KAYUAGUNG oganpost.com-Pelantikan kepala desa terpilih hasil pilkades serentak 2019 di Ogan Komering Ilir (OKI) yang dilaksanakan di desa-desa merupakan keinginan para kepala desa terpilih tersebut agar sumpah janji yang mereka ucap disaksikan langsung oleh warga nya.

"Kami dipilih oleh masyarakat dan masyarakat ingin menyaksikan kadesnya mengungkap ikrar janji,"ujar Kepala Desa Pantai Kecamatan Sirah Pulau Padang OKI, Bambang, SH melalui sambungan telepon, Jum'at, (24/1).

Bambang yang baru dilantik beberapa hari lalu menegaskan lagi prosesi pelantikan kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019 yang dilaksanakan disetiap kecamatan merupakan permintaan dari forum kades dan masyarakat.

Terkait biaya pelantikan tambah dia keseluruhannya merupakan kesepakatan para kepala desa terpilih di masing-masing kecamatan ,"Soal biaya itu kan kesepakatan bersama tidak ada ketentuan mengikat dari PMD maupun pihak kecamatan. Tidak juga disetorkan,Teknisnya semua ada di panitia lokal,lagi pula inikan bentuk syukur dan terimakasih kepada masyarakat, masak kita undang warga ramai-ramai tidak dikasih makan,"ucapnya.

Senada dikatakan Kades Terpilih Desa Serdang Menang Dodi Yansen membenarkan jika dana pelantikan kades ini merupakan hasil kesepakatan bersama.

Dodi membantah isu yang beredar terkait ada pungutan biaya pelantikan kades yang dibebankan kepada kades masing-masing Rp10 jt / orang.

"Kalaupun 10-20 juta inikan dana pribadi kami atas kesepakatan bersama, kami yang mengolah dan membelanjakannya untuk kepentingan bersama,"urainya. 

Para kepala desa di Kecamatan Sirah Pulau Padang ungkap Dodi sengaja menggelar acara pesta dan mengundang banyak masyarakat datang dalam pelaksanaan pelantikan kemari sebagai bentuk rasa syukur bisa diamanahkan masyarakat untuk memimpin desa.

Hal yang sama disampaikan Bahri Kades pangarayan Kecamatan Tanjung Lubuk OKI menurut dia kalau ada yang mengeluh soal pungutan atau apalah itu kedengarannya lucu,"Inikan untuk warga kita juga dan sebelumnya sudah ada musyawarah bersama jikalau Pemda laksanakan pelantikan serentak di Kayuagung tentu warga kita tak bisa saksikan,"tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) OKI, Hj. Nursula S. Sos mengatakan, pihaknya memfasilitasi keinginan para kades untuk dilantik dihadapan masyarakat desa. 

"Kita fasilitasi keinginan kades terpilih, soal acara sesederhana mungkin itu tidak masalah yang penting khidmat dan berjalan lancar"terang Nursula Jum'at (23/01/2020).

Masih kata dia, menindaklanjuti Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Pemkab telah memfasilitasi Biaya pemilihan Kepala Desa serentak 2019 yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 

"Di undang-undangkan jelas yang dibiaya Pemda adalah proses pemilihan baik Pengadaan surat suara,kotak suara, kelengkapan peralatan lainnya, honorarium,bimbingan maupun pengawasan dan pengamanan,untuk pelantikan memang tidak disebutkan ungkapnya.(ziz/red)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. Ayo kunjungi kami (IONQQ".COM) dan daftarkan diri Anda
    deposit, mainkan dan menangkan taruhannya
    whatsapp +855 1537 3217

    ReplyDelete