O-News Sport

Korban Amri saat dibawa ke rumah Duka
 Oganpost.com - Sungguh Naas nasib yang dialami Amri (55 ) warga Desa Sungai Semut, Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan. Dirinya tewas seusai di terkam buaya muara,  pada saat tidur di Spedboad bersama kedua temannya Yasiman (28) dan Suwarno(37) bersama-sama tengah menjaga alat berat berupa exapator milik Suwarno yang tengah membuka lahan baru.
   Kepala Desa Sungai Semut Herman Andhaq ( 42 ) menerangkan kepada wartawan, dirinya ikut serta mengevakuasi korban, berhubung lokasi kejadian sangat jauh dari pemukiman warga terutama Puskesmas , karena terlalu banyak mengeluarkan darah dari luka bekas terkaman buaya akhirnya Amri yang merupakan seorang duda tersebut menghembuskan nafas terakhir.
  " Korban ini sehari-harinya adalah seorang petani, namun korban sering mencari seseran yaitu menjaga alat exavator.  Kejadian Di Daerah Solok Batu Air Saleh, waktu kejadian tengah malam sekira jam 01:00wib." Ujarnya.
  Lanjut dia, menurut saksi mata yang merupakan rekan kerja korban yang tengah menunggu alat berat, almarhum terbangun ketika mendengar ada suara anjing menggonggong di dekat exapator, mendengar gonggongan anjing tersebut korban langsung keluar dari Spedboad.
   " Korban baru saja keluar dari Spedboad, tiba-tiba saksi mata yaitu Suwarno dan rekannya Yasiman  kaget saat mendengar ada teriakan histeris dari korban, setelah dilihat ternyata korban sudah diterkam Buaya." Jelasnya.

    Senada dikatakan Suwarno  yang merupakan teman korban, awalnya dirinya dan temannya Yasiman sempat panik dan meninggalkan korban yang tengah merenggang nyawa dari terkaman buaya.
  " setelah berlari beberapa meter Tiba-tiba saja kami sadar bahwa ada teman kami yang tengah merenggang nyawa, dengan sepontan kami kembali dan langsung menyerang buaya tersebut dengan tombak dan peralatan seadanya,"Ungkapnya.
 Masih kata Sawarno, mungkin karena di gempur habis-habisan akhirnya korban di lepaskan Buya tersebut dan pergi meninggalkan korban.
   " setelah jazad korban berhasil kami amankan kamipun langsung meminta pertolongan terutama Kepala Desa, sekira pukul 03:30 wib kades dan warga yang lain datang memberikan pertolongan, tepat pukul 05 wib korban menghembuskan nafas terakhir karena kehabisan darah, " ungkapnya sembari berlinang air mata seakan menyesali kejadian tersebut.




(Armadi)
Proses Pelantikan Pejabat Struktural Eselon II,III Dan IV Pemkab Kabupaten Banyuasin Di Taman Makam Pahlawan.


BANYUASIN OPO - Sebanyak 307 Pejabat struktural eselon II, III dan IV dilingkungan pemerintah kabupaten Banyuasin malam tadi di Lantik. Adapun lokasi Pelantikan tepat Di Taman Makam Pahlawan Pemerintahan Kabupaten Banyuasin Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin.
    Menurut Bupati Banyuasin H. Askolani, SH.MH  yang dimpingi wakil Bupati Banyuasin H. Slamet S, SH. Dirinya sengaja melakukan Pelantikan di tempat tersebut dengan tujuan untuk mengingatkan para pejabat yang dilantik bahwa jabatan itu hanya sementara dan pada akhirnya semua akan kembali kepada sang pencipta.
  " Tadi telah disimak bersama petikan sumpah pelantikan, dengan di lakukanya pelantikan malam ini dan saudara disumpah disaksikan oleh diri sendiri disaksikan oleh semua yang hadir pada malam hari, ingatlah bahwa jabatan ini hanya sementara dan kita semua pasti akan kembali kesini, oleh sebab itu jagalah amanah ini, jangan membuat anda menjadi bersombong diri," ungkapnya Jum'at pukul 00:00 Wib (22/3).

 Lanjut dia, dalam pelantikan ini  banyak yang merasa senang serta bergembira, ada juga yang merasa kecewa atas jabatan baru atau posisi yang baru, namun  yang sabar karena  semuanya itu pasti ada hikmahnya terhadap jabatan-jabatan tersebut. Dirinya sadar dengan wakil bupati terkait dalam mengambil kebijakan dan keputusan ini, inilah yang terbaik yang bisa ia  lakukan kepada saudara-saudara sekalian yang telah diberikan tugas. 
" Kami berharap untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya dan sebagus-bagusnya sesuai dengan tupoksi tugas saudara-saudara masing-masing. Tugas kita membangun  Banyuasin bangkit adil dan sejahtera yang didalamnya ada 7 program pokok yang harus kita aplikasikan," ujarnya.
 Masih kata Bupati, untuk menyampai semua itu, tentunya harus bekerja keras, bekerja yang cerdas dan tentu kerja yang ikhlas. InsyaAllah apa yang sudah saudara lakukan, dan kerjakan pasti dapat imbalan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala.
  " mulai malam hari ini kami akan membentuk tim dari tingkat kabupaten yang akan membuat penilaian khusus terhadap bapak ibu dan saudara saudari yang telah diberikan amanat tugas jabatan yang sudah dilantik pada malam hari ini. Tugas di depan anda sudah menunggu dengan tanggung jawab yang sangat besar dan bagi yang belum mendapat kesempatan jabatan yang baik jangan berkecil hati, ibarat pepatah
Meskipun mas dibenamkan di dalam lumpur pasti akan jadi emas tapi sebaliknya kalau dia perak diletakkan di manasaja tetap menjadi perak, saya hanya berpesan dengan dilantiknya di makam pahlawan ini, kita semua yang menjadi pelayan masyarakat dapat selalu menjadi pahlawan bagi masyarakat Kabupaten Banyuasin yang selalu kita cintai ini," tegasnya.
(Armadi)
Bupati Banyuasin, Marzuki Alie Dan Zulkifli Kepala Litbang Kabupaten Banyuasin.


BANYUASIN OPO - Kabupaten Banyuasin hari ini mengadakan Musrenbang dengan tema " sinergitas meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera. Acara yang digelar Di Gedung Geraha Sedulang Setudung kompleks perkantoran Kabupaten Banyuasin.
  Dalam acara Musrenbang RKPD tersebut Bupati Banyuasin  bekerja sama sekaligus melakukan MOU dengan tiga instansi yaitu, Pendidikan, Investor dan Pemerintahan serta mendatangkan narasumber khusus yakni Dr H. Marzuki Alie, SE, MM mantan Ketua DPR-RI periode 2009-2014 dan Rektor Universitas Indo Global Mandiri, Palembang.
  Dalam kata sambutannya sekaligus pembukaan Musrenbang Bupati Banyuasin. H. Askolani, SH. MH di dampingi Wakil Bupati H. Slamet S, SH berpesan kepada segenap instansi dan OPD yang ada di lingkungan kabupaten Banyuasin agar fokus dan senantiasa menjaga sinergitas sehingga terwujud kabupaten Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera.
 " Semoga melalui Musrenbang RKPD tahun 2020 ini para staf dan jajaran pemerintah kabupaten Banyuasin selalu fokus dan saling Bersinergitas serta tidak melenceng dari garis RKPD dan 7 Program utama Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera," ujar Bupati Kabupaten Banyuasin kepada wartawan usai acara Musrenbang Kamis (21/3).
 Lanjut dia, semoga dengan terjalinnya hubungan kerjasama antara pendidikan, perusahaan dan pemerintahan ini, kabupaten Banyuasin dapat menjadi kabupaten percontohan se-sumsel.
  " Ia kita sudah menjalin kerjasama dengan Dr.Ir karlin Agustina. MSI IBA Palembang.Indo Global Mandiri, Bina dharma, Dr. Sunda Ariana, dan mengahasilkan kepala Bappeda provinsi Sumatera Selatan, serta pihak-pihak perusahaan CSR. Muda-mudahan saja dengan adanya Musrenbang ini kabupaten Banyuasin dapat menjadi kabupaten yang benar-benar Bangkit Adil dan Sejahtera," tegasnya.

   Sementara itu, Dr H. Marzuki Alie, SE, MM Rektor Universitas Indo Global Mandiri Palembang, menjelaskan dirinya jauh-jauh datang dari Jakarta hanya untuk mensupport Bupati yang memiliki mimpi besar, melalui program Triple Halig.
  " Banyuasin ini memiliki potensi yang cukup besar, namun sayangnya belum tergali, namun muda-mudahan dengan diterapkannya kerjasama Triple Halig yaitu  kerja sama dengan tiga pihak . 1. Kerja Sama Antara Akademis C, 2. Dunia Bisnis dan 3. Government mimpi besar Bupati Banyuasin untuk mewujudkan kabupaten percontohan se Sumsel yang Bangkit Adil Dan Sejahtera dapat terwujud," tutupnya.

(Armadi)