Rapat Paripurna DPRD OI Ricuh
OI Indralaya oganpost.com-Rapat paripurna DPRD bersama Bupati Ogan Ilir (OI), Kamis (14/4), yang semula berlangsung aman, tertib dan lancar tiba-tiba berubah menjadi kacau dan ricuh, kericuhan ini semakin seru dengan adanya aksi lempar kursi yang dilakukan para wakil rakyat.

Hal ini bermula ketika Hilmin Anggota DPRD OI Fraksi Demokrat mengajukan interupsi kepada pimpinan sidang untuk membacakan SK dari Mendagri dan Gubernur Sumsel perihal pemberhentian Ilyas Panji Alam sebagai Wakil Bupati dan pengangkatannya sebagai Bupati OI defenitif.

Namun belum selesai Hilmin berbicara anggota DPRD OI lainnya juga mengajukan interupsi, karena Hilmin terus berbicara dan tak memberikan kesempatan anggota dewan lainnya berbicara, tiba-tiba Iqbal anggota DPRD Fraksi Golkar langsung mendobrak meja dan berniat menghampiri Hilmin sembari menunjuk mukanya.

Kontan saja tindakan Ikbal ini langsung menyulut emosi anggota dewan lainnya, aksi lempar kursi pun terjadi karena keributan semakin pecah dan tak terkendali, karena keributan bukan hanya terjadi antara Hilmin dan Iqbal saja tetapi merembet ke anggota dewan lainnya.

Bahkan dalam kejadian tersebut sempat keluar perkataan dari salah seorang anggota dewan yang mengatakan, "Ini Bupati Kami Bukan Bupati Kamu, ujar salah seorang anggota dewan.

Atas kejadian ini akhirnya Ketua DPRD OI Ahmad Yani langsung menutup sidang, setelah sidang ditutup masing-masing anggota dewan berusaha saling menenangkan pihak yang bertikai.

Menanggapi hal ini Ketua BK DPRD OI, Arhandi Tabrani mengatakan, kericuhan yang terjadi tersebut hal biasa dan normatif. "Biasa itu, interupsi belum selesai ada yang mau interupsi lagi. Tak ada baku hantam disana, dan aksi lempar kursi hanya salah faham karena emosi tak terkendali, atas kejadian ini tak ada kode etik yang dilanggar," ujarnya. (arie)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: