SULSEL, Oganpost.com – Sidang Sinode Am (SSA) XXVI Gereja Toraja yang di selenggarakan di kota Palopo dari tanggal 9-14 juli 2026 telah melahirkan keputusan- keputusan, salah satunya adalah menetapkan Pdt. Senianti Padda, S.Th., M.Pd.K., Kons. sebagai Ketua I Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja.
Terpilihnya beliau disambut dengan sukacita dan harapan besar dari para peserta sidang serta warga Gereja Toraja untuk menghadirkan semangat baru dalam pelayanan gerejawi.
Pdt. Senianti Padda dalam ungkapannya bahwa, makna ini yang menggambarkan komitmennya dalam melayani Gereja Toraja.
“Di wajahmu kunikmati wajah Allah. Gereja Toraja adalah kepunyaan Kristus, dan Kristus harus semakin ditinggikan. Ini bukanlah akhir, tetapi adalah awal. Mari kita bersama-sama mengerjakan pemberitaan Injil bagi semua,” sebutnya.
Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta Sidang Sinode Am XXVI karena mencerminkan semangat pelayanan yang berpusat kepada Kristus dan panggilan gereja untuk terus memberitakan Injil di tengah masyarakat.
Terpilihnya Pdt. Senianti Padda diharapkan membawa energi dan semangat baru bagi pelayanan Gereja Toraja dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Kepemimpinan yang berlandaskan iman, hikmat, dan pengabdian diharapkan semakin memperkuat pelayanan, kesaksian, serta persekutuan Gereja Toraja di berbagai wilayah pelayanan.
Seorang peserta SSA XXVI Gereja Toraja yang ditemui, Penatua Daniel Paberu Kabanga’, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas terpilihnya Pdt. Senianti Padda.
“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Pdt. Senianti Padda, S.Th., M.Pd.K., Kons. atas terpilihnya sebagai Ketua I Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja. Beliau adalah sosok yang sangat tepat memimpin Bidang I. Saya berharap kepemimpinan beliau akan membawa semangat baru dalam pelayanan Gereja Toraja. Kiranya Tuhan senantiasa menyertai, menuntun, serta mengaruniakan hikmat dalam mengemban tanggung jawab pelayanan yang mulia ini,” ujar Penatua Daniel yang juga Adalah sekretaris BPK Makale Utara, dan Sekretaris Jemaat Rantelemo.
Dengan kepemimpinan yang baru, Gereja Toraja diharapkan terus bertumbuh menjadi gereja yang semakin setia dalam melaksanakan Amanat Agung, memperkokoh persekutuan, meningkatkan pelayanan kepada jemaat, serta menghadirkan kasih Kristus bagi seluruh masyarakat.
(Ril/Yustus)






