Rakor antisipasi Karhutla yang di gelar Pemkab Lahat bersama Polres Lahat dan Kodim 0405
LAHAT oganpost.com-Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan terlebih 40 persen wilayah Kabupaten Lahat merupakan wilayah gambut, yang sangat rentan terbakar. Pemkab Lahat membentuk tim gawat darurat bencana. Jika berkaca ditahun sebelumnya banyak ditemukan titik api tersebar di 22 kecamatan.

"Tim dibentuk sebagai antisipasi apalagi dari kemungkinan kemarau yang rentan kebakaran,"Terang Sekretaris Daerah Lahat, Nasrun Aswari, SE dalam rakor hadapi kebakaran dan kebakaran hutan (karhutla), bersama Polres Lahat dan Kodim 0405, yang dihadiri Dinas Satpol PP dan Damkar, BPBD, BLH, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Camat se Kabupaten Lahat.

Dikatakanya tim gawat darurat bencana, dan penangananan kebakaran bukan hanya di Kota Lahat, dirinya menekankan pada pejabat ditiap kecamatan, dapat bergerak cepat dan tanggap jika terjadinya bencana kebakaran hutan. "Tripika harus ambil tindakan cepat. Seperti membuka dapur umum, tidak harus menunggu adanya bantuan dari pemerintah dulu, karna ini menyangkut hajat orang banyak," harap Nasrun.

Ditempat yang sama Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIK, melalui Kabag Ops Kompol Heri Lawata menjelaskan, tahun 2015 terdapat 22 titik api, sedangkan ditahun 2016 menjadi 23 titik api. Dalam beberapa tahun ini, Indonesia dicap oleh negara tetangga sebagai penyuplai polusi asap. Untuk itu langkah antisipasi sebagai unit pencegahan kebakaran, harus segera terbentuk. "Kalau masih ada yang lakukan pembakaran hutan, pelakunya akan mendapatkan sanksi hukum yang tegas. Kita tak ingin Kabupaten Lahat dicap, sebagai Kabupaten penyuplai asap," tegasnya.(heri)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: