Hari Kesadaran Nasional, Yulius Tekankan Disiplin dan Transformasi Aparatur

SULSEL, Oganpost.com – Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di halaman Kantor Camat Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Yimur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin Mei 2026, menjadi momentum penegasan pentingnya disiplin dan peningkatan kompetensi aparatur pemerintah dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.

Upacara dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, dan diikuti para kepala unit kerja, kepala sekolah, kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Kecamatan Tomoni Timur.

Dalam amanatnya, Yulius yang juga wartawan kondang di Luwu Raya menekankan bahwa, kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti hadir tepat waktu dan mengikuti apel pagi menjadi indikator keseriusan aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau kita mulai disiplin mengikuti apel pagi, termasuk upacara dan hadir tepat waktu di kantor, maka saya yakin pelaksanaan tugas akan berjalan lancar dan sukses,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa, paradigma pemerintahan saat ini tidak lagi sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan dituntut menghadirkan pelayanan publik yang efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Karena itu, seluruh ASN diminta terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan. Kompetensi dan inovasi, ujar Yulius, menjadi faktor utama dalam menciptakan pelayanan publik yang prima.

“Kalau hari ini kita masih bekerja standar dan sekadar memenuhi kewajiban, maka kita akan tertinggal. Kita harus melakukan transformasi yang lebih adaptif, mengedepankan solusi kreatif, dan berani keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Mantan jurnalis tersebut juga menyoroti pentingnya literasi teknologi di kalangan aparatur pemerintah. Menurut dia, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) harus dipandang sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas kerja, bukan ancaman.

Ia menilai, aparatur yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan sulit bersaing dalam era transformasi digital.

“Articial Intelligence (AI) tidak bisa menggantikan pelayanan manusia karena AI tidak punya perasaan. Tetapi orang yang menguasai teknologi itulah yang bisa menggeser posisi kita jika kita tidak mulai melek teknologi,” pesan Yulius

Di akhir sambutan, Camat Tomoni Timur mengajak seluruh ASN dan aparat desa ikut menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Luwu Timur ke-23 dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memasang umbul-umbul di depan rumah masing-masing sebagai bentuk partisipasi dan rasa memiliki terhadap daerah.(Yustus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *