APBD Terbatas, OKI Andalkan Dana Pusat Benahi Jalan ke Cengal

OKI114 Dilihat

KAYUAGUNG, oganpost.com – Keterbatasan anggaran daerah tak menyurutkan upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membenahi akses jalan menuju Kecamatan Cengal. Pemerintah daerah mengoptimalkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui sejumlah skema, mulai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), hingga Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

Jalan poros Kayuagung–Cengal selama bertahun-tahun menjadi persoalan bagi warga. Saat musim hujan, sejumlah titik berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan kendaraan melintas. Kondisi tersebut berdampak pada waktu tempuh dan biaya angkut hasil pertanian.

Faisal, warga Dusun Rimba Naning, mengenang beratnya kondisi jalan sebelum pembenahan dilakukan. Kawasan itu menjadi salah satu titik kerusakan parah yang sempat viral di media sosial.

“Truk yang melintas di titik tersebut bodinya tinggal separuh yang terlihat di jalan karena dalamnya lubang,” kata Faisal saat ditemui, Selasa (27/10/2026).

Kini, penanganan sejumlah ruas jalan menuju Cengal dilakukan secara bertahap melalui kombinasi sumber pendanaan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKI, ruas Talang Jaya–Sungai Menang sepanjang 2,026 kilometer telah selesai ditingkatkan melalui DAK Tahun Anggaran 2026.

Sebelumnya, ruas Sumber Hidup–Kayulabu sepanjang 10,382 kilometer juga telah rampung melalui program IJD 2025.

Adapun peningkatan ruas Kayulabu–Talang Jaya melalui IJD 2026 masih memasuki tahap tender. Sementara itu, pengerjaan fisik ruas Rimba Nanjung berjalan dengan memanfaatkan alokasi DBH Sawit 2026.

Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan, pemerintah daerah terus mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas jalan, terutama pada jalur yang menjadi penghubung antarkecamatan.

“Di tengah keterbatasan anggaran daerah, kita terus mengoptimalkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas jalan. Ruas yang sudah selesai direalisasikan menjadi bagian dari upaya memperbaiki akses masyarakat, sedangkan penanganan ruas lainnya terus kita dorong sesuai tahapan pelaksanaannya,” ujar Muchendi.

Menurut dia, konektivitas jalan yang lebih baik diharapkan memangkas waktu tempuh, menekan biaya logistik, serta memperlancar distribusi hasil pertanian. Akses masyarakat menuju pusat pelayanan publik dan fasilitas kesehatan juga diharapkan semakin mudah.

“Target kita, konektivitas antarwilayah semakin baik sehingga masyarakat lebih mudah beraktivitas dan kegiatan ekonomi semakin lancar. Pembangunan jalan harus memberikan manfaat nyata bagi warga dan mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten OKI,” pungkasnya. (RIO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *