Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh BPMPD dan TP PKK kabupaten Pali dengan narasumber Drs Edi Supriyatna MSi Selasa (06/09) gedung pesos komplek pertamina Pendopo, selasa (6/9).

PALI, oganpost.com - Guna menciptakan sinergisitas visi serta misi antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK (TP PKK), Kecamatan dan Desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Kabupaten PALI, Selasa (6/9/2016).

"Tujuan kegiatan ini adalaha sebagai ruang konsolidasi agar tercipta sinergisitas, satukan visi dan misi agar terjalin koordinasi dan kerja sama yang baik, serta pemahaman penguatan perencanaan pembangunan antara Pemda, TP PKK dari kecamatan sampai desa agar dapat terwujud Pali Cemerlang Sumsel Gemilang," kata Arif Firdaus kepala BPMPD PALI.

Sementara Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dalam sambutannya, membeberkan pentingnya sinergisitas serta koordinasi didalam melaksanakan kegiatan pelaksanaan pembangunan.

“Kita berkumpul disini adalah untuk menyamakan visi misi kita yakni Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Sejahtera Inovatif Nyaman Indah dan Aman (SERASI NIA). Selalu berkoordinasi adalah kunci suksesnya pembangunan,dan kami mengajak kepada seluruh lurah,kades dan camat untuk lebih meningkatkan lagi pemberdayaan dan pembinaan terhadap masyarakat salah satunya melalui PKK," ajak Heri.

Di kesempatan itu juga, Bupati menjelaskan bahwa pentingnya membangun melalui keluarga sebagai dasar pembangunan di suatu daerah.

“Melalui PKK ada 10 program pokok yang harus didukung, karena sangat penting dalam menggerakan peran serta masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Kalau dari keluarga maju, kemudian desanya maju, otomatis ke tingkat kecamatan dan kbupaten juga pasti maju,dengan demikian cita-cita kita mewujudkan PALI Cemerlang Sumsel Gemilang pasti tercapai,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Balai PMD Yogyakarta, Drs.Edi Supriyanta, M.Si selaku narasumber dalam paparannya menjelaskan, pemerintah desa dan kelembagaan desa harus berdaya dan mandiri, semangat, maju dan sejahtera.

"Dengan digelontorkan dana kepada pemerintah desa sebesar kurang lebih 1 sampai 1,4 miliar perdesa, harus bisa dimanfaatkan dengan baik dengan program perencanaan yang terarah, bukan sekadar harus habis. Semangatnya jangan cuma sampai pada bagaimana menghabiskan dana yang dikucurkan” ujar Edy

Lebih lanjut dalam paparannya, Edi menjelaskan perihal pengolahan dan pengalokasian dana desa yang diterima oleh pemerintah desa.

"Dana desa diperuntukkan sebagai mana mestinya anggaran pemerintahan desa dalam mengolah dan menggali potensi SDA yang ada di desa, menumbuhkan sumber pendapatan atau membina dan meningkatkan perekonomian desa serta Pemberdayaan SDM, dan juga diharapkan kepada kepala desa sebagai pemegang anggaran dalam pengalokasian dana desa harus terbuka, dan juga agar dapat melibatkan BPD dan masyarakat lainnya serta ikuti aturan yang berlaku," jelasnya.

Hadir pada acara ini, Bupati PALI Ir.H. Heri Amalindo,MM., Ketua TP PKK Kabupaten Pali Hj Sri Kustina, Ketua Balai PMD Yogyakarta, Edy Supriyatna, Seluruh kepala desa, lurah, camat, Ketua TP PKK tingkat kecamatan dan desa, ketua BPD, serta sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten PALI.(putra)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: