Berbicara Fakta Tenga “Huo huo” Yusman Dawolo Memberikan Modal Usaha Kepada Anak Muda di Gunungsitoli

Gunungsitoli, oganpost.com — Oganpost. Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan dan semakin banyak anak muda yang terpaksa merantau demi mencari penghidupan, langkah nyata kembali ditunjukkan oleh Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD. Ia bukan hanya menyampaikan gagasan dan saran, tetapi juga langsung turun membantu masyarakat melalui program modal usaha bergulir tanpa bunga bagi anak-anak muda di Kota Gunungsitoli.

Pada Sabtu, 16 Mei 2026, Bang YD kembali memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp. 10 juta kepada Nisfan Dawolo, pemuda asal Desa Moawo, Kecamatan Gunungsitoli, untuk mengembangkan usaha budidaya ikan lele miliknya. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Gerakan Peduli, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli.

Menurut Bang YD, langkah kecil seperti ini merupakan upaya untuk memberikan harapan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak muda di Kota Gunungsitoli. Ia menilai program seperti ini sebenarnya dapat menjadi solusi besar bagi masa depan ekonomi daerah apabila dilakukan secara serius dan terstruktur oleh pemerintah.

“Inilah model pembangunan ekonomi yang bertumpu pada kekuatan rakyat sendiri. Bayangkan jika Pemerintah Kota Gunungsitoli membuat program seperti ini untuk 1.000 anak muda. Jika setiap usaha mampu mempekerjakan minimal tiga orang, maka akan tercipta sedikitnya 4.000 lapangan kerja baru,” ujar Bang YD.

Ia menjelaskan bahwa dampak dari lahirnya pengusaha-pengusaha muda tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha itu sendiri, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas.

“Ketika satu usaha kecil tumbuh, maka uang mulai berputar di daerah. Warung hidup, pasar bergerak, petani punya pembeli, nelayan punya pasar, dan daya beli masyarakat meningkat. Ini bukan teori yang mustahil. Ini logika ekonomi yang nyata,” tambahnya.

Program bantuan modal tanpa bunga tersebut bukan pertama kali dilakukan. Staf Bang YD di Kota Gunungsitoli, Nadia, mengungkapkan bahwa sebelumnya Bang YD juga telah membantu seorang anak muda pelaku usaha roti di Jalan Kelapa, Kelurahan Ilir.

“Pada April 2026 lalu, Bang YD juga telah memberikan bantuan modal usaha bergulir tanpa bunga sebesar Rp. 10 juta kepada Azni Harefa, penjual roti kelapa di Jalan Kelapa, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli,” jelas Nadia.
Langkah ini menjadi bukti bahwa membangun daerah tidak selalu harus menunggu program besar atau investasi raksasa. Membantu anak muda memulai usaha kecil pun dapat menciptakan perubahan besar apabila dilakukan secara konsisten.

Bang YD menilai bahwa menciptakan pengusaha muda jauh lebih strategis dibanding membiarkan angka pengangguran terus meningkat setiap tahun.

“Sebab satu pengusaha baru tidak hanya menyelamatkan dirinya sendiri, tetapi juga membuka peluang kerja bagi orang lain. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, lahirnya usaha-usaha baru juga diyakini mampu menekan angka kemiskinan, mengurangi urbanisasi atau keinginan generasi muda merantau ke kota besar, mencegah kriminalitas akibat tekanan ekonomi, serta membangun optimisme anak muda terhadap masa depan mereka di daerah sendiri,” tutup Bang YD.

Banyak masyarakat mulai berharap agar langkah seperti ini tidak hanya dilakukan oleh individu Bang Yusman Dawolo atau Bang YD, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Sebab ketika anak muda diberi kesempatan, didukung pinjaman modal bergulir tanpa bunga, dilatih mengelola usaha, serta dibimbing dan didampingi, mereka dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu menggerakkan kemajuan Kota Gunungsitoli. (Yarmend)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *