Baru 6 Bulan Dibangun Talut Ambruk

OI Indralaya oganpost.com–Pembangunan Talut (Tembok Penahan Tebing) di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) menuai kontroversi,betapa tidak, proyek senilai Rp.900 juta yang baru 6 bulan dibangun tersebut ambruk. Proyek yang dibangun diatas Daerah Aliran Sungai (DAS) membuat sisa material bangunan berhamburan di sungai.

Akibatnya, akses jalan menuju pemukiman warga tersebut nyaris putus dan membuat mobilitas warga agak terhambat,Akibat kejadian ini warga pun mengaku kesal dan kecewa. Masyarakat pun heran dan bertanya-tanya atas kejadian tersebut.

Karyadi (55), salah seorang warga setempat mengaku akses jalan di daerah mereka nyaris putus,"Masa baru 6 bulan sudah ambruk,jalan dekat rumah kami longsor dan nyaris putus,”katanya.

Menanggapi hal tersebut, Azmi A Hadi anggota DPRD OI dari Daerah Pemilihan (Dapil) III menegaskan, proyek tersebut asal asalan,"Saya minta kontraktor dan dinas terkait bertanggung jawab, kalau tidak kami akan melaporkan permasalahan ini kepada pihak yang berwajib,”tegasnya.

Terpisah, terkait dengan permasalahan tersebut, Fauzi ST MSi Kepala Bidang Program dan Pembangunan Dinas PU Bina Marga OI, berkilah proyek tersebut ada sangkut pautnya dengan PU BM,dikatakan dia, untuk jalan cor beton memang pihaknya yang menangani, namun untuk proyek Talut dirinya mengatakan tidak tahu.

"Jalan cor beton memang kami yang mengerjakannnya, tapi kalau Talut saya tidak tahu Dinas mana yang menganggarkannya dan kontraktor mana yang mengerjakannya,sejauh ini memang sudah ada laporan masyarakat terkait permasalahan tersebut, dan Insya Allah mudah-mudahan 2016 diperbaiki,"jelasnya.(arie)

No comments

Powered by Blogger.