Bupati OKI Bersama Pelajar Sebelum Masa Pandemi Covid-19

OKI KAYUAGUNG oganpost.com--Wujut kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menunda aktivitas belajar tatap muka pada semester genap 2020-2021,hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati OKI Nomor: 420/549/SMP.1/DISDIK/2020.
 
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, M. Amin, S. Pd, M. Pd mengatakan penundaan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka untuk memprioritaskan kesehatan warga serta mencegah terjadinya klaster sekolah,"Prioritas kami yang pertama adalah keselamatan dan kesehatan seluruh warga, terutama anak-anak kita,"ujarnya Minggu, (3/1).

Lanjut dia proses belajar mengajar tatap muka di sekolah resmi ditunda kembali meskipun beragam aturan terkait proses belajar tatap muka sudah disusun Pemkab OKI,"Kita tidak ingin ketika membuka sekolah tatap muka namun anak-anak kita terpapar virus Corona, sekalipun berbagai regulasi telah kami susun kami siapkan, agar dimungkinkan untuk tatap muka,"jelas Amin.

Terus dia,semula kegiatan sekolah dengan tatap muka di OKI akan dimulai pada Senin, (4/1/21) besok diawali dengan kegiatan bersih-bersih  di sekolah secara serentak,"Kita tunda sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut" terangnya.

Edaran ini menurut Amin berlaku bagi siswa PAUD, SD, SMP negeri dan swasta di Ogan Komering Ilir,selanjutnya untuk pembelajaran pada semester genap ini tambah Amin tetap di mulai pada tanggal 4 Januari dengan sistem pembelajaran jarak jauh, metode daring, luring, modul dan penugasan lainnya,"Kepada seluruh kepala PAUD hingga SMP agar melaporkan kegiatan pembelajaran melalui tim pembelajar jarak jauh Disdik OKI,"ungkapnya.(ziz) 



ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

1 comments:

  1. Izin promo ya admin ^^
    Suka main card apa? Car! Disini Yuk : WA:+855 969 190 856 (AjoQQ)
    Sedia deposit pulsa juga (min 20rb)

    ReplyDelete