Sempat Sembunyi di Rumah Tunangan, Buronan Penjambret di Tangkap
MUSI RAWAS, oganpost.com - Buronan kasus penjambretan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, berinisial SU (23), berakhir diringkus polisi. SU terpaksa diberi tindakan tegas terukur berupa tembakan di bagian kaki karena berusaha menabrak petugas saat akan ditangkap pada Minggu (26/4/2026).
SU merupakan satu dari dua tersangka penjambretan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sumiah yang terjadi pada 8 April 2026 lalu. Selain SU, polisi juga berhasil mengamankan tersangka lain berinisial AS (16).
Reskrim AKP Redho Agus Suhendra, mengungkapkan bahwa penangkapan SU dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif. Petugas mendapatkan informasi bahwa SU tengah berada di Desa Jajaran Baru, Kecamatan Megang Sakti, setelah pulang dari rumah tunangannya di wilayah Muratara.
"Tersangka SU berhasil diamankan setelah pulang dari rumah tunangannya di Kecamatan Karang Dapo, Muratara," ujar Redho saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Saat hendak dikepung, SU yang mengendarai sepeda motor justru berusaha melarikan diri dengan cara nekat menabrak anggota polisi yang berjaga. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tidak diindahkan oleh tersangka.
"Akhirnya anggota harus melumpuhkan tersangka dengan timah panas pada kakinya. Selanjutnya, tersangka langsung diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk diberikan tindakan medis," kata Redho.
Usai melumpuhkan SU, polisi melakukan pendalaman dan berhasil mengantongi identitas rekan pelaku. Pada hari yang sama, tim bergerak menuju kediaman tersangka AS di Desa Jajaran Baru. Berbeda dengan SU, AS ditangkap tanpa perlawanan berarti di kediamannya. Saat ini, kedua tersangka telah dibawa ke Unit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Tersangka AS dibawa ke Unit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas untuk dilakukan proses lebih lanjut," kata Redho.
Aksi penjambretan yang dilakukan SU dan AS pada malam kejadian tergolong sadis karena menyebabkan korban mengalami luka berat.
Peristiwa bermula saat korban, Sumiah, berboncengan dengan temannya melintasi Jalan Soekarno, Desa Megang Sakti II. Kedua pelaku yang mengendarai motor Honda Beat hitam memepet motor korban dan menyambar dompet serta ponsel di dasbor motor. Korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun nahas, motor korban hilang kendali setelah menghantam gundukan semen di jalan yang tidak rata.
"Akibatnya, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian muka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda, sedangkan para pelaku berhasil melarikan diri," ungkap Redho.(RIL)

%20oki.png)
Tidak ada komentar