Pegawai RSUD Kayaugung Tertangkap Saat Lagi Nyabu Dan Judi
OKI Kayuagung oganpost.com-Sebanyak delapan orang pegawai RSUD Kayuagung Kabupaten OKI ditangkap oleh jajaran polsek Kayuagung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kayuagung, AKP Padli saat asyik nyabu dan bermain judi Rabu (24/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Celakanya, aksi nekat para pegawai ini dilakukan di ruangan instalasi sarana dan prasarana RSUD Kayuagung, Kabupaten OKI.


Kedelapan orang ini masing-masing, Aris Munandar (36) Honorer RSUD, Muhammad Joni (56), juru Parkir RSUD, Yuskandi (40) Honorer RSUD. M Soleh (35) Honorer RSUD. Baharuddin (44) PNS RSUD Kayuagung dan Diding (44) PNS RSUD Kayuagung dan Andre (38) Honorer RSUD Kayuagung dan satu lagi belum diketahui namanya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, jajaran polsek kayuagung mendapatkan informasi bahwa digedung Instalasi Sarana dan Prasaran (wokrshop) RSUD Kayuagung kerap dijadikan lokasi perjudian dan sabu-sabu.

Berbekal informasi tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan dan penyergapan, sekitar 10 orang anggota polsek kayuagung yang dipimpin Kapolsek AKP Padli langsung mendatangi lokasi dan mendobrak pintu ruangan yang posisi tertutup, saat melihat petugas datang, sontak membuat pelaku perjudian ini kalang kabut dan tidak berkutik.

Lantas, petugas mendobrak salah satu ruangan yang tertutup, ternyata terdapat dua orang yang tengah asyik secara bergiliran mengkonsumsi sabu-sabu, saat petugas mendobrak pintu bahkan korek api yang digunakan sebagai “kompor” masih dalam keadaan menyala.

Saat diminta untuk menunjukan barang bukti, para pelaku ini tampak gugup dan beberapa kali BB yang dipegang terlepas.Selanjutnya, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga paket sabu-sabu, seperangkat alat hisab bong, kartu remi dan uang tunai hasil perjudian serta 4 unit kendaraan roda dua.

Untuk kepentingan penyidikan barang bukti dan para pelaku diamankan ke mapolsek kayuagung dan dilakukan pengembangan untuk menangkap bandar narkoba di daerah sangabut Kelurahan Perigi Kayuagung, namun saat petugas datang pelaku sudah keburu kabur.“Saat ini sedang kita lakukan pengembangan, untuk kasus perjudian kita lakukan penyidikan, sedangkan untuk kasus narkoba kita serahkan ke satres narkoba,” kata AKP Padli.

Sementara itu Kabag TU RSUD Kayuagung, Iskadar Fuad membenarkan adanya penggrebakan di lokasi instalasi sarana dan prasarana RSUD Kayuagung, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum, selain itu pihak RSUD akan memberikan sanksi.

“Memang ada petugas kita PNS dan honorer serta pegawai kantin yang diamankan, namun selama ini pihak rumah sakit tidak mengetahui hal itu. kedepan pengawasan akan di perketat,” tukasnya.(tim)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: