Pose Bersama Pengasuh Pompes Darul Ulum Muhammad Said & Bupati Serta Unsur Tripika
BANYUASIN oganpost.com-Disela perpisahan santri pondok pesantren Darul Ulum yang di hadiri Plh Bupati Banyuasin Ir.Supriono, kepala SKPD, wakil DPRD Banyuasin H. Askolani dan segenab anggota davil III,pengasuh pondok pesantren Darul Ulum Muhammad Said meminta agar jangan sampai ada pondok pesantren menjadi tempat politik atau kepentingan pribadi. 

Menurut dia ponpes merupakan tempat menimbah ilmu dan mencetak generasi yang beriman dan bertaqwa,"Tahun ini Ponpes kami meluluskan 99% santri dengan nilai diatas rata-rata terbaik, oleh sebab itu jangan sampai Citra Ponpes kita nodai dengan politik dan kepentingan pribadi,"imbuhnya senin (15/5). 

Dikatakannya yang menjadi musuh berat saat ini ialah hand phone(HP), karena Hp banyak membawa mudarat dari pada manfaat, oleh sebab itu di ponpes ini dirinya melarang keras santri membawa Hp,"Kami Larangan tegas membawa hp, hp tidak banyak manfaatnya namun banyak mudaratnya. Pondok Pesantren Bukan Tempat ajang politik dan kepentingan pribadi, pengaruh saat ini yang besar datang dari Hp,"bebernya 

Dilanjutkannya, Pondok pesantren jangan di buat tempat politik, apa lagi sampai menempeli baliho-baliho Balon eksekutif maupun legislative,"Kita harus kompak jangan terpecah belah oleh urusan dunia,saya dengan tegas menolak apa bila ada Balon-balon Bupati atau DPR yang menempel baliho atau spanduk, sebab ponpes tempat beribadah dan serta mencetak generasi Islamiah yang berkualitas dan bertaqwa,"pungkasnya.(madi)

ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. hai salam kenal ya,yuuk gabung di poker online kami di www.fanspoker.com || agen poker resmi dan terpercaya hanya di sini tempatnya,
    || bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||

    ReplyDelete