Gerak Serentak! Tanjab Barat Hadiri Peresmian Ribuan Koperasi Desa Merah Putih Bersama Presiden

DAERAH, JAMBI, NEWS68 Dilihat

TANJAB BARAT, oganpost.com – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E. menghadiri peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan langsung Presiden RI H. Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5).

Kegiatan pusat berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Untuk Tanjab Barat, peresmian diikuti dari lokasi KDKMP Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam.

Hadir mendampingi Wabup, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.IP.,M.Han., Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy, T.K., M.H. mewakili Polres Tanjab Barat, serta unsur Forkopimda lainnya.

Turut hadir Anggota DPRD, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Bram Itam, Lurah Bram Itam Kiri, perwira dan prajurit Kodim 0419/Tanjab, personel Polres Tanjab Barat, kepala desa, pendamping KDKMP, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut peresmian ini sebagai tonggak bersejarah bagi penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

“Hari ini adalah hari yang penting, tonggak bersejarah. Jarang ada negara yang mampu meresmikan lebih dari seribu koperasi sekaligus dengan fasilitas yang sudah lengkap,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan, koperasi yang diresmikan telah dilengkapi gedung operasional, gudang penyimpanan, sistem distribusi, logistik, hingga kendaraan operasional seperti truk, mobil pikap, dan kendaraan roda tiga.

Awalnya pemerintah menargetkan 1.300 unit, namun yang siap diresmikan sebanyak 1.061 unit karena sebagian masih dalam tahap penyempurnaan. Angka 1.061 diusulkan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota, karena jumlah digitnya menghasilkan angka 8 yang disebut Presiden sebagai angka kesukaannya.

Pembangunan fisik koperasi dimulai November 2025 dan rampung dalam sekitar 7 bulan. Presiden menilai capaian ini sebagai prestasi besar dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

“Survival bangsa bukan sekadar mencari yang lebih murah, tetapi soal ada atau tidak. Karena kita lebih dulu aman soal pangan, kita relatif lebih siap menghadapi krisis global,” tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa.
“Yang diresmikan hari ini bukan hanya gedung, tetapi instrumen keadilan ekonomi bagi desa Indonesia,” ujarnya.

Hingga saat ini, 9.294 bangunan fisik KDMP/KKMP telah rampung dibangun. Sebanyak 1.061 koperasi siap beroperasi penuh dan diresmikan serentak. Pemerintah juga merekrut 30.000 manajer KDMP/KKMP dan 5.476 manajer Koperasi Nelayan Merah Putih agar pengelolaan berjalan optimal.

Targetnya, lebih dari 30.000 KDMP/KKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh sebelum 16 Agustus 2026. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat distribusi pangan nasional, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi menyatakan komitmen TNI mendukung pembangunan KDKMP di setiap desa dan kelurahan di Tanjab Barat. Menurutnya, koperasi ini berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan, memperkuat distribusi pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *