atu minggu beberapa wilayah di Kabupaten Muba terendam banjir yang berakibat lumpuh nya perekonomian warga
MUBA oganpost.com-Sudah hampir satu minggu terakhir sejumlah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terendam.

Banjir yang melanda tersebut menghentikan gerak perekonomian masyatakat. Bahkan dampak banjir terparah terdapat di Desa Lubuk Buah, Kecamatan Batanghari Leko, Muba, menyebabkan masyarakat tidak bisa beraktifitas.

Seperti yang dialami Mustakim seorang petani karet yang harus berhenti melakukan kegiatan sehari-hari, ia mengungkapkan bahwa rutinitas sehari-harinya menjadi terganggu akibat banjir yang melanda Desa Lubuk Buah.

"Sudah seminggu terakhir dak bisa menyadap karet akibat air naik, jadi kebun-kebun karet tenggelam. Jangankan untuk menyadap karet, untuk beraktifitas sehari-hari harus menggunakan perahu," kata Mustakim, warga Desa Lubuk Buah, Selasa (7/2).

Lanjutnya, banjir yang menggenangi ini menurutnya cukup parah karena sampai 2,5 meter, sedangkan tahun-tahun sebelumnya tidak sampai separah ini. Banjir yang melanda ini melumpuhkan aktiftas warga yang ingin bertani dan berkebun."Kita berharap banjir ini segera surut agar masyarakat dapat kembali beraktifitas seperti biasa," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan, Surwani, bahwa untuk melakukan aktifitas ia menggunakan perahu, karena dengan ketinggian banjir yang mencapai 2 meter menyulitkan untuk bergerak."Karena air tinggi, kemana-mama harus menggunakan perahu, air mencapai 2 meter. Masyarakat juga sudah mengungsi, selain itu tidak bisa beraktifitas karena banjir yang melanda," ungkapnya.(sof/red)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments: