Warga OKI Mengaku Kesulitan Mendapat Gas Melon Meski SPPBE Distribusikan 16.800 Tabung per Hari

OKI25 Dilihat

OKI, oganpost.com – Pasokan LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dipastikan tetap berjalan normal. Pihak Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Sarana Agung Gas menyebut distribusi gas subsidi dari Pertamina tidak mengalami kendala.

Manajer SPPBE PT Sarana Agung Gas, M. Fathoni, mengatakan setiap hari pihaknya menerima sekitar 50 ton LPG dari Pertamina. Pasokan tersebut kemudian didistribusikan ke pangkalan-pangkalan dalam bentuk sekitar 16.800 tabung gas 3 kilogram.

“Pasokan dari Pertamina tidak ada pengurangan,” kata Fathoni diruang kerjanya.

Keterangan tersebut juga diperkuat hasil pemantauan Dinas Perdagangan Kabupaten OKI. Berdasarkan inspeksi yang dilakukan di sejumlah pangkalan dan pengecer, penyaluran LPG subsidi disebut masih berlangsung sesuai kuota.

Kepala Bidang Dinas Perdagangan OKI, Juairiani, mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya kendala dalam distribusi maupun penyaluran gas subsidi di lapangan.

“Kami sudah melakukan inspeksi tabung gas 3 kg di pangkalan dan pengecer. Hasil di lapangan, pangkalan gas tidak ada permasalahan, baik pendistribusian sesuai dengan kuota maupun penyaluran ke pengecer,” ujarnya kepada wartawan Kamis (23/7/2026).

Meski begitu, kondisi yang dirasakan sebagian masyarakat masih berbeda. Di beberapa wilayah, warga mengaku tidak mudah mendapatkan LPG 3 kilogram di pangkalan. Sebagian harus mendatangi lebih dari satu pangkalan, sementara lainnya memilih membeli di pengecer dengan harga yang lebih tinggi dari HET.(RIO/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *