iklan

Jokowi: Subsidi BBM Indonesia Rp502 T, Negara Mana pun Tak Sanggup

Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan tidak ada negara mana pun yang sanggup menyubsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp502 triliun seperti Indonesia. Jokowi berkata masyarakat patut bersyukur dengan keadaan Indonesia saat ini. Dia menyebut hal itu terjadi karena pemerintah masih memberlakukan subsidi untuk BBM.

"Perlu kita ingat subsidi terhadap BBM sudah terlalu besar dari Rp170 triliun sekarang sudah Rp502 triliun. Negara mana pun tidak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/8).

Jokowi menyampaikan harga BBM di negara lain mencapai Rp32 ribu per liter. Indonesia masih menjual BBM jenis Pertalite degan harga Rp7.500. Pada kesempatan itu, Jokowi juga membahas krisis pangan yang sedang dihadapi dunia. Dia berkata harga dan stok pangan Indonesia masih aman meskipun sejumlah negara mengalami krisis.

Jokowi menyebut ada 330 juta orang di dunia kelaparan akibat krisis pangan tahun ini. Jumlah itu, ucap Jokowi, akan melonjak hampir tiga kali lipat awal tahun depan.

"Mungkin enam bulan lagi 800 juta orang akan kelaparan akut karena tidak ada yang dimakan sekali lagi," ujarnya.

Jokowi mengajak masyarakat untuk mendokan bangsa Indonesia. Dia berdoa agar Indonesia selalu dihindarkan dari krisis ekonomi, pangan, dan energi.(CNN indonesia)



No comments

Powered by Blogger.