OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Pemkab Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel siap mendampingi keluarga 2 Anak Buah Kapal (ABK) Long Xing 629 berbendera China yang dilarung ke laut. 

Sekretaris Daerah OKI H Husin S.Pd mengatakan melalui Camat Sirah Pulau Padang Pemkab sudah mendapat laporan keadaan keluarga yang 2 orang ABK tersebut.

"Kita akan dalami terkait kontrak kerja, hak-hak yang bersangkutan apakah sudah dipenuhi oleh perusahaan termasuk soal asuransi dan kecelekaan kerja. Kita Pemkab akan mendampingi"ujar Sekda Husin di Kayuagung Jum,at, (8/5).

Sebelumnya Kepala Desa Serdang Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang OKI Dodi Yansen membenarkan bahwa 2 Orang ABK masing-masing Sepri (26) dan Ari (25) merupakan warganya.

Diceritakan Dody 2 (dua) orang tersebut di atas bekerja di kapal melalui penyalur PT Karunia Bahari Samudra(KBS) yang berkedudukan di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dan di pekerjakan di kapal ikan merk FV LONG XING 629 dan kemudian di pindahkan ke kapal merk TIAN YU nomor 8. 

Pada tanggal 29 Desember 2019 pihak keluarga (orang tua korban) dikabari oleh perwakilan dari pihak PT Karunia Bahari Samudra dan disuruh ke Pemalang Jawa Tengah.

"Tanggal 5 Januari 2020 keluarga berangkat ke Pemalang setibanya disana di kabari bahwa Sapri sudah meninggal dunia sekira tgl 21 Desember 2019 dan mayat sudsh di larung dilaut,"ujar Dodi.

Demikian dengan keluarga Ari tambah dia,atas pemberitaan viral di media, Pihak keluarga menurut Dody merasa keberatan terutama penyebab dari meninggalnya korban yang dikatakan sakit dan pemakaman dilakukan secara Islam

"Keluarga mempertanyakan pernyataan agen penyalur dan hak-hak korban yang belum dipenuhi,"tambah Dody.(red)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. IONQQ poker menyediakan :
    BONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
    BONUS REFERAL 20% seumur hidup
    Sedia deposit pulsa juga (min 25rb)

    ReplyDelete