel pada 2018 zero kabut asap akibat Karhutla, sekuat tenaga kita dukung” ujar kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, Rabu (25/4) di Kantor Bupati OKI.
Untuk itu menurut dia Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karbunhutla) 2018. 

Selain mendukung ke suksesan Asian Games, Pembentukan Satgas ini menyusul Surat Keputusan (SK) Bupati Ogan Komering Ilir tentang penetapan status keadaan siaga darurat bencana asap akibat kebakaran kebun hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir terhitung sejak 1 Februari 2018 lalu. 

“Kita sudah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat Karhutla yang mulai berlaku sejak 1 Februari 2018, tindaklanjutnya kita bentuk satgasnya untuk melakukan upaya preventik dan koordinatif,” kata nya. 

Menurut Listiadi satgas ini melibatkan berbagai pihak seperti TNI/Polri, OPD, Kecamatan, Perusahaan, LSM dan media massa. 

“Ini langkah aksi yg kita lakukan, sebagai wadah koordinasi artinya kita serius mencegah kebakaran kebun, hutan dan lahan di wilayah OKI tahun ini” tungkasnya. 

Tindaklanjutnya ungkap Listiadi satgas segera membentuk poskomando yang akan disebar se Kabupaten OKI dengan tugas dan fungsi dalam upaya penanggulangan bencana asap akibat Karhutla.
“SK nya segera ditandatangani Pak Plt Bupati, selanjutnya kita bentuk posko siaga” katanya.(RR)

Kayuagung.ONews.Hilangnya salah satu  Baliho yang dipasang oleh Pihak KPU OKI untuk  Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) yang berada di simpang 4 tugu Jam  Kecamatan Kota Kayuagung kabupaten Ogan Komering Ilir membuat Tim Pasangan Calon Nomor urut 3 Azhari -Qomarus (AQOR) Merasa dirugikan.
Burliansyah selaku Tim mengatakan " Kami sangat merasa dirugikan terkait hilangnya Baliho Paslon Kami (No 3 Azhari -Qomarus) hal ini juga telah kami laporkan kepihak KPU dan Panwas OKI agar supaya dapat menganti Baliho tersebut dan kami meminta segera memasangnya Kembali seperti semula agar tidak terjadi hal hal yang kurang baik "marilah kita jaga Pilkada Ini dengan Damai"dengan tidak  merusak Baliho paslon" ungkapnya saat dibincanggi O News Kamis(26/04)dilokasi tempat hilangnya Baliho.(andi)

 
ONEWS, KAYUAGUNG,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKI. Tujuanny adalah mengetahui kiat Pemkab OKI dalam membangun desa serta memberikan layanan publik di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan serta pengelolaan anggaran.

Ketua DPRD Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah M Redi Sulistio SE mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurutnya, dengan luas yang berkali-kali lipat dari wilayah Kota Salatiga, OKI masih mampu maju dan berkembang seperti saat ini. Ini pula yang menurutnya membuat para anggota dewan tersebut tertarik untuk belajar dan berbagai dengan pemerintah Kabupaten OKI.

"Di tengah kondisi alam dan anggaran yang berat seperti saat ini, Kabupaten OKI masih tetap eksis. Jangan sampai kita (Salatiga) dengan wilayah yang relatif lebih kecil dan dimanjakan secara geografis tidak seperti itu," ujarnya di Kantor Bupati OKI, Rabu, (25/4).

"Membangun struktur di hilir ini yang kami tahu bukan hal mudah, butuh perencanaan yg matang, kemudian masalah kesehatan, pendidikan juga kami ingin belajar, berdiskusi untuk mendapatkan yang diinginkan," tambahnya lagi.

Plt Bupati OKI, H M Rifa'i SE yang menerima langsung kunjungan dari para anggota dewan ini mengungkapkan, kemajuan dan perkembangan Kabupaten OKI saat ini berkat kerja keras dari pemerintah dan jajarannya. Terlebih sesuai dengan visi Kabupaten OKI terwujudnya masyarakat OKI yang maju mandiri dan sejahtera berlandaskan iman dan takwa melalui pembangunan dari desa.

"Kami berkeyakinan, jika desa sudah terpenuhi, mereka akan semakin mantap untuk maju dan ini akan menguatkan yang ada di perkotaan. Membangun dari desa ini juga sejalan dengan pemerintah pusat yang menginginkan penguatan pembangunan dari pinggiran," jelas Rifa'i.

Di Kabupaten OKI sendiri, menurut Rifa'i ada beberapa sektor andalan seperti pada sektor pertanian dan tanaman pangan, seperti peningkatan produksi padi dan jagung serta sektor perkebunan seperti sawit. "Di bidang listrik, sekitar 91,6 persen wilayah di OKI masyarakatnya sudah bisa menikmati jaringan listrik dalam berbagai jenis. Bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan juga menjadi salah satu penguat untuk perkembangan Kabupaten OKI," jelasnya.

Dirinya mengharapkan, kehadiran para anggota dewan dari kota Salatiga ini dapat memberikan manfaat untuk yang terbaik terhadap kedua belah pihak nantinya, dengan berbagai, berdiskusi dan belajar satu sama lain seperti yang telah dilakukan pada kesempatan tersebua.(Roni Rusliyanto)
 
Petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Pagaralam menunjukkan sayuran organik yang pihaknya pesan. Sayuran tersebut ditanam dengan teknik hidroponik, kemarin.
ONEWS,PAGARALAM OPO- Perkembangan sayuran Hidroponik makin pesat di Kota Pagaralam. Pertanian kearah yang organik kini mulai diperhitungkan konsumen sayuran, sebab lebih sehat dan memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan, kemarin.

Dr Ima selaku petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Pagaralam mengatakan, bahwa sayuran hidroponik sehat untuk dikonsumsi. Pihaknya pun meminta agar penggiat hidroponik membuat rangkaian di tempatnya.
"Saya sudah coba, rasanya memang beda bila dibandingkan dengan sayuran yang di tanam disawah. Saya ingin agar Zulkarnain selaku penggiatnya, dapat membuat rangkaian untuk Labkesda, agar memberikan contoh sayuran yang sehat," kata dia.

Sementara itu, Zulkarnain selaku penggiat hidroponik di Kota Pagaralam menuturkan, bahwa dirinya melakukan langkah agar sayuran yang dihasilkan bagi masyarakat benar benar sehat.
"Iya, sayuran itu sehat tanpa pestisida. Jadi akan lebih baik tanpa pestisida. Sayuran itu kan menyehatkan, jadi unsur yang ada di dalamnya pun harus benar benar terjaga. Solusinya ialah organik, karena memang alami tanpa gangguan kimiawi," ujarnya.

Lanjut Zul, dia berharap kedepannya sayuran hidroponik dapat mendominasi sayuran Pagaralam. Sebab, Pagaralam akan mendapatkan nama dari kualitas baik dari sayuran itu sendiri.
"Sejauh ini, meski media tanam di tanah, akan tetapi petani sudah menerapkan pupuk kompos. Nah, kita kenalkan tanaman dengan media air, dengan tempat minimal dan hasil maksimal, serta kualitas memuaskan," tutur dia.
(Miko)
Kegiatan press briefing APP Sinar Mas (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
ONews, JAKARTA - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas terus memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsesi pemasok bahan baku APP Sinar Mas di Indonesia jelang Asian Games 2018. Strategi yang digunakan APP Sinar Mas yaitu Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dan Integrated Fire Management (IFM).

"Asian Games akan dilaksanakan pada 18 Agustus, di bulan itu musim kemarau oleh karena itu sebuah taruhan besar bangsa Indonesia selain mensukseskan Asian Games bagaimana kita juga mencegah terjadinya kebakaran. Karena ini adalah event kedua terbesar di dunia," kata Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata di kantor Sinar Mas Land Plaza Tower 2, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2018).

"Terkait Asian Games dan musim kemarau mendatang, kami memiliki 2 program besar. Kami punya IFM, program kedua yaitu DMPA. Selain menigkatkan ekonomi masyarakat sekaligus mendidik masyarakat memakmurkan desa dan masyarakat perduli kepada kebakaran," sambungnya.
 
Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
DMPA ini sebenarnya sudah diperkenalkan APP Sinar Mas sejak tahun 2015. Program DMPA ditargetkan ke 500 desa selama kurun waktu 5 tahun hingga 2020 di sekitar dan dalam wilayah konsesi pemasok APP Sinar Mas di 5 provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur dengan dana bergulir senilai USD 10 juta.

Program DMPA ini untuk mengedukasi masyarakat agar mengelola lahan dengan cara bercocok tanam sayur, buah, peternakan, hingga perikanan. Dalam hal DMPA, APP Sinar Mas juga memfasilitasi penyediaan alat hingga benih. Jelang Asian Games dan saat Asian Games dimulai, APP Sinar Mas akan menambah edukasi kepada masyarakat terkait DMPA guna menanggulangi karhutla.

"Strategi pencegahan dilakukan selain dengan menjaga wilayah konsesi bebas api, juga penanaman kesadaran seputar karhutla terhadap masyarakat sekitar serta penguatan program Desa Makmur Perduli Api (DMPA)," kata Head of Corporate Social and Securty APP Sinar Mas Agung Wiyono.

Dalam kesempatan yang sama, Fire Data and Information Technology Manager APP Sinar Mas Gustaf Rantung menjelaskan tentang strategi kedua dalam mencegah karhutla yakni strategi IFM. IFM menerapkan 4 pilar pencegahan karhutla seperti DMPA, deteksi dini dari wilayah kebakaran dan pantauan dari ketinggian. Pilar ketiga yaitu persiapan situation room dan pemetaan jalur patroli dan pilar terakhir respons cepat dalam penanganan kebakaran.

"Kita juga ada helikopter, ini membantu kita juga jika ada kebakaran dan juga untuk patroli. Tahun lalu kita punya 6 dan khusus untuk Asian Games kita tambah satu lagi," kata Gustaf.

Kegiatan press briefing APP Sinar Mas (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Selain ditambahnya helikopter, APP Sinar Mas juga mengetatkan pengawasan karhutla dengan menambah personel yang berjaga 24 jam. Penambahan personel atau penumpukan pasukan akan ditempatkan di wilayah konsesi pemasok APP Sinar Mas di 5 provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

"Khusus Asian Games kita tambah penumpukan pasukan, helikopter, itu kita lakukan dengan anggaran besar sehingga jika terjadi kebakaran itu kita bisa ke lokasi maksimal 1 jam. Kita juga perbanyak tower pemantau api setinggi 30 meter dan kita tambah posko dengan tower 15 meter dan penambahan personil 24 jam," kata Gustaf.
 
Sampai 2018, APP Sinar Mas menginvestasikan lebih dari USD 100 juta untuk mencegah dan menanggulangi Kebakaran hutan. (Wilfridus Setu Embu/Merdeka.com)
Sampai tahun 2018 ini, APP Sinar Mas sudah menginvestasikan lebih dari USD 100 juta untuk pencegahan karhutla. APP Sinar Mas juga menginvestasikan sekitar USD 3,8 juta khusus untuk persiapan menjelang dan selama Asian Games berlanggsung yakni bulan Mei hingga Oktober 2018.

(nji/ts/dky)

Sumber:detik.com

Muba,ONEWS.– Jajaran Sat Res Narkoba Polres Muba kembali berhasil mengamankan tersangka pengedar narkotika  Dedi Irawan (30) warga LK 1 kel. Babat Toman kec. Babat Toman kab. muba kemarin selasa 24 april 2018 sekira pukul 11.00 wib di jalan mulan jadi kel. babat toman Kab. Muba
Tersangka berhasil diamankan  Sat res Narkoba Polres Muba dikediaman, yang mana sebelumnya Sat Res Narkoba Polres Muba menerima informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering mengedarkan narkotika jenis sabu sabu. Hasil dari penggerbekan dan penggeledahan dikediaman tersangka berhasil diamankan barang bukti diduga narkotika jens sabu sabu sebanyak 20 paket dengan berat 3,38 gram yang disimpan tersangka dibelakang rumahnya berikut satu buah kotak rokok merek sampoerna dan dua bal plastik klip bening.
Tak sampai disitu, Polisi selanjutnya melakukan pengembangan terhadap tersangka Dedi Irawan, dan diketahui bahwa tersangka mendapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial KM.
Setelah mendapatkan informasi identitas tersangka KM selanjutnya sekira pukul 12.00 wib Polisi langsung menuju kerumah kontrakan tersangka KM dan melakukan penggerbekan, saat dilakukan penggerbekan tersangka Nursiana Als Niken (23) warga palembang yang merupakan Pacar tersangka KM sempat membuang barang bukti diduga narkotika jenis sabu sabu, namun aksinya tersebut diketahui oleh pihak kepolisian, sedangkan tersangka KM tidak berada ditempat.
Dari hasil penggeledahan di kontrakan tersangka KM Polisi berhasil mengamankan barang bukti diduga narkotika jenis sabu sabu sebanyak dua paket dengan berat 1,81 gram dua buah tisu warna putih, satu buah buku catatan bon sabu sabu, satu bal plastik klip bening, satu unit handphone warna hitam dan uang tunai sejumlah RP. 2.030.000, (dua juta tiga puluh ribu rupiah)
Kapolres Muba AKBP Andes melalui Kasat res Narkoba Polres Muba Akp Harmianto, membenarkan bahwa adanya penangkapan terhadap kedua tersangka Dedi dan Nursiana, saat ini kedua tersangka berikut barang bukti sudah kita amankan di Polres Muba guna dilakukan Proses penyidikan lebih lanjut ungkapnya.(sof)