OGAN ILIR, oganpost.com – Personel TNI dari Koramil 402-07/Indralaya bersama Satgas Yonif TP 949/DR bergerak cepat melakukan ground check, pemadaman dan pendinginan lanjutan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Sarjana, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (6/10/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.05 WIB. Setelah menerima informasi adanya titik api, personel segera menuju lokasi untuk melaksanakan pengecekan langsung sekaligus melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya.
Berdasarkan hasil ground check, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar ±1 hektare berhasil dipadamkan oleh petugas. Kebakaran melanda vegetasi berupa semak belukar dan purun.
Dalam penanganan tersebut, personel Koramil 402-07/Indralaya bersama Satgas Yonif TP 949/DR melaksanakan pemadaman hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas juga melakukan pendinginan pada sejumlah titik untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.
Pemadaman didukung dengan penggunaan satu unit mobil pemadam kebakaran TNI serta sumber air dari mobil tangki. Berkat respons cepat dan sinergi personel di lapangan, api berhasil dipadamkan, meskipun masih ditemukan sisa asap di beberapa bagian lahan.
Personel Koramil 402-07/Indralaya yang terlibat dalam penanganan antara lain Serka Arman, Serka Sailani dan Serda Abib. Sementara dari Satgas Yonif TP 949/DR terdiri dari Serda Nusmir Aji Nugroho, Prada Tri Septa, Prada Firmansyah dan Prada Reja Apriliansyah.
Danramil 402-07/Indralaya Lettu kav Adam menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, karena kondisi lahan yang kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas. TNI bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan serta bergerak cepat apabila ditemukan titik api,” ujar Danramil.
Sementara itu, Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. menekankan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat dalam menghadapi karhutla.
“Saya tekankan kepada seluruh jajaran untuk terus melaksanakan pemantauan wilayah dan segera melakukan tindakan apabila ditemukan titik api. Penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan bersama-sama agar api tidak meluas serta tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan,” tegas Dandim.
Hingga kegiatan selesai, kondisi api dinyatakan padam, dengan petugas tetap melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
TNI melalui jajaran Kodim 0402/OKI-OI akan terus berkomitmen mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.(RHS)






