Hindari Temuan BPK, Oknum ASN Sekretariat DPRD OKI Sebulan Tak Masuk Kantor Tetap Terima Gaji

OKI350 Dilihat

Foto : Ilustrasi (oganpost.com)

OGAN KOMERING ILIR (SUMSEL), oganpost.com – Aroma tak sedap kembali berembus dari lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Seorang oknum ASN berinisial ML yang bertugas di Bagian Umum disebut sudah lebih dari satu bulan tidak pernah terlihat masuk kantor. Namun anehnya, hak keuangan yang bersangkutan diduga tetap berjalan seperti biasa.

Informasi yang dihimpun oganpost.com dari sejumlah sumber ASN di lingkungan Sekretariat DPRD OKI menyebut ketidakhadiran ML bukan semata karena alasan urusan keluarga sebagaimana yang beredar selama ini.

Di internal kantor, berkembang informasi bahwa ML diduga memilih menghilang dari aktivitas kedinasan setelah namanya disebut-sebut berkaitan dengan temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait belanja alat kebersihan senilai sekitar Rp150 juta.

Yang menjadi pertanyaan, belanja tersebut dikabarkan dilakukan pada sebuah toko yang menurut informasi sudah tidak lagi beroperasi sejak dua tahun lalu. Dugaan inilah yang disebut-sebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan pegawai sekretariat.

“Sudah lama tidak masuk kantor. Informasinya karena ada persoalan temuan. Tapi yang membuat kami heran, yang bersangkutan tetap menerima gaji dan tidak pernah terdengar ada tindakan tegas,” kata seseorang ASN yang mengetahui persis peristiwa ini.

Tidak hanya itu, sumber tersebut juga mengungkap dugaan yang lebih mengejutkan. Absensi kehadiran ML disebut tetap berjalan meskipun yang bersangkutan tidak berada di kantor.

Bahkan beredar informasi bahwa absensi harian ML diduga dilakukan oleh istri mudahnya yang juga bekerja di lingkungan Sekretariat DPRD OKI.

Dengan demikian, persoalan ini tidak lagi sebatas menyangkut disiplin pegawai, melainkan berpotensi mengarah pada dugaan manipulasi administrasi kepegawaian.

Lebih ironis lagi, ketika kondisi tersebut seolah berlangsung tanpa hambatan. Padahal ketidakhadiran seorang ASN selama lebih dari satu bulan bukan perkara yang sulit diketahui oleh pimpinan organisasi perangkat daerah.

Situasi ini pun memunculkan tanda tanya besar mengenai fungsi pengawasan internal di lingkungan Sekretariat DPRD OKI. Pasalnya, hingga kini belum terlihat adanya langkah ataupun penjelasan resmi dari Sekretaris DPRD OKI terkait keberadaan maupun status kehadiran ML.

Tidak sedikit pegawai yang mulai mempertanyakan sikap pimpinan yang terkesan membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Bahkan muncul dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja menutup mata terhadap persoalan yang sedang terjadi.

“Kalau pegawai biasa yang tidak masuk beberapa hari saja pasti langsung dipanggil. Ini sudah lebih dari satu bulan dan semua orang tahu, tapi seolah tidak ada masalah,” ujar sumber lainnya bekerja ditempat yang sama.

Sementara itu, Sekretaris DPRD OKI Muh.Iqbal Basa sangat sulit ditemui dikantor untuk di minta konfirmasi secara lisan, bahkan lebih miris nya lagi sudah hampir setengah tahun ini dan kali kedua nomor WhatsApp wartawan oganpost di Blokir karena takut di konfirmasi persoalan di Lingkungan DPRD OKI. Sepertinya, Bupati OKI H Muchendi Mahzareki sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK) disebut juga ayah kandung bagi ASN patut menasehati pejabat yang nyaman dengan aroma korupsi. 

Laporan : RIO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *