MERANGIN, oganpost.com – Kerusakan parah berupa jalan aspal yang amblas dan berlubang di ruas Margoyoso menuju SPC Hitam Ulu, Desa Muara Delang, Kabupaten Merangin, tak dibiarkan berlarut-larut menimbulkan risiko bagi warga. Tanpa menunggu birokrasi berbelit dan tanpa banyak basa-basi, Wakil Ketua DPRD Merangin yang akrab disapa Abong Fendi bergerak cepat berkolaborasi dengan pengusaha muda setempat, Nobus, melakukan perbaikan mendesak. Hasilnya, urat nadi penting warga ini kembali aman dilalui dalam waktu kurang dari 24 jam.
Segalanya bermula saat Abong Fendi menerima laporan dari tokoh masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak parah di sisi kiri maupun kanan badan jalan. Langkah yang diambil bukanlah menunda atau menunggu, melainkan langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Di tempat, ia mendapati kerusakan sudah cukup serius, jalan amblas dan berlubang yang jelas membahayakan keselamatan pengguna kendaraan. Warga pun diliputi kekhawatiran, sebab jika dibiarkan, kerusakan dipastikan akan meluas dan melumpuhkan seluruh mobilitas serta aktivitas warga sehari-hari.
Merespons situasi kritis itu, Abong Fendi segera berkoordinasi dengan Nobus, pengusaha muda pemilik alat berat yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan dan kenyamanan warga di wilayah Muara Delang. Tanpa berpikir panjang, keduanya berinisiatif mengerahkan alat berat dan material timbunan yang dibutuhkan, langsung turun tangan mengerjakan perbaikan demi mengembalikan fungsi jalan tersebut.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, tentu akan mengganggu aktivitas warga dan tentunya sangat berisiko tinggi. Karena itu kami berupaya semaksimal mungkin agar kerusakan ini segera ditangani secepatnya,” ungkap Abong Fendi saat ditemui di lokasi perbaikan, Kamis (14/5).
Ia menegaskan, urusan infrastruktur dasar seperti jalan raya adalah kebutuhan mendesak yang harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kepedulian terhadap kepentingan rakyat tidak harus selalu menunggu proses administrasi yang berbelit-belit atau waktu yang lama, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata saat juga.
Senada dengan itu, Nobus menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam penanganan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan kepeduliannya terhadap daerah tempat ia tumbuh dan berusaha.
“Kalau ada yang bisa kita bantu untuk kepentingan bersama, tentu harus dilakukan secepat mungkin. Jalan ini digunakan setiap hari oleh masyarakat, jadi sudah sepatutnya kita ikut berkontribusi demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Nobus.
Proses perbaikan berlangsung dengan semangat gotong royong, melibatkan pihak terkait serta dukungan langsung dari masyarakat sekitar. Material timbunan dipadatkan dan badan jalan yang amblas dikembalikan kestabilannya agar kokoh dan aman dilalui oleh segala jenis kendaraan.
Aksi cepat dan nyata ini pun disambut apresiasi tinggi oleh warga Desa Muara Delang. Rasa syukur dan lega terlihat jelas dari wajah warga yang selama ini sangat bergantung pada akses jalan tersebut.
“Biasanya kami hanya bisa berharap dan menunggu lama jika ada kerusakan jalan. Tapi kali ini, baru melapor, tak lama kemudian sudah ada yang turun memperbaiki. Kami sangat berterima kasih sekali, akses kami kembali aman dan kami bisa beraktivitas kembali dengan tenang,” ungkap salah satu warga setempat dengan rasa haru.
Kini, ruas jalan Margoyoso menuju SPC Hitam Ulu sudah kembali mulus dan aman dilewati. Aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang sempat terganggu pun berjalan normal kembali. Kolaborasi indah antara wakil rakyat dan pengusaha muda lokal ini menjadi bukti nyata, bahwa dengan kepedulian, kerja sama, dan tindakan cepat, solusi terbaik untuk rakyat bisa dihadirkan tanpa drama panjang dan tanpa sekadar janji manis. Abong Fendi dan Nobus telah memberikan contoh: melayani rakyat berarti langsung bekerja, demi kenyamanan dan keselamatan bersama. ( Rdy )






