Dalam Balutan Karya dan Cinta Budaya,Persit Sriwijaya Hadirkan Karya UMKM di Pameran ‘Persit Bisa’ Ke-2
Pameran ini bukan sekadar ruang untuk memamerkan produk, melainkan sebuah panggung inspiratif yang mempertemukan kerja keras, ketekunan, dan sentuhan rasa dalam setiap karya yang dihasilkan. Di sinilah semangat “Persit Bisa” benar-benar hidup menggambarkan perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya mendampingi, tetapi juga mampu berkarya dan berdaya secara mandiri.
Benang-benang songket yang ditenun dengan penuh kesabaran menghadirkan kemewahan khas Palembang yang tak lekang oleh waktu. Anyaman lidi nipah yang sederhana disulap menjadi karya estetis berupa kap lampu yang hangat dan menenangkan. Aroma sereh wangi yang lembut menghadirkan ketenangan dalam setiap produk aromaterapi, seolah membawa nuansa alam ke dalam ruang kehidupan.
Tak kalah memikat, kain tapis Lampung tampil dengan wajah baru memadukan nilai tradisional dengan sentuhan kontemporer yang anggun. Sementara itu, NTS Craft menghadirkan tas dan pouch handmade edisi terbatas yang tidak hanya fungsional, tetapi juga sarat akan nilai seni dan identitas Wastra Nusantara.
Ketua Persit KCK PD II/Sriwijaya, Ny. Desi Ujang Darwis, dengan penuh kelembutan dan keyakinan menyampaikan bahwa keikutsertaan ini adalah bentuk apresiasi mendalam terhadap dedikasi para anggota. Ia menuturkan bahwa Persit ingin terus menjadi ruang yang hangat bagi lahirnya ide-ide kreatif, inovasi, dan kemandirian ekonomi keluarga.
“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap anggota memiliki potensi luar biasa. Dengan dukungan dan wadah yang tepat, karya-karya mereka mampu bersaing dan memberikan nilai lebih, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam menjaga dan mengangkat budaya bangsa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ajang promosi, kata Ny. Desi Pameran “Persit Bisa” Ke-2 menjadi jembatan yang menghubungkan tradisi dengan masa depan. Di sinilah songket dan tapis tidak hanya dikenang sebagai warisan, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai identitas yang terus berkembang.
Dengan langkah yang penuh keyakinan, Persit KCK PD II/Sriwijaya percaya bahwa setiap karya yang ditampilkan adalah bagian dari perjalanan besar menuju kemandirian. Sebuah perjalanan yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan, memperkuat identitas, dan merajut harapan yang indah bagi masa depan.
Dalam setiap helai songket, setiap anyaman, setiap aroma, dan setiap jahitan, tersimpan satu pesan sederhana namun kuat, bahwa dari tangan-tangan yang tulus, lahir karya-karya yang mampu menginspirasi dan mengubah kehidupan.(RIO)

.jpeg)


%20oki.png)
Tidak ada komentar