Suasana Pasar Kayuagung Dalam Kondisi Ekonomi Pandemi Covid 19
 OKI KAYUAGUNG oganpost.com-Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covit 19 di wilayah Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI warga Pedagang Pasar Kayuagung berharap kepada Pemerintah Kabupaten OKI melalui gugus tugas Covit 19 Kabupaten OKI dan Dinas Perdagangan Kabupaten OKI untuk membuat larangan sementara agar pedagang asal Kota Palembang yang ingin berjualan pada kalangan sabtu tidak di izinkan membuka lapak dagangan di pasar kayuagung.
“Ya kiranya Dinas Perdagangan Kabupaten OKI bersama steakholder terkait Gugas Covid 19 Kabupaten OKI untuk mengambil langka tegas dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid 19 di OKI dengan tidak mengizinkan sementara para pedagang asal Palembang berjualan dipasar Kayuagung pada kalangan hari Sabtu karena kita ketauhi bersama dari pemberitaan yang beredar Palembang merupakan wilayah terbanyak warganya terpapar Virus Corona bahkan sudah ditetapkan menjadi zona Pembatasan Sosial Bersekala Besar(PSBB) maka dari itu harus ada penanganan secara kongkret terkait masuknya warga Palembang ke Kayuagung,”ujar UJ salah satu pedagang pasar pagi Kayuagung kepada wartawan jum’at(15/5/2020).
 
Dikatakan dia kebanyakan pedagang dari Palembang yang datang kepasar kalangan Kayuagung pada hari sabtu didominasi pedagang pakaian bekas yang biasa disebut BJ,”Kita merasa khawatir saja kalau pedagang dari Palembang ini ada yang terpapar Covid 19 yang belum terdeteksi kesehatannya dan tentu akan menularkannya kepada pembeli yang terkontak langsung berakibat pada penularan secara masal ,ini yang kita takutkan,”ucapnya.
 
Senada dikatakan MS juga pedagang pasar pagi Kayuagung dirinya juga memintah kepada Gugas Covid 19 kabupaten OKI mengambil langka untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona dengan cara tidak membiarkan penduduk asal zona merah dan PSBB sementara tidak berdagang dipasar Kayuagung tanpa deteksi kesehatan yang jelas,”Ini kita mintah kepada pihak Dinas Perdagangan Kabupaten OKI untuk sementara tidak mengizinkan pedagang terutama dari Palembang untuk bebas berdagang di pasar Kayuagung terutama pada kalangan hari Sabtu karena hari sabtu inilah banyak pedagang dari Palembang berdatangan,upaya ini dalam rangka memutus penyebaran Covid 19 di Kayuagung khususnya,”harapnya.
 
Terpisah kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI Sudiyanto Djakfar saat dikonfirmasi terkait harapan masyarakat pegadang Pasar Kayuagung tersebut mengatakan terlebih dahulu akan mengadakan rapat internal,”Itu suatu usulan yang baik dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 di OKI,memang Palembang saat ini kasus Covid 19 di Sumsel terbanyak,hal usulan tersebut akan menjadi agenda kita dalam waktu dekat langka apa yang akan kita lakukan tentu harus berkoordinasi bersama Gugas dan unsur terkait,”jelasnya.
 
Dikatakan dia langka memutus mata rantai Covid 19 pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik kepada pedagang maupun pembeli untuk selalu memakai masker,”Untuk sementara ini kita belum bisa mengambil langka tindakkan apapun bentuknya, saya sangat setuju kalau pedagang dari palembang kita larang untuk berjulan di pasar Kayuagung namun disisi lain pasar inikan hajat hidup orang banyak,pedagang dari Palembang juga cari makan,yang punya lapak dipasar juga cari makan kalau kita menghalangi mereka untuk berjualan tentu akan mengurangi penghasilan mereka,ya untuk kalangan hari sabtu akan kita sikapi terlebih dahulu dengan membentuk pos kesehatan terpadu namun ini akan kita rapatkan terlebih dahulu,”ungkapnya.(ziz)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

2 comments:

  1. Ayo mainkan kartu mu disini AjoQQ"c0m
    Info lebih lanjut +855 969 190 856
    Sedia deposit pulsa juga (min 20rb)

    ReplyDelete
  2. Izin ya admin..:)
    Yuk dapatkan hadiah ny dengan modal 20rb saja sudah bisa menikmati semua permainan poker di ARENADOMINO loh yuk langsung saja.. WA +855 96 4967353

    ReplyDelete