PT Kelantan Sakti Berbagi Praktik Terbaik Pengendalian Karhutla ke Peserta Internasional dari Lima Negara

Ogan Komering Ilir, oganpost.com - PT Kelantan Sakti menerima kunjungan peserta kegiatan 2nd AFoCO Training for Trainers (ToT) Forest Fire Suppression in Peatland di Kebun Kelantan Sakti, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (22/4).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang diinisiasi oleh Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan dan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, dengan dukungan French Ministry for Europe and Foreign Affairs serta Korea Forest Service.

Dalam kegiatan tersebut, PT Kelantan Sakti berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan gambut. Perusahaan menjelaskan pendekatan terpadu yang mencangkup upaya pencegahan, penguatan kesiapsiagaan, deteksi dini, hingga respon cepat terhadap potensi kebakaran.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai sistem pengelolaan air terintegrasi untuk menjaga kelembaban lahan gambut, serta pemanfaatan teknologi pemantauan berbasis online dan pengawasan udara guna mendukung efektivitas pengendalian kebakaran.

Koordinator Fire Management PT Kelantan Sakti, Chotman Widantoro, yang mewakili perusahaan dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini sangat positif karena menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Kami juga telah memanfaatkan teknologi dalam sistem pemantauan, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya.

Kegiatan yang difasilitasi oleh Manggala Agni Daops Sumatera XVII/OKI ini diawali dengan pengarahan sebelum keberangkatan ke lokasi, dilanjutkan dengan pemaparan di lapangan menggunakan media visual, diskusi interaktif, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

Kepala Daops Manggala Agni Sumatera XVII/OKI, Edi Satriawan, S.P, mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan berbagi pengetahuan yang disampaikan dari pihak perusahaan sangat bermanfaat dan dapat menjadi studi banding bagi para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat berjalan harmonis dalam mendukung kegiatan berskala internasional,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Manggala Agni, peserta dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia, serta peserta internasional dari Timor-Leste, Kamboja, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan komunitas internasional dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, khususnya di ekosistem gambut, dapat terus diperkuat.(RIO)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.