Kapolda Sumsel Dorong Seluruh Personel Melek Komunikasi Publik dan Literasi Digital

PALEMBANG21 Dilihat

PALEMBANG (SUMSEL), oganpost.com — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi sumber daya manusia Polri melalui peningkatan kompetensi komunikasi publik dan literasi digital bagi seluruh personel. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan jajaran Polda Sumsel dalam program E-Learning Kehumasan yang diselenggarakan Divisi Humas Polri secara nasional dan terhubung secara daring dengan seluruh satuan kewilayahan di Indonesia.

Program pembelajaran tersebut berlangsung di sela kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Kehumasan serta Pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Palembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar Polri dalam mempersiapkan personel yang mampu menjawab tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern, transparan, dan profesional.

Sejalan dengan arah kebijakan transformasi Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., program E-Learning Kehumasan tidak hanya diperuntukkan bagi personel pengemban fungsi kehumasan. Polda Sumsel juga akan memperluas implementasi program tersebut secara bertahap kepada seluruh personel, mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dalam membangun sumber daya manusia Polri yang adaptif, profesional, dan mampu memahami dinamika komunikasi publik yang berkembang sangat cepat di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas personel di bidang komunikasi publik dan literasi digital merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat dihindari di era keterbukaan informasi saat ini.

“Kapolda Sumatera Selatan memiliki komitmen agar seluruh personel, mulai dari Tamtama, Bintara hingga Perwira Menengah, secara bertahap mengikuti pembelajaran kehumasan dan literasi digital. Tujuannya agar setiap anggota memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, memahami tata kelola informasi publik, bijak bermedia sosial, serta mampu menjadi representasi positif institusi di tengah masyarakat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi antara institusi negara dan masyarakat. Arus informasi yang bergerak sangat cepat menuntut setiap personel Polri memiliki kemampuan memahami, mengelola, dan menyampaikan informasi secara tepat, akurat, serta bertanggung jawab.

Melalui program E-Learning Kehumasan Divisi Humas Polri tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi komunikasi publik, pengelolaan media digital, literasi informasi, penanganan isu di ruang siber, manajemen reputasi institusi, hingga penguatan kemampuan membangun narasi yang edukatif, konstruktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Peningkatan kapasitas ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai program prioritas pemerintah dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif, terpercaya, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap anggota Polri pada hakikatnya merupakan representasi institusi yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan kepercayaan publik.

“Setiap anggota Polri pada dasarnya adalah komunikator institusi. Ketika personel memahami pentingnya komunikasi yang baik, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal, transparan, dan responsif. Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kuat. Karena itu, peningkatan kompetensi ini merupakan investasi penting bagi organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan,” tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui program pembelajaran berkelanjutan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh personel semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, memahami prinsip komunikasi publik yang efektif, serta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan informasi yang edukatif, akurat, dan menyejukkan di tengah masyarakat.

Penguatan literasi digital dan kompetensi komunikasi publik tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Sumatera Selatan dalam membangun institusi Polri yang modern, humanis, dan terpercaya guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Laporan : *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *