Tiga DPC PKB di Sumsel Dikukuhkan, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

MUSI RAWAS, SUMSEL135 Dilihat

MUSI RAWAS, oganpost.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masa bakti 2026–2031 di Ballroom Dewinda Hotel Lubuklinggau, Minggu (18/10/2026).

Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan orientasi politik yang dihadiri Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar, Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim, anggota DPR RI Fraksi PKB SN Prana Putra Sohe dan Fauzi Amro, Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat, serta jajaran pengurus dan kader PKB.

Tiga kepengurusan yang dikukuhkan masing-masing dipimpin Elvaria Novianti sebagai Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, H. Taslim sebagai Ketua DPC PKB Musi Rawas, dan Oon Kunaidi sebagai Ketua DPC PKB Muratara.

Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim mengatakan, pengukuhan pengurus merupakan bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai dan mempersiapkan kader menghadapi pemilu mendatang.

“Pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremoni atau menerima SK dan mandat. Pengukuhan ini adalah penerimaan amanah dan tanggung jawab, tanda bahwa kita siap bekerja memenangkan PKB,” kata Nasrul.

Ia meminta pengurus yang baru dikukuhkan memperkuat koordinasi hingga tingkat bawah. Menurutnya, aktivitas politik partai juga perlu diarahkan untuk menjawab persoalan masyarakat, bukan semata-mata mengejar kekuasaan.

Nasrul turut mengajak kader mendukung program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap penguatan organisasi dapat meningkatkan perolehan suara PKB sekaligus memperbesar peluang partai mengusung kader dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar mengatakan, PKB mengusung politik terbuka yang menurutnya tidak membatasi pelayanan berdasarkan latar belakang agama, suku, budaya, maupun pilihan politik.

“PKB menjadi partai terbuka dan menjalankan politik rahmatan lil alamin. Siap membantu siapa pun, tidak ada sekat. Jangankan sekat politik, sekat agama saja tidak ada,” ujar Abdul Halim.

Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat dan lintas partai politik. Abdul Halim juga mengingatkan kader untuk memahami sejarah pembentukan PKB agar memiliki landasan dalam menjalankan organisasi dan memperjuangkan agenda politik partai.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung pembahasan regulasi kepemiluan dan partai politik di tingkat nasional. Menurutnya, pembahasan tersebut perlu menghasilkan aturan yang mendukung penguatan demokrasi dan kepentingan masyarakat.

Abdul Halim juga menyoroti pentingnya pendekatan politik yang berangkat dari persoalan warga. Ia menegaskan, kehadiran partai di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata, bukan hanya melalui pernyataan atau pemahaman atas persoalan yang dihadapi warga.

Ia menyebut generasi milenial dan Generasi Z akan menjadi kelompok penting dalam peta pemilih mendatang. Karena itu, menurutnya, PKB perlu menyesuaikan pendekatan politik agar dapat menjangkau pemilih muda.

Pengukuhan tiga DPC tersebut menjadi bagian dari agenda penataan organisasi PKB di Sumatera Selatan. Efektivitas kepengurusan baru dalam memperkuat struktur partai, menjangkau masyarakat, dan meningkatkan dukungan pemilih akan terlihat melalui pelaksanaan program serta hasil politik pada periode mendatang.(SMSI_SUMSEL/RIO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *