O-News Sport


Para pedagang buah di sepanjang jalan Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.



BANYUASIN oganpost.com - Sepanjang jalan antara Kecamatan Rantau Bayur dan Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin provinsi sumatera selatan tepatnya Simpang Desa Pelajau Ilir , mendak heboh karen ada pasar buah dadakan. Selain menyediahkan buah dengan harga murah disini juga menyediakan berbagai macam jenis buah seperti Rambutan, Duku, Durian dan Cempedak, yang tentunya mencuri perhatian dan selera pencinta buah alam tersebut.
   Zuryati salah satu warga Pangkalan Balai kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin menjelaskan dirinya sendiri sempat singgah melihat dan memilih buah-buahan yang ada.
  " Kalau sudah dikios di pinggir jalan lintas atau pedagang buah sungguhan di pasar buah, buah-buahan ini sudah mahal. Berbeda dengan di desa ini, buah-buahan tersebut sangat murah," terangnya kepada wartawan Selasa (15/1).
   Senada dikatakan Dijah(40) (bukan nama sebenarnya) salah satu pedagang buah yang mangkal di pinggir jalan desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III. Buah yang mereka jual ini semuanya asli dan masak di batang.
   " Yang jual itu banyak kalau pagi, kalau sudah Siang tinggal sekitar  5 sampai 6 orang yang masih bertahan. Alhamdulillah dari para pembeli yang mau kekota kabupaten Banyuasin yaitu Pangkalan Balai, maupun yang mau pulang kedesa-desa tetangga buah kami laris manis," ungkapnya.
  Masih kata dia, Untuk harga cempedak yang besar Rp 15.000 perbuah , ukuran kecil Rp10.000 buah.
" Kita jual murah, buah durian kami jual dengan harga bervariasi, mulai dari harga Rp15.000 sampai dengan Rp 25.000 tegantung ukuran, untuk buah rambutan sekilo Rp 10.000,per Kg dan duku  Rp15.000 per kg." Tegasnya.

(Armadi)


INDRALAYA, OganPost
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir manfaatkan Ogan Ilir expo Tahun 2019 untuk penggalangan dana bencana alam gempa tsunami Selat Sunda, Banten dan Lampung.

Aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh PWI Ogan Ilir ini, Rabu (09/01) cukup menarik perhatian dari semua pihak yang ada di stand Ogan Ilir expo yang digelar Pemkab Ogan Ilir dalam rangka HUT Ogan Ilir ke-15 tahun.

Betapa tidak dengan membawa kotak bertuliskan bantuan korban bencana alam Tsunami Selat Sunda, para rombongan PWI ini berkeliling dari satu stand ke stand yang lainnya guna menghampiri penjaga maupun pengunjung stand yang hadir saat itu untuk meminta agar mau berpartisipasi menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada korban gempa yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Alhasil aksi sosial para awak media ini tidaklah sia-sia belaka karena setiap yang dikunjungi cukup antusias memberikan bantuan secara sukarela.

Bahkan aksi kuli tinta ini mendapat apresiasi dan respon positif dari berbagai pihak baik dari pejabat Pemkab Ogan Ilir sendiri maupun dari pengunjung.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Camat Tanjung Raja, Erwin Sani, dirinya sangat bangga atas kinerja PWI Ogan Ilir yang menurutnya patut dicontoh oleh organisasi lain di Kabupaten Ogan Ilir dalam kegiatan sosial seperti yang dilakukan sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dan kedepan diharapkan kiranya menjadi agenda rutin dalam setiap kegiatan yang sifatnya sosial menyentuh langsung ke masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan pengunjung, Dicky, sebagai pemburu berita harus peka dan peduli terhadap kejadian yang menimpa di sekeliling terutama menyangkut kemanusiaan yang membutuhkan uluran tangan dari semua pihak.

Sementara itu Plt Ketua PWI Kabupaten Ogan Ilir, Yasandi mengatakan, kegiatan penggalangan dana peduli gempa tsunami Selat Sunda yang digelar memang sengaja memanfaatkan momen OI expo tersebut mengingat acara itu pasti akan ramai dikunjungi.

Selain itu, diyakini para pengunjung pasti tidak akan keberatan jika hanya menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban gempa karena bantuannya bersifat sukarela.

Untuk itu, Yasandi mewakili rekan media yang bertugas di Ogan Ilir mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartipasi.

“Selanjutnya kegiatan akan terus dilakukan hingga penutupan OI expo. Dan bagi yang ingin menyalurkan bantuan silahkan datang ke stand PWI Ogan Ilir sebagai posko bantuan”, ujar Yasandi mengakhiri.
(frd)
Obat kuat herbal Ilegal yang diamankan polres Banyuasin.

BANYUASIN OPO - Karena meresahkan atas beredarnya obat-obatan (Obat Kuat-Red) yang tidak memiliki izin edar, jajaran Polres Amankan Agusrial bin Tando warga Sedompo Kelurahan Betung Kecamatan Betung kabupaten Banyuasin.
  Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem. SIk mengatakan barang siapa yang sengaja mengedarkan farmasi tanpa izin edar maka akan di jerat 
Dengan pasal pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.
  " TKP di Jalan Palembang Betung  Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin 3 Kabupaten Banyuasin, Uraian singkat kejadian pada hari Rabu tanggal 5 Desember 2018 sekira jam 23.00 WIB di Jalan Palembang Betung satreskrim Polres Banyuasin melakukan ungkapan tidak pidana dengan saja mengedarkan Farmasi atau obat palsu." Terangnya pada Jumpa pers Rabu (9/1) di halaman Mapolres Banyuasin.
   Lanjut dia Barang bukti yang di amankan satu kardus obat-obatan yang terdiri dari berbagai macam obat kuat seperti Separta x , linta Papua,  urat madu  dan abat kuat asal Cina dan Amerika.
  " 1 kotak merek Amerika black and yang merupakan produk luar yang harus adanya izin edar sesuai dengan Balai POM maupun undang-undang kesehatan sesuai dengan yang sudah ada label halal." Tegasnya.
(Armadi)