BANYUASIN oganpost.com - Beredarnya isu bahwa adanya pemalsuan tandatangan DPR atas pinjaman dana sebesar Rp 288M ke Mendagri oleh pemerintah kabupaten Banyuasin. Wakil ketua DPRD kabupaten Banyuasin Heriyadi HM Yusuf menegaskan bahwa semua itu tidaklah benar, sebelum mendapatkan persetujuan pemerintah kabupaten Banyuasin melalui bupati sudah mengusulkan dalam paripurna dan di ketok palu oleh Ketua DPRD bawah pinjaman tersebut telah di setujui oleh semua DPR kabupaten Banyuasin.
 " Jika ada yang merasa di palsukan mungkin secara eksternal maupun internal kami lebih mengetahui, hingga saat ini baik dari individu, komisi dan anggota lainnya tidak ada persoalan hingga dana tersebut terealisasi oleh Mendagri," ujarnya dihadapan massa Di Depan Gedung DPRD kabupaten Banyuasin Rabu (2/7).
  Lanjut dia soal isu dan hoax itu hal biasa dalam politik, dirinya juga meminta kepada massa yang berorasi untuk membuktikan jika ada salah satu dewan yang merasa di palsukan tandatangannya.
  " Buktikan siapa dewan yang merasa dipalsukan, namun sejauh ini belum ada satupun dewan yang komplin soal pemalsuan tandatangan" tegasnya
   Dari itu lanjut Heriyadi, dirinya meminta kepada masyarakat untuk mendukung program pemerintah kabupaten Banyuasin saat ini, adanya peminjaman tersebut dilakukan untuk membangun 7 ruas jalan poros yang selama ini menjadi dilema bumi Sedulang Setudung.
  " Pinjaman itu untuk masyarakat, bukankah masyarakat selalu mengeluhkan soal jalan. Nah sekarang kita mau bangun jalan dengan cara berhutang kenapa jadi persoalan. Sekali lagi saya tegaskan tidak ada pemalsuan tandatangan dan semua Anggota DPR semua menyetujui atas pinjaman tersebut." Tegasnya.
(Armadi)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. Izin promo ya min ^^
    b0la, c4s1n0, $a8un9 4yam, dll hanya di Upd4te Bett1ng, yukk buruan..

    ReplyDelete