O-News Sport

LUBUKLINGGAU oganpost.com-Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Sumatera Selatan di Kota Lubuklinggau.

SMSI Provinsi Sumsel resmi menunjuk Kota Lubuklinggau sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan HPN 2021 yang akan digelar SMSI Sumsel.

Hal ini diiungkapkan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumsel , Jon Heri saat berdialog dengan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe bersama jajaran, SMSI Silampari dan Kadis Kominfo Lubuklinggau, Erwin Armeidi, digedung baru Walikota Lubuklinggau, Senin (25/01/2021).

" Kegiatan HPN 2021 se Sumsel akan dilaksanakan di Kota Lubuklinggau, karena itu kami bertemu dengan Walikota, membahas persiapan dan kesiapan,"kata Jon Heri.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, menyambut baik penunjukan Kota Lubuklinggau sebagai tuan rumah HPN 2021 se Sumsel," Kita siap ( sebagai tuan rumah), bahkan saya minta dilaksanakan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin di Lubuklinggau,"tegas Walikota.

Selain membahas kondisi kekinian media siber (online) di Bumi Sriwijaya khususnya Wilayah Silampari, Walikota Juga menunjukan Comand Center dan arah Pembangunan Kota Lubuklinggau kedepan ke pengurus SMSI Sumsel.

Tak dipungkiri, saat ini Kota Lubuklinggau  menjadi perhatian banyak orang, dan menyandang sebagai Kota Terbesar kedua di Sumsel terus berbenah untuk menjadi lebih baik dan lebih maju dimasa mendatang.

Walikota, Prana Putra Sohe memiliki peran besar dalam kemajuan Pesat Lubuklinggqu sehinga pada 2018 dinobatkan sebagai sang Pelopor Pembagunan dan Kemajuan Lubuklinggau.

Gedung Comand Center yang kelak akan menjadi monitor Kota Lubuklinggau  dibangun tepat di kantor baru Walikota Lubuklinggau /tetap di kompleks Pemkot Lubuklinggau.(SMSI Sumsel) 
PALEMBANG oganpost.com-Pendidikan adalah salah satu indikator kemajuan suatu bangsa. Pendidikan yang berkualitas ditentukan oleh pendidik yang berkulitas pula. Oleh karena itu, MG Sumsel menggandeng Dinas Pendidikan Musi Rawas dan PGRI Musi Rawas menyelenggarakan webinar beasiswa pendidik dengan tema “Meningkatkan Kualitas Guru dan Dosen Melalui Beasiswa Pendidik LPDP”pada sabtu 23 Januari 2021. 

Adapun pembicara pada kegiatan ini langsung dari pihak LPDP yaitu Dwi Larso (Direktur Beasiswa LPDP); Ratna Prabandari (Kepala Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP) dan alumnus LPDP serta Kepala Dinas Pendidikan Musi Rawas dan Ketua PGRI Musi Rawas. 


Acara dimulai dengan sambutan dari Evan Sapentri selaku Ketua Panitia dan Ketua MG Sumsel,dikesempatan itu dirinya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisalikan beasiswa pendidik LPDP kepada tenaga pendidik Musi Rawas khususnya agar terpacu meningkatkan kualitas diri dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,"Ya ini adalah bentuk motivasi kita kepada tenaga pendidik dalam rangka untuk tingkatkan kualitas pendidikan,"ujarnya. 

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Musi Rawas, Irwandi Evendi menyebutkan bahwa kualitas mutu Pendidik Musi Rawas perlu ditingkatkan melalui melanjutkan pendidikan ke jengjang yang lebih tinggi. 

“Setidaknya jumlah guru di Musi Rawas 2000 guru pns, dan lebih dari 2000 guru swasta. Ada program kualifikasi guru, sehingga seluruh guru minimal S-1, tapi persentasi guru S-2 masih sangat rendah,"terang Irwandi.

Ditbahkan dia bahwa pentingnya peningkatan kualitas guru adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Musi Rawas,"Musi Rawas  merupakan salah satu kabupaten dari 17 kota/kabupaten di Sumsel yang baru saja bebas dari menyandang predikat daerah tertinggal pada 2019."jelasnya. 

Dikesempatannitu juga Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso dalam penyampaiannya menyebutkan bahwa pemerintah terus berusaha meningkatkan kualitas SDM dan pendidikan Indonesia. Salah satunya melalui beasiswa pendidik khusus untuk guru pada 2020 lalu,"Saat ini ada 351 LPDP dari Sumatra Selatan,saya sangat mengapresiasi MG Sumsel untuk semangatnya mensosialisasikan LPDP kepada masyrakat Indonesia,"ucapnya. 

Senada dikatakan Ratna Prabandari (Kepala Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP) ia menyampaikan hal-hal penting terkait beasiswa pendidik LPDP di antaranya Syarat utama beasiswa pendidik: Guru punya NUPTK, dan dosen NIDN,"Seleksi beassiwa meliputi pendaftaran, seleksi administasi, seleksi berbasis komputer dan seleksi wawancara sampai  31 Desember 2020,"tuturnya. 

Lanjut dia penerima beasiswa LPDP berjumlah 27.995, yang terdiri dari 12.597 alumni, 7.988 on going, 3069 masih mencari LoA dan informasi lainnya. 

"Kiranya para pendidik untuk meningkatkan kualitas dengan melanjutkan studi melalui beasiswa pendidik LPDP,"ungkapnya. 
 
Webinar beasiswa pendidik berlangsung khidmat sejak pukul 14.00 dengan jumlah peserta yang fantastik, yakni mencapai 1021 peserta dari 34 provinsi di Indonesia dengan berbagai latar belakang. 

Menanggapi hal ini, Ketua Mata Garuda Pusat, Erbi Setiawan menuturkan bahwa dirinya sangat terkejut sekaligus sangat senang melihat animo dan antusias peserta mengikuti acara ini,“Guru dan Dosen adalah modal utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia,”tukasnya. 

Di tempat terpisah, Randi salah seorang peserta yang berprofesi sebagai dosen mengatakan bahwa ia tertarik mengikuti kegiatan ini karena pembicaranya langsung dari pihak LPDP sehingga materinya disampaikan dengan jelas. Randi sangat terkesan dengan webinar beasiswa pendidik yang diadakan oleh MG Sumsel ini,“Webinarnya kereeen,"pujinya. 

Ketua PGRI Musi Rawas (Raslim) menyebitkan dengan adanya webinar ini ia berharap guru-guru khususnya di Kabupaten Musi Rawas semangat untuk melanjutkan studi lanjut dengan beasiswa Pendidik LPDP.(red) 
PAGARALAM oganpost.com-Ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Kapolres Pagaralam gelar Press Release bertempat di halaman Mapolres Pagaralam Sumatra Selatan, Senin (25/1/21).

Kapolres Pagaralam AKBP. Dolly Gumara SIK, MH pada kesempatan itu mengatakan pada kamis tanggal 21 Januari 2021,tim investigasi yang terdiri dari anggota Sat Reskrim dan Polsek Pagaralam Utara berhasil melakukan penangkapan terhadap TSK Junaidi Bin Sali (40) Warga Talang Darat, RT 01/ RW 02 Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara, dan Cun Cun bin Kamsri(36) Warga Tebat Baru, RT 03 Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan.

"Pelaku pencurian Baterai Tower Telkomsel terpaksa di hadiah tima panas untuk memberi efek jerah, sementara tersangka kita kenakan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan,"ujarnya.. 

Sambung dia, dari tangan tersangka berhasil diamankan, berupa satu Unit Mobil Futura  Pick Up dengan nomor polisi BG 9202 WA Warna Hitam dan 22 Baterai Tower Telkomsel merk maxlife warnah putih.

"Total kerugian sendiri mencapai ratusan juta rupiah, sementara tersangka saat ini kita amankan di Polres Pagaralam, untuk menjalani proses hukum yang berlaku,"terangnya.(mk)