Hari ke-7 Pencarian Korban Laka Kerja Dermaga Penyeberangan, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

JAMBI162 Dilihat

Tanjung Jabung Barat (Jambi), oganpost.com – Setelah tujuh hari pencarian intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan satu korban kecelakaan kerja (laka kerja) di dermaga penyeberangan Dusun Sungai Limau, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (26/5/2026) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB di perairan Sungai Pengabuan, tepatnya di kawasan Kuala Parit 2, Desa Sungsang, Kecamatan Senyerang. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 18 kilometer dari titik awal kejadian.

Penemuan jasad korban bermula saat tiga warga Desa Teluk Ketapang, yakni Ardi, Deva, dan Putra, melintas menggunakan pompong sepulang dari Desa Sungsang. Di tengah perjalanan, mereka melihat benda mencurigakan mengapung di aliran sungai.

“Setelah didekati, ternyata sesosok mayat,” ungkap salah seorang warga di lokasi.

Laporan warga tersebut langsung diteruskan ke personel Polsek Pengabuan yang kemudian berkoordinasi dengan tim Basarnas dan unsur gabungan lainnya yang masih bersiaga di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan bergerak menggunakan speedboat menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi. Korban kemudian berhasil dievakuasi sekitar pukul 04.50 WIB.

Korban diketahui berinisial I (35), warga Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan. Identitas korban pertama kali dikenali dari ciri pakaian kerja yang dikenakan, berdasarkan keterangan saksi selamat, Hendri alias Andre.

Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Parit Pudin dan tiba sekitar pukul 06.15 WIB dalam pengawalan aparat kepolisian.

Pihak keluarga memastikan identitas korban setelah proses pembukaan kantong jenazah yang turut disaksikan keluarga dekat korban.

Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kasi Humas, Ipda Ucen, mengatakan hingga saat ini masih terdapat satu korban lain yang belum ditemukan, yakni berinisial N.A.

“Tim gabungan akan terus melakukan pencarian secara maksimal bersama masyarakat sekitar hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” ujar Ipda Ucen.

Diketahui, peristiwa nahas tersebut terjadi akibat runtuhnya struktur jembatan dermaga penyeberangan saat aktivitas kerja berlangsung. Insiden itu menyebabkan sejumlah pekerja terjatuh ke aliran Sungai Pengabuan.

Hingga kini, tim Basarnas bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat masih terus menyisir aliran sungai serta kawasan sekitar lokasi kejadian guna mencari korban terakhir yang belum ditemukan.

Laporan : Rusdi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *