Robohkan Petarung Filipina, Elipitua Siregar Tak Sabar Duel Lagi di ONE Championship

Petarung MMA Indonesia Elipitua Siregar ingin kembali bertanding di ONE Championships.(Dok. ONE Championship )
Bintang MMA (Mixed Martial Arts) Indonesia, Elipitua Siregar, siap untuk kembali bertanding di ONE Championship usai meraih kemenangan penting dalam kariernya pada 20 Mei 2022.  Elipitua Siregar mampu mengalahkan petarung MMA asal Filipina, Robin Catalan, lewat kuncian Anaconda choke pada ronde pertama dalam duel di ONE Championship bulan lalu.  Kemenangan tersebut berperan penting dalam mengembalikan kepercayaan diri petarung berjuluk "The Magician" itu usai menderita kekalahan pada Januari lalu.  

Elipitua tetap setia pada permainan gulatnya dan bersabar dalam melancarkan serangan demi membawa Robin Catalan menuju kanvas. Tak disangka, ia berhasil mengunci sang lawan dan mengeksekusi jurus pamungkas pada menit 2:58 ronde pembuka.

Atlet kelahiran Medan itu tak menyangka bisa menang cepat. Apalagi, lawannya sudah lebih banyak mengeyam pengalaman dan pernah mengalahkan dua atlet MMA Indonesia, Adrian Mattheis dan Stefer Rahardian.  

"Saya mengiranya dia punya kemampuan ground dan grappling yang lumayan. Tidak menyangka bisa buat di tap dan menyerah," kata Elipitua dalam rilis yang diterima Kompas.com.  

"Saya juga tidak menyangka dia bisa kena (kuncian) seperti itu. Awalnya saya prediksi akan kesulitan dan bakal menang submission pada (ronde) dua atau tiga," tuturnya menambahkan.  

Kemenangan atas Robin Catalan merupakan yang kelima dalam karier Elipitua di ONE. Yang istimewa, semua raihan tersebut didapat lewat penyelesaian. Empat kemenangan didapat lewat kuncian dan satu lagi melalui TKO.

Adapun dua kekalahan Elipitua terjadi pada ronde ketiga, masing-masing lewat kuncian dari Liu Peng Shuai dan TKO dari Senzo Ikada. Artinya, ia tak pernah berlaga hingga detik terakhir untuk mendapat penilaian dari juri.

Hasil melawan Robin Catalan juga menjadi pembalasan atas kekalahan dua rekan senegaranya dalam pertandingan sebelumnya. 

Dengan kemenangan ini, asa Elipitua untuk menembus peringkat resmi ONE Championship kembali terbuka. Namun, ia tidak jemawa dan menganggap jika jalan menuju ranking teratas masih jauh. 

"Masih banyak kompetitor kuat lain di divisi saya (strawweight). Bahkan sekarang masuk 10 besar pun sepertinya belum," ujar pria 26 tahun tersebut. 

Ingin aktif bertanding tahun ini 

Dengan rasa percaya diri yang meningkat serta kemampuan yang terus terasah, karier Elipitua di ONE bisa semakin bersinar.  Saat ini, divisi strawweight memang kian berkembang dengan kehadiran berbagai bintang yang tengah naik daun seperti Jarred Brooks (Amerika Serikat) dan Bokang Masunyane (Afrika Selatan).  

Hal ini menjadi motivasi bagi Elipitua untuk semakin mempertajam kemampuannya, baik dalam pertarungan atas maupun bawah.  Juara gulat nasional ini pun berharap bisa kembali bertanding di pentas global ONE Championship dalam waktu dekat.  

"Kalau saya dan pelatih harapannya ingin sekali lagi bertanding tahun ini kalau ada kesempatan," kata dia.  Adapun Elipitua juga mengatakan bahwa sebelum melawan jajaran elite, ia ingin menjajal rival yang selevel dengannya. 

"Lawan yang satu rekor dengan saya dulu saja. Saya kan baru tujuh kali main," kata Elipitua.(KOMPAS.com)


No comments

Powered by Blogger.