PAGARALAM oganpost.com- Mobil jenis Kijang milik pemerintah Kota Pagaralam yang digunakan oleh Bagian Umum berhasil diamankan polisi dari tangan pelaku pencurian,bukan itu saja ternyata seorang pelaku inisial Fr warga Dusun Tegur Wangi Kelurahan Pagar Wangi Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam mencuri satu lagi mobil L300 milik warga.

Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIk.,MH mengatakan, pelaku Fr berhasil diamankan polisi di Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan setelah di intai selama dua minggu,namun polisi lebih dahulu telah mengamankan barang bukti berupa dua unit mobil dan kelengkapan lainnya agar Fr tidak punya kesempatan menghilangkan barang bukti,"Pelaku ini licin, kita butuh waktu dua minggu mengintainya dan akhirnya berhasil diamankan pelaku mencoba melarikan diri dan akhirnya dihadiahi timah panas dibagian kaki sebelah kanan,"ungkap dia, Rabu (4/9).

Sambung Dwi, modus pelaku dalam melancarkan aksinya ialah membuka pintu yang kebetulan tidak dikunci, dan memutus kabel perapian. Sehingga pelaku bisa menyalakan mobil tersebut dan membawanya kabur,"Pelaku dijerat UU 363 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara kami juga mengamankan 4 orang penadah yang diduga hendak membeli barang hasil curian,Mobil L300 sendiri kami lakukan pancingan dengan berpura pura memberikan uang tebusan,"tuturnya.

Sementara itu, Fr sendiri mengaku bahwa dia baru pertama kali mencuri mobil,dirinya mengambil mobil milik Pemkot Pagaralam yang terparkir di kawasan Gunung Gare, kemudian Fr melakukan aksi lainnya di daerah Simpang Asam Kecamatan Pagaralam Selatan mencuri mobil L300,ironisnya lagi Fr hanya menjual mobil dengan harga yang sangat murah.

"Saya setelah mencuri, membawa mobil ke Ndikat tempat mengambil material saya jual mobil Kijang seharga 7 juta rupiah dan L300 saya minta tebusan oleh pemilik sebesar 12 juta,"ujarnya(Miko)


ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: