Darul Quteni. SE
BANYUASIN oganpost.com- Meliha banyaknya Paket atau proyek pengadaan yang belum dilelang oleh Unit Layan Pengadaan (ULP) Kabupaten Banyuasin, Darul Quteni. SE Anggota DPRD Banyuasin Fraksi partai Demokrat angkat bicara, dirinya mengatakan kenapa lelang di ULP hingga kini masih banyak yang belum di lelang, padahal tahun 2017 akan segerah berahir.

"Ini jelas-jelas molor, seharusnya tender-tender ini sudah di lakukan pelelangan, namun sudah menginjak bulan September di ULP masih banyak proyek dan pengadaan yang belum jelas, sementara pertengahan bulan November 2017 semua proyek sudah harus di pertanggung jawabkan, " ujarnya kepada wartawan senin(25/9) di ruang kerjanya.

Lanjut dia, ULP terlambat bulan 9 baru proses tender, jika dipaksakan utuk dimulai, kapan lagi pekerjaanya, dari itu dia berharap kepada Bupati Banyuasin agar lebih teliti kenapa harus terjadi hal seperti ini," Seharusnya ULP antisipasi kalau ada proyek tender ulang, cepat di lakukan pelelangan karena pertengan nopember semua laporan harus selesai,Bupati Banyuasin juga harus kroscek kebawah kenapa hal ini bisa terjadi, "tutur dia.

"Kalau Tender APBD induk saja seperti ini, lalu bagaimana dengan APBDP yang sedang proses pengesahan pada hari jum'at nanti,walaupun ini baru kali pertama molor, pada pandangan fraksi sudah kita sampaikan kepada Bupati Banyuasin dan kebetulan fraksi PKS juga sependapat dengan kita fraksi Demokrat supaya Bupati cepat menindak lanjutinya,"pungkasnya.(madi)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: