SULSEL, Oganpost.com – Astra Sirenden, SE menyatakan kesiapannya maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kampung Baru Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung sekitar November 2026.
Astra Sirenden mengaku terpanggil melanjutkan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengaku dorongan masyarakat menjadi salah satu alasan utama dirinya mencalonkan diri pada kontestasi mendatang.
Menurutnya, sejumlah program yang masih perlu kesinambungan agar hasilnya lebih optimal.
“Saya siap maju jika memang masyarakat memberikan kepercayaan. Pembangunan yang sudah berjalan saat ini perlu kesinambungan agar hasilnya maksimal,” paparnya saat di temui, Jumat 16 Oktober 2026.
Ia menambahkan, apabila dirinya terpilih, fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan sektor usaha kecil, serta transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.
Pemilihan Kepala Desa Kampung Baru sendiri akan digelar sesuai tahapan yang ditetapkan pemerintah daerah Luwu Utara. Sejumlah tokoh masyarakat menyebut dinamika politik desa mulai terasa menjelang proses pencalonan.
Salah seorang warga Desa Kampung Baru, Marthen menilai Astra Sirenden layak untuk memimpin desa tersebut.
Sebab, sebut dia, sejumlah program pembangunan infrastruktur desa, pelayanan administrasi, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi produktif dan kegiatan keagamaan perlu untuk ditingkatkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan warga Desa Kampung Baru semakin mengalami kemajuan.
“Pengelolaan anggaran desa juga harus transparan. Karena itu, beliau cocok memimpin kedepan,” terangnya.
Untuk diketahui, semangat untuk membangun Desa Kampung Baru adalah langkah yang sangat baik dalam mewujudkan kemajuan, kesejahteraan, dan ditengah kebersamaan.
Dalam pengabdian menjadi kepala desa adalah amanah untuk melayani masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi. Menjaga kondusivitas dan persatuan.
” Pesta demokrasi di desa adalah ajang keluarga dan tetangga. Jangan sampai perbedaan pilihan merusak kerukunan dan persaudaraan serta hindari hoaks dan provokasi,” jelas Astra Sirenden.(Ril/Yustus)












