Operasi Pencarian Masih Berlanjut, Remaja 15 Tahun Hanyut di Sungai Batang Merangin Belum Ditemukan

JAMBI, PERISTIWA308 Dilihat

MERANGIN, oganpost.com – Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus digencarkan hingga hari kedua setelah seorang remaja berusia 15 tahun bernama Fakih hanyut terbawa arus deras di Sungai Batang Merangin, tepatnya di wilayah Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat sore, 22 Mei 2026 sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban sedang mandi di aliran sungai yang debit airnya cukup besar.

Berdasarkan keterangan Raden, perwakilan BPBD Kabupaten Merangin, arus sungai yang deras dan kuat tiba-tiba menyeret tubuh korban hingga hilang ke dalam air. Warga yang saat itu berada di lokasi dan menyaksikan kejadian langsung bergerak melakukan pencarian secara mandiri menggunakan peralatan seadanya serta menyusuri sepanjang pinggiran sungai. Namun, upaya awal tersebut belum membuahkan hasil dan korban dinyatakan hilang tenggelam.

Segera setelah menerima laporan kejadian, Pos SAR Bungo menurunkan timnya ke lokasi. Dengan jarak tempuh sekitar 78,5 kilometer menuju lokasi kejadian, tim penyelamat membutuhkan waktu sekitar 1 jam 39 menit untuk tiba dan segera bergabung membantu upaya pencarian yang sudah dilakukan warga setempat.

Hingga hari kedua pencarian, yakni pada Sabtu (23/5/2026), operasi penyelamatan masih berlangsung secara intensif. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari 7 personel Rescue Pos SAR Bungo, 6 personel BPBD Merangin, serta dibantu oleh masyarakat sekitar, telah menggelar rapat pengarahan (briefing) pada pukul 07.00 WIB pagi. Dalam pertemuan tersebut, tim menyusun strategi dan memetakan rencana operasi untuk memperluas jangkauan pencarian demi menemukan keberadaan korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Tim gabungan masih berupaya maksimal menyisir sepanjang aliran sungai dengan harapan dapat segera menemukan Fakih dalam keadaan selamat. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari aktivitas di pinggir sungai saat debit air sedang tinggi dan arus deras.

LAPORAN : RUDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *