O-News Sport

OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Wujut peduli terhadap sesama Kodim 0402 Kabupaten OKI Provinsi Sumatera berikan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun II, RT IV dan VII kampung pulau seribu Desa Selapan Ilir Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI selasa(11/5/2021)

Dandim 0402 OKI Letkol CZI Zamroni SSos melalu Kasdim OKI Mayor Chk Ernanda Laksanawan SH usai memberikan bantuan secara langsung itu  mengatakan kepada wartawan dimana bantuan yang diberikan berupa beras 20 karung(10 kg/karung),sarung 20 lembar, pakaian koko 20 lembar, sajadah 20 lembar, minuman ringan 20 dus,pakaian layak pakai 12 kotak dan mukena 20 lembar. 

"Kodim 0402 OKI turut prihatin atas musibah kebakaran ini,kami berharap kiranya masyarakat yang ditimpah musibah diberikan kekuatan serta diberikan kesabaran dalam menghadapinya,semoga bantuan yang diberikan Kodim 0402 OKI dapat berguna dan bermanfaat sesuai dengan kebutuhan,"ujarnya singkat. 

Dari pantauan dilapangan tampak mendampingi Kasdim Mayor Chk Ernanda Laksanawan SH saat memberikan bantuan Pasi Intel Kodim 0402 OKI Lettu Inf Taufik, Pasiter Kapten Inf Widodo,Danramil Tulung Selapan Kapten Inf Hutagaol,Camat Tulung Selapan Jemi,Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno dan Kades Selapan Ilir H Hoyen. 

Perlu diketahui sebelumnya Kebakaran terjadi di permukiman warga di di Dusun II, RT IV dan VII Kampung Pulau Seribu, Desa Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir terjadi pada senin(10/9/2021) sekira pukul 01.00 dini hari. 

Akibat peristiwa tersebut sebanyak 17 rumah milik warga hangus dan rata dengan tanah,dampak kejadian ini 28 Kepala Keluarga (KK) dan 97 jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan tidak sempat untuk menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.(ziz) 



PALEMBANG oganpost.com-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bank Mandiri Palembang, Lourentius Aris Budiyanto menyatakan mendukung penuh Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid yang diusung Forum Silahturahmi Pemuda Sumatera Selatan (FSPSS) kerjasama dengan SMSI Sumsel. Hal ini terungkap saat audiensi Pengurus FSPSS dan SMSI Sumsel dengan Kakanwil Bank Mandiri Palembang di Kantor Pusat Kanwil Bank Mandiri Palembang Jalan Kapten A Rivai Palembang, Selasa (11/5).

Laurentius mengatakan Bank Mandiri sebagai perusahaan perbankan milik pemerintah sangat konsen terhadap kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian terutama skala UMKM. Diakuinya, pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih melanda sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian terutama bagi pelaku usaha skala UMKM.

 "Kita sangat peduli terhadap keberadaan UMKM apalagi di masa pandemi seperti ini. Kegiatan Program 100 Gerobak UMKM terdampak Covid yang akan diusung ini insya Allah akan kita support," kata Laurentius seraya berharap dengan adanya sinergi SMSI di dalam program ini diharapkan pihaknya juga dapat mempromosikan beberapa program unggulan Bank Mandiri.

Di tempat yang sama, Ketua FSPSS, Ir Deliar Marzukie MM menjelaskan Program 100 Gerobak UMKM terdampak covid 19 ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dengan sudah terealisasi beberapa gerobak. Adapun segmen 100 Gerobak ini diakui Deliar dengan tujuan mendongkrak perekonomian terutama di Sumsel. 

"Kita libatkan 200 tenaga kerja karena per gerobak akan dikelola 2 tenaga kerja yang siap pakai. Kita sudah melakukan pelatihan terhadap mereka yang akan mengelola gerobak. Fokus pada penjualan goreng-gorengan seperti pisang goreng kipas dan beberapa jenis penganan kecil lainnya. Pokoknya per gerobak nantinya siap dorong saja. Mulai dari fasilitas gerobak yang prima sampai kepada stok bahan baku seperti pisang, minyak goreng, tepung terigu dan berbagai keperluan lainnya termasuk nantinya lokasi titik gerobak ditempatkan," kata Deliar seraya menegaskan bahwa Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid ini nantinya diharapkan akan diluncurkan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru dengan dihadiri langsung oleh Menteri Sandiaga Uni dan Ketua SMSI Pusat Bapak Firdaus pada saat launching di Griya Agung Palembang.

Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid 19 ini juga didukung PT Bukit Asam Tbk serta beberapa BUMN/BUMD di Sumsel lainnya. 

Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri mengatakan SMSI Pusat dengan didukung Menteri Sandiaga Uni mengusung Program Kampung Ekonomi Kreatif Digital yang disebar di seluruh Indonesia. Khusus Sumsel disebutkan Jon sudah berlangsung di OKU Timur dengan mengandeng beberapa pelaku UMKM memasarkan produk mereka melalui jejaring anggota SMSI di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. 

"Kita sudah laksanakan di Kabupaten OKU Timur dengan Program Kampung Digital Enkraf. Kita berharap dengan adanya Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid ini, SMSI Sumsel dan didukung seluruh anggota SMSI se-Indonesia dapat ikut mempromosikan secara gratis sehingga upaya mendukung kegiatan UMKM di Sumsel umumnya dan di Palembang khususnya dapat tersentuh," kata Jon seraya menyebutkan dengan kekuatan 160 an anggota SMSI Sumsel  dan hampir 1.600 anggota SMSI se-Indonesia, pihaknya optimis dapat ikut serta menyukseskan Program 100 Gerobak UMKM Terdampak Covid 19 ini.( SMSI sumsel) 
MUBA SEKAYU oganpost.com-Para pengunjung Cafe Kiraku Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba dibubarkan Polisi Polsek Sekayu pasalnya pengelola cafe dan pengunjung tidak mengindahkan surat edaran Bupati Muba tentang PPKM dan telah melanggar Protokol kesehatan Covid - 19. Senin, (10/05) Pukul 22.30 Wib malam tadi. 

"Surat edaran Bupati sudah di Berikan, tapi pengelola Dan pengunjung justru tidak mengindahkan. Maka dengan itu kita Berikan Himbauan untuk segera meninggalkan lokasi,"kata Kapolsek Sekayu IPTU M.Akib Firdaus, SE mewakili Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH Sik yang turun langsung. 

Dijelaskan Akib, Bupati Muba telah mengeluarkan Surat edaran Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro Kepada seluruh pemilik cafe untuk menutup Cafe pada Pukul 19.00 Wib. 

"Kita datang, kita temukan masih ramai pengunjung Dan banyak yang tidak Mematuhi Protokol Kesehatan seperti tidak menggunakan masker," kata Akib. 

Polisi yang mendapati kondisi demikian, lanjut Akib, pihaknya langsung bergerak memberikan Himbauan Kepada pengunjung untuk Mematuhi Protokol Kesehatan Dan tentang PPKM edaran bupati agar juga membubarkan Diri,"Kita Lakukan pembubaran itu dengan humanis dan dengan segera meninggalkan tempat cafe,"tandasnya. 

Tak sampai disitu, Polsek Sekayu langsung menyisir ke tempat yang lain, alhasil tidak ditemukan yang membuka lagi.(Sof).