Mobil Milik DIsdikbud Muara Enim
Yang Mengalami Lakalantas
MUARA ENIM oganpost.com-Mobil jenis Daihatsu Luxio warna hitam diduga milik operasional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) Kabupaten Muara Enim dengan nomor polisi BG 1172 DZ, terjun bebas nyungsep ke jurang sebelah kiri tepi sungai Enim menuju simpang tiga jembatan Enim II kota Muara Enim,selasa(25/7/17)

Menurut informasi yang didapat mobil itu dikemudikan oleh ER (45) salah satu pejabat Kabid Disdikbut Muara Enim dengan rute perjalanan Tanjung Enim -Muara Enim

Sejauh ini belum diketahui Faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan tunggal ini namun dari beberapa keterangan masyarakat yang melintas di lokasi tersebut bahwa jalur satu arah yang digunakan oleh pengendara yang diduga bernama Erzalia membanting stir ke kiri karena di depannya ada kendaraan yang berhenti mendadak.

Rudi Ojeger yang mangkal di simpang jembatan Enim II yang ada di Tkp mengatakan sekitar pukul 11.30 wib tiba tiba terdengar suara benturan dan seketika pula mobil hitam itu langsung terjun.ke jurang dengan kondisi empat roda berada diatas.

"Akibatnya kendaraan sempat menghantam beberapa Tiang vor Bendera dan satu buah rambu lalu lintas uang afa disebelah kiri dan terakhir nyungsep ke dalam jurang dengan kedalaman 4 - 5 meter dengan kondisi yang cukup ekstrem (4 rota diatas),"ujarnya.

Dikatakan dia,banyaknya jumlah tiang cor bendera yang tertabrak oleh mobil ini sehingga diataranya ada pula yang jatuh di bagian depan mobil dan duga sempat mengenai kepala pengendara,"Saat ini pengendara mobil sudah dibantu oleh masyarakat dan langsung dilarikan ke RSUD HM Rabain Muara Enim guna dilakukan tindakan medis,"terangnya.

Di lokasi TKP tampak terlihat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Muzakar yang terlihat sibuk untuk melakukan upaya evakuasi terhadap kendaraan dinas tersebut.(Azhari)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: