Junatan Ibrahim
Kayuagung oganpost.com-Junatan Ibrahim lahir Cintaraja 28 Mei 2013 anak dari pasngan Abdul Aziz dan Ibu Siti Soleha beralamat di lingkungan 3 Rt 08 risan jenaman Celikah Kayuagung berkeinginan semasa mengenyam pendidikan usia dini di TK Pertiwi Kayuagung untuk bersekolah di SD Islam Terpadu(IT) Bina Insani Kayuagung terwujud sudah.

Sekolah SD IT Bina Insani Kayuagung yang sudah teragreditasi A menjadi pilihan utamanya Junatan Ibrahim untuk melajutkan kejenjang sekolah dasar,ditahun ajaran baru di tempat sekolah yang baru SD IT Bina Insani

Sekolah favorit yang memang menjadi pilihannya,tampak kegembiraan terlihat diraut wajahnya ,apa yang menjadi keinginannya untuk bersekolah di SD IT Bina Insani Kayuagung tercapai sudah.

Semangat harus terus ditanamkan untuk menggapai cita-cita dan masa depan yang lebih baik,menjadi anak yang berprestasi dan selalu membanggakan orang tua,ini yang menjadikan dasar Junatan Ibrahim menjatukan pilihannya untuk bersekolah SD IT Bina Insani yang memiliki visi menjadi lembaga pendidikan islam yang mencetak generasi cerdas yang mencintai Allah dan Rosulnya mengusai sains dan teknologi sehingga tegak kejayaan islam.

Selain visi sebagai pendidikan islamSD IT Bina Insani juga mempunyai misi membentuk generasi rabbani yang hidup dengan Al Qur’an dan As Sunnah.

Berakhlak mulia,cerdas terampil,berbadan sehat kuat,mengembangkan potensi siswa sesuai minat dan bakat ,menumbuhkan kreativitas ,mandiri,mengenal dan berinteraksi dengan kemajuan teknologi serta membekali dengan penguasaan sains,ini juga yang menjadi dasar dukungan orang tua Junatan Ibrahimuntuk bersekolahdi SD IT Bina Insani Kayuagung.(

"Ya memang SD IT Bina Insani Kayuagung ini merupakan sekolah dasar idaman ananda junatan saat masih dibangku TK Pertiwi Kayuagung,alhamdulillah terwujud,kita selaku orang tua selalu supord apa yang di cita-citakan junatan,apalagi SD IT Bina Insani kayuagung ini sangat disiplin,jam 7.15 harus sudah ada diruangan belajar, setiap pagi siswa diajak shalat dhuha ini sangat mendidik," ujar ibu Soleha kepada wartawan saat mengatar Junatan sekolah rabu(24/7/2019).

Dikatan dia bukan hanya itu yang diterapkan setiap hari anak- tidak boleh membawa uang jajan lebih dari Rp 2000 bahkan SD IT Bina Insani menerapkan hari jumat hari tanpa jajan,"Jumat anak-anak dilarang bawa uang jajan dan setiap hari anak boleh bawa uang jajan hanya sebesar 2000 rupiah juga diperbolehkan bawa makanan dari rumah yang kita senang disini satu Rombongan Belajar(Rombel) ada 25-27 anak yang diasuh oleh 2 orang guru,tentu cara mengajar seperti ini akan efektip bahkan anak kelas 1 pulang jam 12.30 siang usai diajak shalat dzuhur,sunggu disiplin,"ungkapnya bangga.(ziz)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. Numpang promo ya min^^
    Ay0 d4ftarkan dir1 And@ di Upd4te 8ett1n9
    Whatsapp +855 979 542 957

    ReplyDelete