Kondisi Jalan Semendo
MUARAENIM oganpost.com - Kendaraan angkutan treller gandeng mengangkut travo yang melintas jalan lintas banyak merusak infrastruktur jalan yang dilewati kendaraan ini. Salah satunya, jalan di Desa Muara Danau, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim.

Dari pantauan dilapangam Kondisi kendaraan traller gandeng yang membawa traffo ini kembali terhenti di Desa Simpang Muara Danau, dan sebelumnya di Desa Padang Bindu, Desa Muara Dua yang diperkirakan kendaraan ini sudah cukup lama memakan waktu dalam perjalanan diperkirakan warga sudah sekitar 1,5 bulan,bukan hanya itu, infrastruktur yang mengalami rusak seperti, saluran drenase pinggir jalan di Desa Muara Dua dan gorong-gorong.

Salah satu warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan SDL Ari (36) mengatakan, kendaraan treller gandeng ini yang perlu di pertanyaan, yakni pertama perencanaan dalam membawa alat ini sebelumnya apakah ada perencanaan terlebih dahulu sehingga, dalam perjalanan kendaraan ini tidak merusak infratruktur dan menganggu masyarakat dan juga, bagaimana menanggulangi infrastruktur yang sudah rusak.

Lalu, kata dia, dengan adanya kegiatan pengiriman traffo ini tentu duharapkan tidak menganggu lalu lalangnya aktivitas masyarakat dan juga melumpuhkan perekonomian masyarakat, karena akses badan jalanan tertutup saat kendaraan ini terhenti karena kondisi jalan tidak memungkinkan.

“Beban kapasitas kendaraan dinilai sudah melebihi kapasitas dimana kendaraan treller gandeng yang membawa traffo ini sudah melebihi kapasitas sehingga jalan mengalami kerusakan yang para,apalagi dengan adanya kendaraan ini melintas sudah membuat resah masyarakat sekitar,”terangnya.

Sedangkan, Kapolsek Semendo AKP Nusriwan SIk mengungkapkan dalam hal ini, pihaknya sebayas melakukan pengamanan barang negara ini. tanpa ada permintaan pihaknya melakukan pengamanan terhadap hal ini,"Tugas kita mengamankan, karena barang ini merupakan milik negara," ujar Nusriwan.

Terpisah, Camat SDL Fauzi SSos saat dikonfirmasi terkait masalah ini mengatakan, kondisi jalan rusak karena melintasnya kendaraan ini sudah diminta dengan tegas untuk diperbaiki dan, ia juga berharap agar kendaraan tersebut tidak menganggu jalan dan warga sekitar.

Ia juga meminta, agar pihak perusahaan tersebut, jangan asal melintas tetapi, harus di survey terlebih dahulu agar tidak merusak lebih banyak lagi infrastruktur yang akan dilewati gengan begitu, pengiriman traffo ini dapat sampai kentujuan,"Memang kita tidak bisa halangi dalam hal ini, karen untuk kepentingan bersama. Namun, jangan sampai merusak dan menganggu masyarakat,"jelas Fuzi.

Sementara itu, dari pihak PT Trans Abadi Logistik Sunardi terkait masalah ini mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kades, camat, polsek dalam hal izin masuk dan numpang lewat namun tidak secara tertulis,"Saya disini cuma sebagai pembawa barang ini pak. dan, secara tertulis belum ada izin, hanya saja ada izin jalan dari pihak logistik pengiriman jalan,"ucapnya..

Ditambahkan Direktur PT TAL Kuswino, terkait adanya kerusakan infrastruktur kata dia, untuk kerusakan infrastruktur yang rusak ini, pihak perusahaan siap menggantinya,"Kita akan turunkan petugas dari perusahaan untuk menghitung kerusakan infrastruktur yang rusak dan, pasti kita bertangung jawab," tuturnya.(khailani)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: