Minimnya Curah Hujan Sawah Warga Kekeringan
INDRALAYA oganpost.com-Minimnya curah hujan beberapa bulan terakhir membuat sebagian wilayah di Kabupaten Ogan Ilir (OI) kekeringan. Salah satunya yang terjadi di Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan.

Bukan hanya kesulitan air bersih, kekeringan juga berdampak pada lahan persawahan warga di desa setempat yang mayoritas bekerja sebagai petani padi.Fenomena tanah retak akibat kekeringan bisa dilihat hampir diseluruh lahan sawah milik warga di desa setempat.

Rumi, salah seorang warga setempat mengaku sudah dua bulan hujan tidak turun, kemarin waktu sumber air masih mencukupi kami sempat menyiram dengan bantuan pompa. tapi sejak sebulan terakhir sudah tidak lagi, karena minimnya air dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan bakar pompa.

‘’Kondisi ini berdampak pada tanaman padi yang usianya sudah beranjak sekitar tiga bulan lebih. Meskipun sawah kami tidak begitu luas, tapi kami khawatir karena perkembangan padi tidak normal bahkan padi tidak berisi,” katanya.

Hal itu juga diungkapkan Marni (38), selain karena musim kemarau memang sawah di sekitaran kawasan tersebut tidak memakai irigasi . “Padi yang kami tanam usianya bervariasi dan memang terkesan dibiarkan karena air yang ada tidak cukup untuk menyiram lahan,” katanya.(frd)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: