Petugas Kebersihan Taman Kota Kayuagung
 KAYUAGUNG,oganpost.com-Pasca Perampingan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) menjadi Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) membuat Petugas pertamanan Kota Kayuagung,Ogan Komering Ilir (OKI) galau,pasalnya honor mereka tidak jelas,entah kenapa tidak termasuk dianggarkan,jadi untuk saat ini kami bekerja sukarela saja,

“Kami bekerja untuk menata Kota Kayuagung,sudah terbilang lama (Tahunan-red),namun saat ini galau tidak jelas nasib honor kami bagaimana,itu kerana pasca perampingan SKPD menjadi OPD,sehingga anggaran honor tidak ada”Ujar Ka saat di wawancarai Harian Pagi Ogan Post,selasa (10/1/2017)

Hal senada dikatakan WZ mengaku kalau dirinya saat ini hanya bekerja ikhlas soal gaji,masih belum tau ada atau tidak,tapi saya yakin pemerintah akan berusaha dan mengerti soal kehidupan kami.

“Pak kami ini punya keluarga jadi kalau tidak ada gaji bagaimana keluarga mau makan,saya berharap kepada pemerintah OKI melalui dinas terkait agar memperjuangkan nasib kami”.tuturnya

Begitu juga LN mengungkapkan Pemerintah OKI tentu tidak akan diam,pasti mereka (pejabat – red)akan memperjuangkan agar petugas pertamanan mendapatkan honor,jadi biarlah kami bekerja apa yang menjadi tugas kami,tapi jika kami tidak bekerja tentu taman hancur dan asset yang merupakan asset OKI akan tidak terawat,Kalau sudah seperti itu tanggung jawab siapa?,

”Saya yakin kalau petugas pertamanan di hapuskan pasti baik taman hancur sedangkan taman merupakan asset Kabupaten OKI”,ungkapnya.(sandi)
ONews

ONews

ONews - Berita hari ini, kabar harian terbaru terkini Indonesia dan dunia. Situs berita terpercaya seputar politik, peristiwa, bisnis, bola, tekno dan gosip artis.

Post A Comment:

0 comments: