iklan

Pj Sekda Musni Wijaya Ikuti Rakor Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah

MUSI BANYUASIN oganpost.com-Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengikuti rapat koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual,Selasa (23/8) di Ruang Rapat Serasan Sekate. 

Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian MA PhD. Dalam arahannya Mendagri menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, terjadi dampak ekonomi keuangan secara global. Akibatnya ada banyak kegiatan yang melambat. 

“Itu berpengaruh terhadap keadaan ekonomi. Selain itu menimbulkan dampak lainnya seperti efek domino, masalah sosial, pengangguran, bertambahnya kemiskinan, dan lain-lain. Namun, Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menghadapi pandemi Covid-19  sebagai bangsa yang tangguh. Bahkan Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,"ungkap Tito Karnavian.

Lanjut Tito, sama halnya seperti pengendalian inflasi. Inflasi dapat disebabkan ketika uang Negara tidak sesuai dengan demand serta supply barang tidak sesuai dengan demand dan kebutuhan atau cek produksi dan distribusi barang.
Untuk itu, Pemerintah pusat selalu berusaha untuk bisa menahan laju inflasi. Diharapkan setiap Kepala Daerah juga bisa melakukan hal yang sama. 

"Kepala Daerah harus memahami kondisi daerah nya masing-masing. Bentuk Tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk melakukan pengumpulan data dan informasi terkait dengan perkembangan harga barang kebutuhan pokok.
Daerah yang mampu menjaga inflasi berarti leader dapat bekerja dengan baik,"ujarnya. 

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, Sesuai dengan arahan Pj Bupati Muba. Untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder. 

"Tentunya ini menjadi konsen, bagaimana agar inflasi dapat stabil dan bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, infrastruktur yang baik juga merupakan kunci dari aktifitas perekonomian masyarakat agar tetap stabil. Infrastruktur yang baik dengan sendirinya akan memudahkan pendistribusian bahan kebutuhan pokok sampai ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian tentu inflasi akan terjaga. Semoga inflasi di Kabupaten Muba dapat terus terjaga dan pembangunan infrastrukturnya dapat terus berjalan dengan baik dan lancar,”ungkap Musni.( Sof)

No comments

Powered by Blogger.