Belajar dari Jambi, Forum Jurnalis Bende Seguguk Dorong Lahan Gambut Jadi Sumber Ekonomi

OGAN KOMERING ILIR, oganpost.com - Forum Jurnalis Bende Seguguk (Forjubes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten OKI untuk menyampaikan hasil studi banding pemanfaatan lahan gambut ke Provinsi Jambi.

Studi banding tersebut sebelumnya difasilitasi oleh PT. OKI Pulp and Paper sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan lahan gambut yang produktif dan berkelanjutan.

Ketua Forjubes OKI, Nurmuin, menjelaskan bahwa studi banding dilakukan untuk mencari solusi konkret dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun menjadi persoalan di Kabupaten OKI, khususnya di wilayah gambut.

Menurutnya, pemanfaatan lahan gambut secara tepat juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Studi banding ini kami lakukan untuk melihat langsung praktik baik di Provinsi Jambi dalam memanfaatkan lahan gambut agar tidak terbengkalai dan rawan terbakar,” ujar Nurmuin saat beraudiensi dengan Bupati OKI di pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Senin (5/1/26).

“Dari hasil yang kami dapatkan, lahan gambut ternyata bisa dimanfaatkan untuk budidaya nanas, kopi, dan pinang, yang terbukti mampu menekan potensi karhutla sekaligus menaikkan taraf ekonomi masyarakat.” sambungnya

Nurmuin menambahkan, Forjubes OKI berharap Pemerintah Kabupaten OKI dapat memiliki lahan percontohan pemanfaatan gambut sebagai model pengelolaan yang produktif dan ramah lingkungan.

Ia menegaskan, inisiatif tersebut lahir dari keinginan insan pers untuk berkontribusi lebih dalam pembangunan daerah.

“Setiap tahun karhutla selalu menjadi masalah. Kami ingin Pemkab OKI memiliki percontohan lahan gambut yang diberdayakan. Inilah bagian dari upaya kami, insan pers Kabupaten OKI, untuk mencoba memberikan kontribusi yang lebih bagi Ogan Komering Ilir,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Forjubes OKI. Ia mengapresiasi inisiatif dan semangat yang ditunjukkan para jurnalis dalam mencari solusi atas persoalan karhutla yang selama ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan semangat yang telah dilakukan oleh Forjubes. Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten OKI selalu menjadi atensi, bukan hanya Pemkab OKI, tetapi juga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ujar Bupati Muchendi.

Bupati Muchendi menegaskan bahwa Kabupaten OKI memiliki lahan gambut yang sangat luas dan berpotensi untuk dikembangkan secara produktif. Namun demikian, kepemilikan lahan gambut tersebut beragam, mulai dari milik pemerintah hingga swasta.

“Kita memiliki lahan gambut yang luas, dan kita ingin lahan ini menjadi produktif. Kita tahu ada lahan yang tidak bertuan, ada yang milik pemerintah, dan sebagian besar milik perusahaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Muchendi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Forjubes OKI dan berkomitmen untuk mengkomunikasikan gagasan tersebut dengan perusahaan-perusahaan pemegang lahan serta jajarannya agar dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Akan kita komunikasikan dengan perusahaan-perusahaan pemegang lahan. Kami mendukung upaya dari rekan-rekan Forjubes. Harapan kami, melalui sinergi semua pihak, angka karhutla di OKI bisa ditekan hingga titik nol, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten OKI melalui pemanfaatan lahan gambut,” pungkasnya.(RIO/RIL)

No comments

Powered by Blogger.