Zulfikri Rassy SH.M.Kn
PALEMBANG oganpost.com-Ditemui disela acara Pengukuhan Ikatan Notaris Indonesia, Zulkifli Rassy. SH.Mkn berbincang sedikit mengenai pengalamannya menjadi Notaris hingga menjadi Ketua Pengurus Daerah Kota Palembang Ikatan Notaris Indonesia. menurutnya Notaris bukan pilihan, semenjak kecil Zulkifli tidak pernah membayangkan dan bercita-cita untuk menjadi seorang Notaris,”Cita-cita awalnya saya ingin menjadi dokter atau Insinyur Pertanian,”terangnya.

Pada saat kecil, Kak Zul panggilan akrabnya menuturkan waktu masuk Sekolah Dasar sudah berusia 9 tahun mungkin menurutnya usia seperti itu sudah termasuk yang paling tua untuk ukuran anak SD kelas 1,sedangkan dari lingkungan tempat tinggalnya memang tidak mendukung untuk pendidikan dan SDM nya.

“Bayangkan saja saya tamat Sekolah Dasar usia sudah 15 tahun tamat SMP 18 Tahun lalu tamat SMA 21 Tahun,pada tahun 1988 setelah tamat SMA saya melanjutkan ke Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Palembang akhirnya pada tahun 1996 saya pun diwisuda dan mendapatkan gelar Sarjana Hukum,”jelasnya.

Lanjut dia,dengan segala keterbatasan dan kemampuan finansial lah yang memak dirinya untuk menamatkan studinya hingga 8 tahun dan pernah stop out karena kurang biaya.

“Orangtua hanya memberikan support melalui Do'a dan tidak mampu untuk membiayai pendidikan saya, sambil mencari sesuap nasi untuk melanjutkan kuliah berbagai upaya terus saya lakukan seperti pernah bekerja di kantor notaris, berjualan dan sebagainya,”paparnya.

Dikatakan dai,pada saat tamat kuliah juga pernah menjadi Pengacara dan Advokat kemudian Ia pun melanjutkan lagi Strata2 (S2) dengan mengambil jurusan Notaris di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2004,”Setelah tamat saya pun tidak langsung menjadi Notaris akan tetapi menjadi PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) pada tahun 2008,lalu pada tahun 2009 diangkat menjadi Notaris sampai sekarang menjabat Ketua INI Pengda Kota Palembang selain itu Zulkifli Rassy menjabat sebagai Anggota Majelis Daerah INI,”tuturnya.

Bapak Empat orang anak ini, berharap kepada generasi muda untuk menggali ilmu setinggi mungkin dan jangan berputus asa untuk mencari ilmu terutama bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan menjadi notaris agar dapat mempersiapkan menjadi notaris yang profesional.

“Professional dalam arti mengikuti segala aturan mulai dari tingkat pendidikan kemudian tingkat pemagangan sampai ke tingkat menjadi Notaris,karena tidak semua manusia itu memiliki kelebihan tetapi ia pun mempunyai kekurangan akan tetapi dengan kekurangan itulah ia dapat menyembunyikan kelebihannya,”ucapnya.

Bagi lulusan S1 Hukum apabila ingin melanjutkan untuk menjadi Notaris Zulkifli juga mempersilahkan karena di Palembang sudah ada jurusanya,”Mungkin kedepan Notaris dapat bekerjasama lebih baik lagi dengan M. kn Unsri tentunya uang itu bukanlah segala-galanya untuk meraih pendidikan tetapi ada jalan lain untuk kita menyelesaikan pendidikan,walaupun sekarang S2 untuk Notaris itu belum ada beasiswanya dan kembali kepada diri kita masing-masing,”imbuhnya.

Himbauan kepada rekan-rekan Notaris dengan tersusunya kepengurusan Pengda INI Kota Palembang dapat menjadikan organisasi INI rumah sekaligus wadah bagi anggota bahwa dengan adanya permasalahan, masukkan, kritik apapun bentuknya anggota Pengda INI Kota Palembang agar dapat menyelesaikan permasalahan apapapun,”Anggota dapat kembali ke rumah dan tidak harus mengadu ke tempat lain dan mengadulah ke Rumah Ikatan Notaris Indonesia,”ungkapnya.(are)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: