SULSEL, Oganpost.com – Mantan Bupati Luwu Utara, H. Arifin Djunaidi yang akrab disapa pak Arjuna meninggal dunia pada Senin (7/7/2026). Jenazah pak Arjuna dimakamkan di area atau depan kediamannya di Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pantauan media ini, jenazah Arjuna disalatkan di Masjid Pompaniki yang berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya. Seusai disalatkan, jenazah dibawa menuju kediamannya.
Sejumlah pejabat publik dan politikus menghadiri prosesi pemakaman.
Seperti diberitakan sebelumnya, pria yang akrab disapa Arjuna itu meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar.
“Telah meninggal dunia Bapak H. Arifin Djunaidi (Pak Arjuna) di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar,” dalam pesan yang diterima media ini, Senin (7/7/2026).
Kepala Dinas Dukcapil Lutra, H. Muhammad Kasrum Patawari membenarkan kabar duka tersebut. “Iya betul, meninggalnya di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar,” ucap Kasrum singkat saat dikonfirmasi media ini.
Sekadar diketahui bahwa, prosesi pelepasan jenasah dipimpin Wakil Bupati Lutra Jumail Mappile, mengatakan dan mengingatkan seluruh pelayat yang hadir tentang hakekat kehidupan dan kematian.
” Kullu nafsin dzaiqotul maut, mengingatkan kita semua yang hadir bahwa, setiap yang bernyawa itu akan mengalami kematian,” sebut Jumail panggilan akrab Wakil Bupati.
Jumail menambahkan bahwa, kematian itu merupakan sebuah kepastian yang membedakan manusia ke dalam tiga hal yakni, waktu, tempat, dan sebabnya.
Mari kita mengambil hikmah dan pelajaran dari kepergian almarhum ini. Dan,” kehadiran kita disini menjadi saksi bahwa almarhum adalah orang baik,” ujarnya dihadapan para kerabat dan handai taulan yang memadati area rumah duka.
Kini mantan Bupati Luwu Utara telah berpulang, meninggalkan rekam jejak pengabdian dan kenangan mendalam di hati masyarakan Bumi La Maranginang julukan Luwu Utara. Selamat jalan pak Arjuna.
(Ril/Yustus)












