Ilustrasi
OKI Sp.Padang oganpost.com-Labanya terselesaikan batas wilaya desa di kecamatan Sp,Padang kabupaten OKI disebabkan tidak adanya anggaran dana opersional dikecamatan baik dana untuk sosialisasi dengan masyarakat maupun dana untuk dilapangan ketika tim hentak melakukan pemetakan batas wilayah,hal tersebut dikatakan Seketaris Camat(Sekcam) Sp.Padang Akma Yuska,S.Ip diruang kerjanya kamis(20/10/2016) kepada oganpost.com.

“Tentu untuk melakukan pemetakan wilayah batas desa ini kita melibatkan masyarakat setempat artinya kita harus adakan sosialisasi ataupun musyawara dengan masyarakat setempat melalui pertemuan-pertemuan,yang pasti pertemuan-seperti ini tidak cukup hanya sekali saja,nah berarti kita butuh dana paling tidak dana konsumsi sedangkan dikecamatan dana tersebut tidak ada,”ujar Akma.

Dikatakan dia,kalau untuk pemetakan batas wilaya hanya satu atau dua desa saja mungkin masih bisa dana tersebut kita bantu dari kecamatan sedangkan kecamatan SP Padang ada 20 desa,”Kita dari kecamatan SP padang bukan selama ini tidak proaktif terkait pemetakan batas wilaya desa berbagai upaya sudah dilakukan namun itu tadi danalah yang menjadi kendalah apalagi desa di Sp.Padang ini rata-rata wilayahnya rawa-rawa tentu untuk kelapangan juga kita butuh dana,”tutur Akma.

Sambung dia,kecamatan Sp Padang baru dua desa yang terselesaikan batas wilayahnya inipun menurut Akma cepat terselesaikan karena desa pemekaran,”Ya tentu kita berharap kepada Bagian Pemerintahan yang membidangi bagian pemetaan batas wilaya desa kiranya tim yang dibentuk dari bagian pemerintahan dapat turun langsung melihat kondisi wilaya desa dan karakter masyarakatnya agar apa yang menjadi kendala dilapangan bisa lebih paham,”ucap Akma.

Tambah dia,selama ini mungkin bagian pemerintahan memberikan dana pemetaan batas wilayah desa dikecamatan yang tidak terlalu sulit untuk dilakukan pemetaan sehingga Sp Padang belum dianggarkan dananya,”Dibagian pemerintahan dana untuk pemetakan batas wilaya desa itu kabarnya dianggarkan,kita kecamatan Sp.Padang berharap ada bantuan dana tersebut sehingga kami tim dari kecamatan untuk melakukan penyelesaian pemetakan batas wilayah desa tidak lagi terkendala oleh dana operasional tadi,ya kami bisa saja minta bantuan dana kepada kepala desa tapikan ini tidak prosedural nanti kepala desanya mala laporkan pihak kecamatan keatasan(red,Bupati OKI) ,”ungkap Akma.(ziz)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: