LAHAT oganpost.com-Berbagai macam keunikan yang dimiliki oleh Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Lahat, salah satunya tradisi naikkan Bubungan diatas rumah hal tersebut ditemukan di Desa Lubuk Kepayang Kecamatan Merapi Barat,"Tradisi adat naikkan Bubungan masih dilestarikan di desa kami, tradisi ini untuk mengambil berkah agar rumah yang baru dibangun ini nyaman dihuni,tidak hanya itu disetiap sudut rumah dilakukan azan, setelah usai mengumandangkan azan dilakukan pelemparan uang recehan, pisang, kerupuk dan lainnya," ungkap Sarpindi, Senin (09/10/2017).

Dalam prosesi naik Bubungan, kata Sarpendi, biasanya masyarakat setempat menggunakan perlengkapan seperti bendera merah putih, pisang, tebu, kelapa, labu dan linggu. Masing-masing ini memiliki filosofi dalam kehidupan bermasyarakat,"Bendera melambangkan nasionalisme, Kelapa bermakna gemuk manis dan sejahtera artinya selalu diharapkan kesejatraan dalam rumah itu, labu mengartikan tempat penyimpanan/rahasia. Linggu artinya ketahanan/awet supaya rumah itu bertahan dan nyaman, sedangkan tebu yang memiliki arti manis. Manis maksudnya enak dipandang itu bermnafaat untuk masyarakat. Sedangkan anak pisang memiliki simbol untuk memperkembang biakan/mewariskan keturunan," terangnya.

Sementara itu, Adi salah seorang warga sekitar mengatakan, di pedesaan masih banyak sekali hal hal unik salah satunya naikkan Bubungan, tradisi ini tetap akan dijaga dan dilestarikan,"Setiap warga menaikkan Bubungan membangun rumah biasanya terlebih dahulu mengundang warga sekitar untuk menyaksikan acara dan mendoakan agar rumah yang dibangun bisa bertahan lama sesuai yang dininginkan pemilik rumah, kami juga berharap semoga kebiasaan baik dan unik ini tetap dipertahankan," terangnya.(Hendry).
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: