Kajati Sumsel Sebut Gedung Kejari OKI Kantor Termegah di Sumatera Selatan

OKI174 Dilihat

OGAN KOMERING ILIR, oganpost.com – Peresmian gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi penanda penguatan komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang semakin profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Momentum tersebut juga diwarnai penguatan sinergi antara Kejaksaan, Pemerintah Kabupaten OKI, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menyelamatkan aset milik daerah.

Peresmian gedung dilakukan dalam kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten OKI sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian hukum terhadap aset daerah.

Dalam sambutannya, Kajati Sumatera Selatan Ketut Sumedana menegaskan bahwa gedung baru bukan sekadar menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, tetapi harus menjadi simbol meningkatnya kualitas pelayanan publik serta penegakan hukum yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya melihat kantor kejari oki yang baru ini, sepertinya kantor kejari termegah yang ada di sumatera selatan. ini Jangan sampai kantornya megah tetapi kinerjanya justru menurun. Gedung baru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Yang membanggakan bukan bangunannya, tetapi kinerja orang-orang di dalamnya,” tegas Ketut.

Ia menambahkan, Kejaksaan saat ini tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan, mencegah persoalan hukum sejak dini, serta menyelamatkan aset negara dan daerah agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.

“Kalau ada aset pemerintah yang bermasalah, jangan dibiarkan berlarut-larut. Segera koordinasikan dengan bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Tugas kita bukan hanya menindak, tetapi juga menyelamatkan aset negara agar kembali memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai wujud kolaborasi tersebut, Kajati Sumatera Selatan bersama Kepala Kejaksaan Negeri OKI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten OKI menyerahkan secara simbolis sepuluh sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten OKI kepada Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki.

Pada kesempatan yang sama juga diserahkan lima sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat. Kantor Pertanahan Kabupaten OKI turut memberikan piagam penghargaan kepada Kejari OKI atas peran aktif dalam pendampingan Program Strategis Nasional di bidang pertanahan.

Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten OKI memberikan penghargaan kepada Kejari OKI atas dukungannya dalam penyelesaian berbagai persoalan pertanahan, termasuk keberhasilan mendampingi penertiban aset kendaraan dinas milik pemerintah daerah.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, mengatakan pendampingan yang dilakukan Kejaksaan telah memberikan dampak nyata terhadap percepatan inventarisasi, pengamanan, dan sertifikasi aset milik pemerintah daerah.

“Sejak awal kami menjabat, pengamanan aset menjadi salah satu prioritas. Berkat komunikasi dan pendampingan Kejaksaan, berbagai aset pemerintah berhasil diinventarisasi, disertifikasi, hingga dikembalikan kepada pemerintah daerah. Sinergi ini akan terus kami perkuat agar seluruh aset memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Muchendi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri OKI, I Gede Widhartama, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran gedung baru menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.

“Fasilitas yang lebih baik harus diikuti peningkatan kapasitas aparatur. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, penegakan hukum yang berintegritas, serta pendampingan kepada pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan penyelamatan aset negara,” kata I Gede.

Ia menjelaskan, Kejari OKI terus meningkatkan kinerja di bidang pidana umum, pidana khusus, intelijen, serta perdata dan tata usaha negara. Pendampingan kepada pemerintah daerah juga membuahkan hasil melalui penertiban ratusan kendaraan dinas dan percepatan sertifikasi aset pemerintah.

Peresmian gedung baru tersebut menjadi simbol transformasi Kejari OKI untuk menghadirkan institusi penegak hukum yang tidak hanya tegas dalam menjalankan kewenangannya, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui penyelamatan aset daerah.(RIO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *